• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pendidikan Orang Tua Bisa Mendorong Kepribadian Narsisisme di Usia Dewasa
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pendidikan Orang Tua Bisa Mendorong Kepribadian Narsisisme di Usia Dewasa

Redaktur III Rabu, 11 Juni 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi pendidikan anak usia dini / Foto : Freepik
Ilustrasi pendidikan anak usia dini / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Media sosial dibanjiri dengan orang-orang yang membentar label Narsisistik.

Semua orang yang tidak sejalan dengan dirinya langsung dicap sebagai naraisiatik. 

Banyaknya diagnosa yang tidak mendaaar ini memunculkan banyak keraguan ciri narsisistik yang sesungguhnya.

Namun para peniliti psikologi menjelaskan jika kepribadian narsisistik ini memang ada. 

Hanya saja narsisistik ini memiliki tingkatan sesuai kadar keparahannya. 

Ada jenis narsisistik yang ditemukan beberapa psikolog. Pertama narsisistik megah yang ditandai gaya yang terang – terangan, agresif dan dominan.

Kedua narsisistik rentan yang ditandai dengan introversi, hipersensitivitas terhadap kritik dan tidak aman menutupi harga diri. 

Baca Juga:  Melatih Diri dari Sikap yang Mudah Tersinggung

Keduanya memiliki karakter yang sama yakni sifat antagonis seperti manipulasi dan kurangnya empati terhadap sesama. 

Narsisme yang rentan, umumnya terlibat dalam pengeboman cinta, ghosting, dan breadcrumbing.

Tipe ini juga cenderung melaporkan kepuasan hubungan yang kurang mendalam, memiliki sikap permisif terhadap perselingkuhan dan melakukan kekerasan pasangan intim. 

Para peneliti mencoba merangkai awal gangguan narsisistik sejak dari pengasuhan. 

Dijelaskan jika peran pola asuh ketika masih anak anak bisa menentukan seseorang menjadi kepribadian narsisistik. 

“Jika merasa aman, dicintai, dan didukung sebagai anak-anak, lebih cenderung memiliki pandangan positif tentang diri sendiri dan orang lain,” kata psikolog Megan Wills. 

Baca Juga:  Perilaku Kepribadian Narsisistik Ketika Diputus Kontak oleh Korbannya

Tetapi ketika hubungan awal ditandai pengabaian, ketidakkonsistenan atau pelecehan maka dapat menimbulkan gaya narsisistik. 

Akibatnya, si anak akan melihat orang lain dari sudut pandang negatif dan berjuang sendiri untuk mendapatkan keintiman, namun justru yang terjadi memanipulasi pasangan untuk kepuasan dirinya. 

Untuk meredam narsisistik akibat keterikatan pola asuh semasa kecil, maka perlu terapi penyembuhan luka masa kecil. 

Terapi yang berfokus pada keterikatan, seperti terapi skema dan terapi emosi, dapat membantu individu menyembuhkan luka masa kecil dan membangun pola hubungan yang lebih aman. 

Baca Juga:  Penyebab Orang Boros Menghabiskan Uang Tanpa Kontrol

Pendekatan ini mungkin membantu bagi yang sangat rentan terhadap narsisme.

Sementara orang tua juga perlu mendapatkan terapi untuk menyembuhkan luka lama yang pernah dideritanya sejak dahulu. 

Pendampingan orang tua terhadap pola asuh anak juga sangat penting untuk mendapatkan pendidikan karakter yang maksimal. 

Mendukung pengasuhan yang sehat menghasilkan karakter yang tangguh untuk berhadapan dengan 

Mendukung orang tua untuk membangun keterikatan yang aman dengan anak-anak dan melengkapi ilmu untuk menjadi orang tua yang sesuai dengan tumbuh kembang anak. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadianMental healthNarsisistic Personality DisorderNarsisistikpsikologi

Berita Aktual

Austrian Airlines/ Foto: Ist
Austrian Airlines Menerima Ancaman Bom Usai Lepas Landas dari Tel Aviv Israel
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini
Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi konsultasi KPU dan DPR RI/ foto: gemini
Pasal Selundupan PKPU dan Ujian Pengawasan DPR
Senin, 19 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia

Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka

Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer

Sekjen PBB Antonio Guterres Akan Berkunjung ke Indonesia

More News

Ilustrasi wanita menyibukkan diri dengan ponsel / Foto : Freepik

Perilaku Wanita yang Kesepian Namun Terlihat Seolah Baik-Baik Saja

Jumat, 4 Juli 2025
Skrol media sosial memicu perasaan sepi/ Foto : Freepik

Penelitian Menyebutkan Skrol Media Sosial Menjebak Siklus Kesepian.

Senin, 24 Maret 2025
Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Minggu, 8 Maret 2026
ILustrasi sombong/ Foto: freepik

Berikut Cara Menghadapi Orang yang Sombong

Rabu, 8 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id