Aktual.co.id – Jumlah korban tewas dalam krisis migrasi di Ceuta, wilayah seberang laut Spanyol di Afrika Utara, telah meningkat menjadi 90 orang sementara pihak berwenang Spanyol dan Maroko terus melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan.
Dikutip dari laman Vietnam, pihak berwenang Spanyol mengkonfirmasi penemuan 74 jenazah, sementara pihak berwenang Maroko menemukan 16 jenazah lainnya, sehingga jumlah total kematian yang dikonfirmasi dalam krisis migrasi Ceuta menjadi 90 orang.
Tragedi itu terjadi setelah puluhan ribu migran mencoba menyeberangi perbatasan ke Ceuta dalam beberapa hari terakhir. Ini adalah salah satu gelombang migrasi terbesar ke wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Otoritas setempat kewalahan menghadapi situasi tersebut, memaksa pemerintah Spanyol untuk menerapkan peningkatan langkah-langkah keamanan.
Situasi tersebut juga memicu kerusuhan di beberapa distrik, mendorong Spanyol mengerahkan pasukan tambahan militer, polisi, dan Guardia Civil untuk menjaga keamanan. (ndi/Vietnam)
