• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Kepribadian Orang Mudah Pemarah Tanpa Disadari
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Berikut Kepribadian Orang Mudah Pemarah Tanpa Disadari

Redaktur III Senin, 14 April 2025
Share
3 Min Read
Seseorang yang mudah marah cenderung tidak memiliki empati / Foto : Freepik
Seseorang yang mudah marah cenderung tidak memiliki empati / Foto : Freepik

Aktual.co.id – psikolog Tina Fey memberikan gambaran orang yang mudah marah serta latar belakang karakter kepribadiannya. Berikut karakter kepribadian yang mendasari orang yang mudah marah.

Kurangnya Kecerdasan Emosional

Kecerdasan emosional, atau EQ, adalah kemampuan memahami, menggunakan, dan mengelola emosi secara positif untuk menghilangkan stres, berkomunikasi secara efektif, berempati dengan orang lain, mengatasi tantangan, serta meredakan konflik.

Jika seseorang tidak memiliki sifat ini, reaksi terhadap kemarahan bisa tidak terduga dan merusak. Mengenali sifat diri sendiri langkah pertama menuju pertumbuhan dan hubungan yang lebih baik. Ini bukan tentang menekan emosi melainkan ke arah lebih efektif.

Tidak Mampu Mengontrol Dorongan Hati

Ketidakmampuan mengendalikan dorongan hati adalah karakteristik pribadi yang mudah marah. Apa yang ada di dalam dirinya selalu ingin diwujudkan sehingga setiap kali ada yang menentang akan berujung marah.

Baca Juga:  Berikut Perilaku Orang Bersikap Ramah Namun Aslinya Pembenci

Psikolog menyarankan agar melakukan terapi atur nafas agar tidak mudah terbawa emosi kemarahan. Tindakan mengatur emosi sangat penting agar terkontrol sehingga tidak sampai mengganggu komunitas.

Memiliki Stres yang Tinggi

Orag yang mudah marah memiliki stress yang tinggi. Depresi atau stress dapat memicu keinginan untuk meluapkan segala emosi di dalam diri.

Sebuah penelitian menemukan korelasi yang kuat antara tingkat stres dan impulsivitas. Saat stres, kemampuan untuk berpikir jernih dan membuat keputusan rasional dapat terganggu. Hal ini menyebabkan luapan amarah dan kata-kata kasar mudah diucapkan.

Harga Diri yang Rendah

Baca Juga:  Kepribadian Individu yang Rutin Mencuci Pakaian Menurut Psikologi

Seseorang yang memiliki harga diri rendah, hidupnya seperti dalam ancaman sehingga bersikap defensif. Dalam sebuah pembicaraan mengartikan ketidaksetujuan dianggap kritik pribadi.

Dengan berupaya membangun harga diri, individu dapat menjadi lebih aman dan cenderung tidak bereaksi secara impulsif karena takut dianggap sebagai ancaman.

Takut akan Konfrontasi

Ketika takut konfrontasi, mungkin memendam perasaan hingga meledak dalam luapan amarah. Pada saat-saat seperti ini, seseorang yang emosional menganggap semua percakapan adalah konfrontasi.

Perlu melatih diri agar tidak terganggu dengan sikap emosional karena menganggap semua percakapan konfrontasi. Dengan berlatih menghadapi rasa takut akan konfrontasi, maka akan mudah meredam amarah.

Baca Juga:  Berikut Cara Percepatan untuk Adaptasi dengan Kebiasaan Baru

Kurang Memiliki Empati

Empati adalah kemampuan memahami perasaan orang lain. Dengan empati seseorang bisa menghargai orang lain sekaligus menaikkan harga diri. Bagi yang suka pemarah cenderung tidak memiliki empati.

Tanpa empati, perselisihan dapat menjadi pertengkaran. Seseorang dengan empati rendah mungkin tidak mempertimbangkan bagaimana kata-katanya dapat menyakiti orang lain.

Ketrampilan Komunikasi yang Buruk

Inti dari masalah ini adalah keterampilan komunikasi yang buruk. Kemampuan mengekspresikan pikiran dan perasaan secara efektif adalah kunci mencegah luapan amarah.

Orang dengan keterampilan komunikasi yang buruk sering kesulitan mengekspresikan kemarahan. Dengan mudah orang yang emosional menggunakan kalimat negative untuk menyelesaikan masalah. (ndi)

 

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hoshi SEVENTEEN / Foto: Soompi
Hoshi SEVENTEEN Mengalami Cedera ACL Saat Menjalani Wajib Militer
Sabtu, 12 September 2026
Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo/ Foto: ANTARA
Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Polres Probolinggo Terjunkan Personel Padamkan Karhutla
Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi fitur satelit pada Apple/ Foto: GSM Arena
Apple Memperpanjang Fitur Satelit Gratis untuk iPhone Model Lama
Sabtu, 12 September 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian / Foto: Ist
Presiden Iran Tidak Menyerah Atas Tekanan Ekonomi dari Amerika Serikat
Sabtu, 12 September 2026
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau / Foto: ANTARA
Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak Diperluas Sekitar Area Gunung Krakatau
Sabtu, 12 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal

iPhone 18 Pro Max Hadir dengan Tampilan Sama dengan iPhone 17 Pro Max

Apple Akhirnya Merilis iPhone Duo yang Tersedia dengan Dua Warna

Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

More News

Ilustrasi mendidik anak/ Foto: freepik

Perbedaan Anak Patuh dengan Anak yang Penuh Tantangan Kreativitas

Rabu, 4 Maret 2026
Kemalasan bisa akibat kurang istirahat/ Foto : freepik

Hal yang Menyebabkan Kurang Motivasi Saat Berkarya Menurut Psikolog

Selasa, 25 Maret 2025
Kebutuhan anak harus diperhatikan termasuk perlindungan emosi

Perilaku Anak yang Tidak Memiliki Orang Bisa Diandalkan Dalam Hidup

Rabu, 16 April 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Berikut Mental Kuat yang Bisa Memberikan Ketenangan Diri

Selasa, 24 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id