Aktual.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansai memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan berjalan dengan lancar.
Dirinya meminta Dinas Pendidikan Jatim bersama cabang dinas dan kepala sekolah memastikan kesiapan teknis, termasuk komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, serta petugas penyelenggara.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) dan PT Telkom Indonesia wilayah Jawa Timur untuk mengantisipasi gangguan listrik dan konektivitas selama pelaksanaan TKA.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai kesempatan bagi 438.126 murid SMA, SMK, SLB, dan sederajat di provinsi itu menunjukkan hasil belajar sekaligus mengenali potensi diri.
“Jangan pernah merasa masa depan kalian hanya ditentukan oleh angka hasil ujian. Setiap anak memiliki kecerdasan, kelebihan, dan potensi yang berbeda. Yang terpenting berusaha sungguh-sungguh, mengerjakan dengan jujur, dan memberikan kemampuan terbaik. Ibu percaya anak-anak Jawa Timur mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Dikatakan bahwa TKA instrumen dengan standar memperoleh gambaran capaian akademik murid. Hasilnya dapat dimanfaatkan mendukung peningkatan mutu pendidikan dan menjadi pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengingatkan hasil asesmen bukan satu-satunya ukuran masa depan. Setiap anak memiliki keunggulan masing-masing yang perlu dikembangkan melalui proses belajar yang tekun dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang merujuk pada dasbor pusat TKA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 16 Oktober 2026, sebanyak 438.126 murid atau 94,54 persen dari total 463.397 calon peserta telah terdaftar.
TKA jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 secara bertahap sesuai pembagian gelombang. (ndi/ANTARA)
