• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Suhu di Dieng Capai Minus 2 Hingga Muncul Embun Upas
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Suhu di Dieng Capai Minus 2 Hingga Muncul Embun Upas

Redaktur III Sabtu, 19 Juli 2025
Share
2 Min Read
Embun upas yang berada di Dieng, Wonosobo / Foto : capture Mongabay
Embun upas yang berada di Dieng, Wonosobo / Foto : capture Mongabay

Aktual.co.id – Beberapa postingan di media sosial memuat embun beku yang seolah seperti salju di Dieng, Wonosobo. Hal ini karena suhu di kawasan tersebut mencapai 2 derajat celcius hingga menyebabkan  fenomena embun upas.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Banjarnegara mencatat suhu minimum di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi mencapai minus 2 derajat celcius.

Menurut Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Hery Susanto Wibowo mengatakan bahwa suhu ekstrem tersebut tercatat pada permukaan rumput di Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

Baca Juga:  Wonosobo Masih Aman untuk Dijadikan Destinasi Wisata di Musim Hujan

“Dari pengamatan kami, suhu permukaan turun hingga minus 2 derajat celcius, sedangkan suhu udara minimum di sekitar Dieng berkisar antara 2 hingga 6 derajat celcius,” katanya seperti dikutip ANTARA.

Sejak awaL Juli 2025, fenomena embun upas telah terjadi tiga kali selama musim kemarau tahun ini, yakni pada 10 dan 11 Juli yang mencapai 0 derajat Celcius serta 18 Juli yang mencapai minus 2 derajat celcius.

Berdasarkan catatan historis suhu ekstrem yang terjadi di Dieng sebelumnya belum terdokumentasi secara lengkap oleh BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara.

Hal itu disebabkan BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara baru bisa mengakses secara langsung peralatan pemantauan suhu permukaan tersebut sejak tahun 2025 karena sebelumnya, alat tersebut dioperasikan secara aktif oleh BMKG Semarang.

Baca Juga:  Mie Ongklok, Kuliner Otentik Asli Wonosobo, Perpaduan Mie dan Sate Daging

Berdasarkan pengamatan umum dan data terbatas, kata dia, suhu minimum di kawasan tersebut bisa mencapai antara minus 2 derajat celcius hingga minus 4 derajat celcius pada musim kemarau.

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau 2025 di wilayah Dieng akan terjadi pada bulan Juli-Agustus, sehingga potensi penurunan suhu lebih ekstrem dan kejadian embun upas masih berpotensi terjadi.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pelaku sektor pariwisata, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak embun upas.

“Tanaman yang rentan seperti kentang perlu dilindungi, dan wisatawan diharapkan menyiapkan pakaian hangat agar tidak terjadi gangguan kesehatan akibat cuaca dingin ekstrem,” kata Hery. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :BanjarnegaradiengEmbun Upaswonosobo

Berita Aktual

Tampilan Redi K100/ Foto: Gizmochina
Redmi K100 Muncul Spesifikasi Menjelang Peluncuran Tanggal 28 Oktober 2026
Minggu, 25 Oktober 2026
Seorang pria memegang bendera Serbia saat orang-orang berkumpul rapat umum terakhir Daftar Mahasiswa di Belgrade, Serbia, pada 22 Oktober 2026, menjelang pemilihan parlemen / Foto: AP
Warga Serbia Memberikan Hak Suara di Tengah Unjuk Rasa Mahasiswa
Minggu, 25 Oktober 2026
Peserta aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: Xinhua
Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Berbagai Kota di Prancis
Minggu, 25 Oktober 2026
Gempa bumi/ foto: Anadolu
Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang
Minggu, 25 Oktober 2026
Aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: the guardian
Massa Unjuk Rasa Mulai Memadati Kota Besar di Prancis
Sabtu, 24 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

More News

Suasana siaran podcast di ruang Srawung Gang Dolly/Dok aktual

Gang Dolly terus Berbenah, dari Eks Lokalisasi ke Studio Podcast

Rabu, 12 Februari 2025
Proses evakuasi pendaki asal Swiss menggunakan helikopter / Foto : courtesy ANTARA

Kemenpar: Evakuasi WNA Asal Swiss di Rinjani Aman dan Cepat

Jumat, 18 Juli 2025
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia

Asesor UNESCO Kembali Meninjau Danau Toba untuk Penilaian Ulang

Senin, 14 Juli 2025
Tampilan papernuts buat natal / foto: national today

Kue Peppernuts Menjadi Kuliner Tradisi Natal Bagi Penduduk Jerman

Selasa, 23 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id