• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan yang Bisa Meredakan Kecemasan di Malam Hari
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kebiasaan yang Bisa Meredakan Kecemasan di Malam Hari

Redaktur III Selasa, 6 Mei 2025
Share
3 Min Read
Mendengarkan musik diyakini bisa meredakan cemas di malam hari / Foto ; Freepik
Mendengarkan musik diyakini bisa meredakan cemas di malam hari / Foto ; Freepik

Aktual.co.id – Otak memerlukan strategi relaksasi yang konsisten untuk menurunkan stres dan menumbuhkan rasa puas.

Dibutuhkan kegiatan yang bisa menurunkan stres serta tensi berfikir agar bisa lebih relaks ketika menjalani kehidupa esok hari.

Rasa Syukur atau Pengakuan Diri

Luangkan waktu sebelum tidur untuk merenung beberapa hal yang perlu disyukuri. Hal mendasar seperti ini sering dilewati karena otak terlalu sibuk dengan kebutuhan keseharian seperti mempersiapkan sarapan esok hari.

Menurut psikolog James Carter, kebiasaan ini dapat meredakan kecemasan akibat aktifitas sehari – hari. Kegiatan ringan ini bisa mengubah suasana negative menjadi positif karena memasukka pengakuan diri sebelum beranjak tidur.

Baca Juga:  Sikap Orang yang Berjuang dengan Tekanan Mental Berat

Mempelajari Sesuatu yang Menginspirasi

Menghabiskan sebagian malam menyerap sesuatu yang mencerahkan, baik membaca beberapa halaman buku pengembangan pribadi, podcast yang menarik, atau bahkan ceramah, menemukan mempelajari sesuatu yang baru benar-benar mengangkat semangat seseorang.

Membaca selama 20 menit sebelum tidur menjadi salah satu ritual favorit untuk memperluas perspektif, dan memperkenalkan ide-ide baru ke dalam kehidupan sehari-hari.

Menggabungkan Gerakan Lembut

Sebelum istirahat bisa melakukan gerakan ringan seperti yoga, relaksasi sehingga bisa menciptakan tidur yang maksimal.

Kuncinya adalah memilih sesuatu yang terasa lebih memulihkan daripada melelahkan. Rasa lega dan tenang setelahnya sepadan dengan setiap momen.

Melakukan Sesuatu yang Kreatif 

Kreatifitas bisa dimulai dengan coretan sederhana di buku sketesa, coretan acak wajah atau bentuk abstrak. Coretan ini bukan untuk kesempurnaan, melainkan menyalurkan pikiran agar bisa menjadi senang.

Baca Juga:  Studi : Otak Manusia Memancarkan Sinyal Cahaya yang Redup

Membuat Jurnal atau Brain Dumping

Metode brain dumping sangat sederhana, silakan duduk kemudian tuliskan secara acak perilaku apa yang membuat terhambat untuk melakukan aktifitas.

Diyakini dengan menulis brain dumping kecemasan yang selama ini memenuhi pikiran akan tersalurkan setelah dicurahkan dalam penulisan.

Menulis jurnal adalah salah satu cara menyoroti perasaan atau ketakutan yang tersembunyi. Jurnal memberi cara untuk mengekspresikan stres daripada membiarkannya berlarut-larut dalam pikiran sepanjang malam.

Menetapkan Batasan Bebas Teknologi

Lakukan secara tegas  setelah pukul 8 malam, penggunaan ponsel akan dikurangi secara drastis. Kegiatan ini bukan berarti tidak membalas chat di WA, namun menghentikan menggulir media sosial yang akan membuat lelah otak.

Baca Juga:  Mengenal Gangguan Neurotisme pada Orang Dewasa

Kebiasaan menggulir media sosial bisa diganti dengan membaca, melukis, atau menikmati teh sambil mendengarkan musik jazz secara sederhana.

Istirahat Penuh Kesadaran

Cobalah merenung di dalam keheningan malam sambil menikmati teh hangat. Duduk di tempat paling nyaman sembari diiringi musik jazz yang mendayu.

Kesadaran seperti ini bisa meningkatkan mood serta kualitas istirahat menjadi lebih baik. Menurut pakar meditasi, meluangkan dalam kesunyian dalam memberikan pesan positif yang memunculkan perasaan positif. (ndi)

SHARE
Tag :anxietycemasMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Sepasang suami istri Iran membawa bendera nasional saat berjalan melewati fasilitas polisi yang hancur di Teheran Iran/ Foto: The Guardian
Donald Trump Klaim Pasukan AS Menghancurkan Target di Pulau Kharg
Sabtu, 14 Maret 2026
Ilustrasi matematika/ Foto: national today
Hari Matematikan Internasional untuk Pemahaman Pelajaran yang Mengasyikkan
Sabtu, 14 Maret 2026
Andrie Yunus / Foto: Ist
PBB Ikut Mengutuk Serangan Air Keras kepada Andrie Yunus
Sabtu, 14 Maret 2026
Poster film Hoppers/ Foto: Ist
Film Animasi Hoppers Tembus Box Office di Pekan Kedua Pemutaran
Sabtu, 14 Maret 2026
Tiffany Young/ Foto: allkpop
Tiffany Young Blak-blakkan Terkait Pernikahan dengan Byun Yo Han
Sabtu, 14 Maret 2026

Mental Health

ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Berikut Alasan Psikologis NPD Panik Ketika Titik Lemah Tersetuh

Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Google Gemini Akan Meluncurkan Prediksi Bencana Banjir Bandang

KontraS Mendesak Penegakan Hukum Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

More News

Ilustrasi spiritualitas / Foto : freepik

Perilaku yang Dianggap Orang Sebagai Sosok Spiritual. Berikut Ciri – Cirinya.

Rabu, 21 Mei 2025
Mode senyap pada ponsel memberikan ruang privasi pada pemiliknya / Foto : Freepik

Orang yang Ponselnya dalam Mode Senyap Menampilkan Ciri Unik Ini, Menurut Psikologi

Senin, 2 Juni 2025
Ilustrasi seseorang menyela saat berbicara / Foto : Freepik

Alasan Orang Selalu Menyela pada Saat Pembicaraan Menunjukkan Sikap Seperti Ini

Kamis, 19 Juni 2025
Seseorang yang didik dalamlingkungan kehati-hatian akan memunculkan kerentanan terhadap konflik / Foto : Freepik

Orang yang Tumbuh Dalam Kehati-hatian Memiliki Kerapuhan Terhadap Konflik

Rabu, 16 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id