• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Viral Pengakuan Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Tak Ingin Dikaitkan Aduan Eks Pemain Sirkus OCI
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Viral

Viral Pengakuan Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Tak Ingin Dikaitkan Aduan Eks Pemain Sirkus OCI

Redaktur III Kamis, 17 April 2025
Share
3 Min Read
Podcast Forum Keadilan TV yang menghadirkan mantan pemain sirkus / Foto : capture Youtube
Podcast Forum Keadilan TV yang menghadirkan mantan pemain sirkus / Foto : capture Youtube

Aktual.co.id – Viral di media sosial youtube pengakuan pemain sirkus  Vivi dan Butet yang mengaku sebagai pemain yang di manipulasi oleh Oriental Circus Indonesia di Taman Safari Indonesia.

Cerita eksploitasi pemain Oriental Circus Indonesia ini diupload Forum Keadilan TV yang dipandu pakar psikologi foresik Reza Indragiri.

Selain hadir kedua pemain sirkus tersebut, juga pengacara asal Surabaya, Muhammad Sholeh. Video berdurasi 1 jam 31 menit tersebut menceritakan bagaimana ihwal kedua pemain sirkus tersebut sampai dieksploitasi.

Menanggapi viralnya pengakuan pemain sirkus tersebut Taman Safari Indonesia (TSI) Group menyatakan perusahaannya tidak ingin dikaitkan dengan aduan para mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) ke Wakil Menteri HAM Mugiyanto, pada Selasa, (15/4).

Baca Juga:  Hakim Frank Caprio yang Dikenal dengan Figur Simpati Meninggal Dunia.

Head of Media and Digital Taman Safari Indonesia Group Finky Santika Nh dalam keterangannya, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/4/2025), menjelaskan bahwa TSI Group tidak memiliki keterkaitan ataupun hubungan bisnis dengan para mantan pemain sirkus yang tergabung dalam OCI.

“Kami memahami bahwa dalam forum tersebut terdapat penyebutan nama-nama individu. Namun, kami menilai bahwa permasalahan tersebut bersifat pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Taman Safari Indonesia Group secara kelembagaan,” ungkap Finky seperti dikutip ANTARA.

Dirinya meminta agar nama dan reputasi Taman Safari Indonesia Group tidak disangkutpautkan dalam permasalahan yang bukan menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Terutama aduan disampaikan tanpa bukti yang jelas karena dapat berimplikasi pada pertanggungjawaban hukum.

Baca Juga:  DitPPA-PPO Bareskrim Akan Bahas Kasus Sirkus OCI Dengan KemenPPPA
Taman Safari Indonesia / Foto : Capture ANTARA
Taman Safari Indonesia / Foto : Capture ANTARA

“Kami mengajak masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang tidak memiliki dasar fakta maupun keterkaitan yang jelas,” ujarnya.

Sebelumnya Komisaris TSI Tony Sumampau yang juga aktif di OCI bertindak sebagai pelatih hewan, menerangkan, OCI dan Taman Safari Indonesia merupakan dua badan hukum yang berbeda.

Isu ini pernah mencuat pada 1997 dan ditangani Komnas HAM yang kala itu dipimpin Ali Said, dan hasil penelusurannya ditemukan anak-anak tersebut berasal dari satu daerah di Jakarta.

Tony mengatakan, saat itu anak-anak memang harus menghabiskan waktu di lingkungan sirkus, seperti makan, mandi, istirahat bahkan belajar.

“Ketika itu memang bekerja semua, anak-anak makan, istirahat, show, sampai belajar ada waktunya. Kalau ada kekerasan mungkin saya juga kena karena saya kan di sana juga,” ucap Tony.

Baca Juga:  Marvel Studios Rilis Trailer Film “The Fantastic Four: First Steps"

Wakil Menteri HAM Mugiyanto di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (15/4), menerima audiensi dari sejumlah mantan pekerja Oriental Circus Indonesia.

Pada kesempatan itu, dia mendengarkan aduan terkait dengan dugaan pelanggaran HAM yang mereka alami.

“Kami dengarkan dari mereka, ada kemungkinan banyak sekali tindak pidana yang terjadi di sana,” ujarnya. Meskipun dugaan kekerasan yang mengarah pada pelanggaran HAM itu terjadi pada masa lampau, menurut dia, bukan berarti tindak pidana yang dilakukan tidak bisa diusut.

“Apalagi, kita sudah punya KUHP sejak Indonesia merdeka,” katanya. (ndi/ANTARA)

 

SHARE
Tag :Oriental Circus IndonesiaTaman Safari Indonesia
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hoshi SEVENTEEN / Foto: Soompi
Hoshi SEVENTEEN Mengalami Cedera ACL Saat Menjalani Wajib Militer
Sabtu, 12 September 2026
Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo/ Foto: ANTARA
Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Polres Probolinggo Terjunkan Personel Padamkan Karhutla
Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi fitur satelit pada Apple/ Foto: GSM Arena
Apple Memperpanjang Fitur Satelit Gratis untuk iPhone Model Lama
Sabtu, 12 September 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian / Foto: Ist
Presiden Iran Tidak Menyerah Atas Tekanan Ekonomi dari Amerika Serikat
Sabtu, 12 September 2026
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau / Foto: ANTARA
Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak Diperluas Sekitar Area Gunung Krakatau
Sabtu, 12 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal

iPhone 18 Pro Max Hadir dengan Tampilan Sama dengan iPhone 17 Pro Max

Apple Akhirnya Merilis iPhone Duo yang Tersedia dengan Dua Warna

Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

More News

V BTS/ Foto: capture Allkpop

V BTS Menjadi Duta Global TIRTIR di Melrose Avenue Amerika Serikat

Kamis, 13 November 2025
Posisi komet yang diperkirakan posisi terdekat dengan bumi/ Foto: space

Komet 3I/ATLAS Akan Mendekati Bumi Pada Jarak Terdekat 19 Desember 2025.

Rabu, 17 Desember 2025
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera

Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok

Sabtu, 16 Mei 2026
Dialog Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda yang viral di media sosial / Foto : capture medsos

Warganet Menjodohkan Sherly Tjoanda dengan Dedi Mulyani Pasca Viral di Media Sosial

Senin, 9 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id