• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Australia Akan Membatasi Hak Keluarga Mahasiswa Internasional untuk Menetap
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Australia Akan Membatasi Hak Keluarga Mahasiswa Internasional untuk Menetap

Redaktur III Kamis, 17 September 2026
Share
4 Min Read
Ilustrasi kebijakan visa di Australia/ Foto: vn
Ilustrasi kebijakan visa di Australia/ Foto: vn

Aktual.co.id – Australia akan membatasi hak sebagian besar mahasiswa internasional untuk membawa anggota keluarga, memperkenalkan sistem undian untuk perpanjangan visa liburan kerja, dan mencegah pemegang visa turis beralih ke kategori visa lain.

Paket langkah-langkah baru ini merupakan bagian dari rencana untuk menarik sekitar 225.000 migran bersih setiap tahunnya pada tahun 2028.

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengumumkan sejumlah perubahan besar pada kebijakan visa pada tanggal 17 September, di tengah kekhawatiran yang berlanjut di kalangan pemilih Australia tentang biaya hidup dan imigrasi.

Berdasarkan peraturan baru, sebagian besar mahasiswa internasional tidak lagi diizinkan membawa pasangan atau anak-anak mereka ke Australia selama masa studi.

Saat ini, pasangan mahasiswa internasional diizinkan bekerja di Australia, dengan jam kerja terbatas tergantung pada program studi. Visa juga dapat dikeluarkan untuk anak-anak tanggungan di bawah usia 18 tahun untuk menemani orang tua mereka.

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau Erupsi Warga Diminta Tidak Panik

Peraturan baru ini mencakup pengecualian untuk beberapa siswa dari negara-negara kepulauan Pasifik dan Asia Tenggara. Namun, anggota keluarga tidak lagi diterima untuk sebagian besar visa pelajar.

Pemerintah Australia belum menerbitkan daftar lengkap negara dan kelompok pelajar yang memenuhi syarat untuk pengecualian, dan belum memberikan tanggal implementasi yang spesifik.

Mahasiswa internasional yang ingin memperpanjang visa juga harus menunjukkan kemajuan akademis. Ini berarti hanya dapat melanjutkan masa tinggalnya jika mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi, bukan memperpanjang masa tinggal dengan mengambil kursus berturut-turut pada tingkat yang sama atau lebih rendah.

Langkah ini bertujuan mencegah “visa hopping” atau penyalahgunaan program studi dan berbagai jenis visa untuk berulang kali hampir tanpa batas waktu memperpanjang masa tinggal di Australia.

“Siapa pun yang ingin tinggal di Australia hanya sementara waktu membutuhkan visa sementara. Siapa pun yang ingin menetap secara permanen harus mengajukan visa permanen. Setelah visa habis masa berlakunya, Australia harus ditinggalkan,” tegas Bapak Burke.

Baca Juga:  Pesawat Jurusan Bali – Brisbane Toilet Rusak, Penumpang Buang Air Kecil Pakai Botol

Prosedur ini untuk pemberian hak perpanjangan visa bagi pekerja liburan kerja. Paket reformasi ini juga memengaruhi masuk ke Australia melalui Skema Liburan Kerja, yang disebut sebagai “backpacker”.

Australia akan memperkenalkan sistem undian bagi yang ingin memperpanjang jenis visa ini, menggantikan sistem yang hampir berdasarkan pemenuhan persyaratan kerja tertentu.

Selain itu, semua visa turis dikenakan syarat masa tinggal tidak dapat diperpanjang. Oleh karena itu, individu yang saat ini berada di Australia dengan visa turis tidak dapat tetap tinggal di negara tersebut sambil mengajukan visa lain, seperti visa pasangan atau visa suami/istri.

Canberra mencegah orang memasuki negara itu dengan tujuan tertentu dan berulang kali mengubah status visa untuk memperpanjang masa tinggal. Ini dianggap jumlah visa sementara di Australia telah meningkat menjadi sekitar 3 juta.

Baca Juga:  Seorang Anak Laki-Laki Berusia 13 Tahun Menelan Magnet yang Dibeli Secara Daring

Pemerintah akan merekrut 100 petugas penegak hukum dan meningkatkan pemrosesan kasus masa berlaku visa. Fasilitas karantina yang didirikan di Melbourne selama pandemi Covid-19 dapat dialihfungsikan menampung orang-orang yang melanggar peraturan imigrasi tersebut.

Australia juga mempertimbangkan mencabut izin kerja bagi yang permohonan perlindungannya ditolak oleh Departemen Dalam Negeri  tetapi diizinkan tinggal di negara itu selama proses banding.

Di Australia, rata-rata sekitar 1.580 permohonan suaka diajukan setiap bulan, terutama oleh warga negara Tiongkok, India, dan Malaysia yang memasuki negara itu dengan visa pelajar atau turis.

Sekitar 90% dari permohonan ini ditolak. Namun, proses banding di Pengadilan Administratif dan Pengadilan Federal dapat berlarut-larut selama bertahun-tahun. (ndi/vn)

SHARE
Tag :AustraliaImigrasiKuliah di AustraliaVisa
Ad imageAd image

Berita Aktual

Eunso WJSN dan SeoIA / Foto: soompi
Eunso WJSN dan SeoIA Berpisah dengan STARSHIP Entertainment
Kamis, 17 September 2026
iPhone 18 Pro/ Foto: GSM Arena
iPhone 18 Pro Max Diklaim Memiliki Pengisian Daya Battery Lebih Cepat
Kamis, 17 September 2026
Kevin Warsh / Foto: reuters
The Fed Menaikkan Suku Bunga dan Pengetatan Kebijakan Keuangan
Kamis, 17 September 2026
Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta/ Foto: Kementerian ATR/BPN
KPK Menggeledah Ruang di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Kamis, 17 September 2026
Ilustrasi kebijakan visa di Australia/ Foto: vn
Australia Akan Membatasi Hak Keluarga Mahasiswa Internasional untuk Menetap
Kamis, 17 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Purbaya Menyerahkan ke Suahasil dengan Keahliannya Pimpin Kemenkeu

Purbaya Menyerahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Pasukan Houthi Mengumumkan Telah Menguasai 2 Pulau di Laut Merah

Won Hyun Jun dan Lee Su Jin Umumkan Jadwal Pernikahan Mereka

Terusan Panama Berencana Mengurangi Lalu Lintas Martim Akibat El Nino

More News

Presiden Prabowo saat di tengah massa buruh/ Foto: youtube

Pemerintah Akan Menyediakan Daycare untuk Anak Para Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026
Mensos Saifullah Yusuf bersama warga/ Foto: kemensos RI

Mensos Mengawasi Penyaluran Penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara

Rabu, 22 Oktober 2025
Ilustrasi gempa bumi / Foto: freepik

Terdeteksi Empat Bangunan Retak Akibat Gempa di Perairan Sumenep

Rabu, 1 Oktober 2025
Andy Burnham / Foto: Xinhua

Andy Burnham Langsung Membentuk Kabinet Pasca Menjadi Perdana Menteri

Selasa, 21 Juli 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id