• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Surabaya Berlakukan Jam Malam untuk Anak
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Surabaya Berlakukan Jam Malam untuk Anak

Redaktur Sabtu, 21 Juni 2025
Share
6 Min Read
Sambutan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/dok.aktual.co.id
Sambutan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah merumuskan kebijakan pembatasan jam malam bagi anak-anak di Kota Pahlawan. Kebijakan ini akan diwujudkan dalam bentuk Surat Edaran (SE) yang bertujuan untuk mencegah anak-anak dari perilaku sosial menyimpang di masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rencana ini saat berbagi kisah inspirasi dalam kelas parenting “Ayah Hebat Surabaya” bertema “Ayah Terlibat, Keluarga Kuat, Surabaya Hebat”, di Gedung Serba Guna (GSG) Ambengan Batu, RW 4 Kelurahan Tambaksari Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (19/6/2025) malam. Program inovatif ini digagas sebagai respons atas kebutuhan peran ayah yang lebih aktif dalam pengasuhan anak.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini turut mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas ayah, penggiat keluarga, akademisi, dan tokoh masyarakat, sebagai upaya Pemkot Surabaya memperkuat peran ayah dan membangun ketahanan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri juga meminta masukan dari warga terkait poin-poin yang akan dimuat dalam surat edaran pembatasan jam malam. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini berkaca pada pengalaman sukses tahun 2022 saat maraknya geng motor. Surat edaran pembatasan jam malam kala itu berhasil diterapkan berkat dukungan penuh dan gerakan bersama dari seluruh warga Surabaya.

Baca Juga:  Banyak Nomor Rumah Ganda Dalam Satu Gang di Kupang Segunting, Surabaya

“Saya baru saja berinteraksi dengan warga terkait kekhawatiran mereka akan maraknya tawuran dan permasalahan sosial lainnya. Saya berharap inisiatif ini muncul dari kesadaran kolektif warga untuk menjaga lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, konsep jam malam akan diintensifkan di setiap RW,” ujar Wali Kota Eri.

Mekanisme pelaksanaannya akan melibatkan peran aktif keluarga dan pengurus RW. Setiap keluarga diharapkan memantau keberadaan anak-anak mereka. Jika seorang anak pulang lewat dari pukul 21.00 WIB, orang tua wajib mengetahui tujuannya. Apabila hingga pukul 22.00 WIB anak belum kembali, orang tua diimbau untuk menanyakan keberadaan anak dan menyampaikan informasi kepada pengurus RW. Selanjutnya, pengurus RW dapat meneruskan informasi ini ke layanan darurat 112.

Sebagai contoh, jika anak berpamitan ke rumah teman, surat edaran akan menekankan bahwa orang tua harus mengetahui alamat lengkap dan detail keberadaan anak. “Apabila pukul 22.00 WIB anak belum pulang, kami akan menjemput anak tersebut di lokasi yang dituju. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk mencegah terjadinya tawuran atau, hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Ini adalah upaya kita bersama dalam menjaga keamanan kota,” tegas dia.

Selain itu, Ketua RW 4 mengusulkan agar pengawasan tidak hanya terbatas di lingkungan RW, tetapi juga di area publik seperti taman yang sering dijadikan tempat berkumpul. Wali Kota Eri menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya akan mengaktifkan kembali kebijakan yang telah berjalan efektif pada tahun 2022.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Perjuangkan UMKM Terlibat Program Makan Bergizi Gratis

Jika ditemukan anak-anak yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB, tindakan akan diambil. Namun, Pemkot Surabaya tidak akan mengganggu anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan belajar seperti les.

“Mereka yang kedapatan berkumpul di pinggir jalan, akan kami amankan, dan orang tua akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban. Pertemuan dengan orang tua dan anak akan didokumentasikan sebagai bentuk efek jera,” jelasnya.

Walikota, yang akrab disapa Cak Eri, menyadari bahwa anak-anak mungkin belum sepenuhnya memahami dampak dari perbuatan mereka. Oleh karena itu, peran orang tua sangat krusial dalam membimbing mereka.

“99 persen kasus tawuran dan konsumsi minuman keras pada anak seringkali disebabkan oleh faktor keluarga, seperti perceraian atau kekerasan dalam rumah tangga, serta hilangnya kontak antara orang tua dan anak. Inilah esensi dari penerapan jam malam yang kami maksud,” terangnya.

Karenanya, Pemkot Surabaya akan semakin masif melakukan patroli keliling. Surat edaran serupa tahun 2022 akan disusun kembali, karena saat itu Surabaya berhasil menjaga keamanan.

Baca Juga:  Mikrofon Presiden Prabowo dan Presiden Turki Mati Saat Pidato di PBB

“Empat tahun terakhir, kelalaian dalam pengawasan menyebabkan kembali maraknya kenakalan remaja, bahkan hingga pencurian sepeda motor. Ini menandakan pentingnya mengaktifkan kembali budaya pos kamling dan semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas arek-arek Suroboyo, meskipun kita hidup di era modern dan menjadi kota dunia,” imbuhnya.

Program ini diharapkan dapat dimulai dari RW 4, Kecamatan Tambaksari, dengan batas waktu jam malam pukul 22.00 WIB. Apabila anak belum pulang, orang tua dapat menghubungi anak, dan jika tidak ada respons, segera hubungi 112 untuk bantuan.

“Apabila ada anak-anak yang kedapatan berkeliaran di jalan tanpa tujuan jelas, akan kami amankan. Ini bukan untuk menghukum, melainkan untuk mengetahui keberadaan orang tua mereka. Kami ingin mempertanyakan, mengapa orang tua tidak mencari anak mereka?,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang sulit diatur, Pemkot Surabaya memiliki solusi melalui Rumah Ilmu Arek Surabaya (RIAS) sebagai sarana pembinaan bakat. “Contohnya, jika seorang anak gemar berkelahi, kami dapat mengarahkannya untuk menjadi petinju. Di RIAS Wonorejo, ada guru tinju yang merupakan lulusan dari program tersebut dan kini menjadi atlet. Inilah yang kami jadikan sebagai sarana pembinaan,” pungkasnya. (rf)

SHARE
Tag :Cegah kenakalan remajaPemkot Surabaya

Berita Aktual

Geonwoo / Foto: Soompi
Berikut Balasan WAKEONE Usai Digugat Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE
Minggu, 25 Oktober 2026
Bentukan Pebble Up/ Foto: Gizmochina
Logitech Meluncurkan Mouse Nirkabel yang Bisa Berubah Bentuk
Minggu, 25 Oktober 2026
Geonwoo/ Foto: Soompi
Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE Menggugat Agensinya WAKEONE
Minggu, 25 Oktober 2026
Drone LUCAS yang tak berawak ditembak jatuh Iran/ Foto: WANA
Iran Berhasil Menembak Jatuh Drone LUCAS Buatan Amerika Serikat
Minggu, 25 Oktober 2026
Ikon Singapura patung Merlion yang berada di kawasan Marina Bay Sands/ Foto: Ist
Begini Respon Singapura Setelah Prabowo Mengumumkan Pengurangan Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan

More News

Siswa SLBN Gedangan Sidoarjo Mengikuti TKA/ Foto: kemendikdasmen

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademi Bulai Dibuka Sampai 28 Februari 2026

Jumat, 23 Januari 2026
Pasukan perdamaian UNIFIL/ Foto: Ist

Personel Indonesia Gugur dalam Misi Perdamaian PBB Lebanon UNIFIL

Senin, 30 Maret 2026
Lahan terbakar di kawasan Gunung Rinjani / Foto : Capture ANTARA

Kebakaran di Kawasan Gunung Rinjani Nusa Tenggara Barat

Sabtu, 18 Oktober 2025
Dosen UPN Veteran Jatim memamerkan stand UPN Veteran Jatim di festival riset dan inovasi/dok.aktual.co.id

UPN “Veteran” Jatim Tampilkan Dua Inovasi Unggulan pada Festival Riset dan Inovasi HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

Minggu, 2 Agustus 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id