• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Aksyen Bicara Tylor Swift Diteliti, Ternyata Memiliki Perbedaan Setiap Tahun
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Viral

Aksyen Bicara Tylor Swift Diteliti, Ternyata Memiliki Perbedaan Setiap Tahun

Redaktur III Kamis, 9 Oktober 2025
Share
5 Min Read
Tylor Swift / Foto : Dok
Tylor Swift / Foto : Dok

Aktual.co.id – Sebuah penelitian tertarik mengetahui aksen Swift yang berubah seiring perjalanan kariernya. Sekaligus selaras perpindahan geografis dan perubahan profesionalnya.

Dikutip dari Psypost, Tylor Swift pindah dari Pennsylvania ke Tennessee pada saat remaja untuk menekuni musik country, dan beralih ke musik pop.

Wawancara di medianya, yang direkam dalam berbagai fase perjalanan memberikan materi bagaimana bunyi vokal tertentu berubah dalam ucapannya. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa orang sering kali tidak sadar menyesuaikan gaya bicaranya sesuai dengan orang-orang di sekitarnya

Bagi peneliti,  Swift yang membangun karier di musik country yang dianggap genre yang terkait dengan identitas Selatan, menyelaraskan gaya bicaranya dengan ekspektasi regional dapat meningkatkan autentisitas dan keterhubungannya dengan penonton.

“Karya ini dimungkinkan oleh Miski Mohamed, penggemar berat Taylor Swift. Miski adalah teman sekelas saya di mana saya mengajar tentang pengukuran sifat fisik suara, dan kami mencetuskan ide untuk studi Taylor Swift berdasarkan perubahan aksennya dan kesempatan untuk melihat perubahan dalam musiknya ketika membandingkan pertunjukan di studio dengan pertunjukan langsung,” ujar penulis senior Matthew Winn , seorang profesor madya audiologi di University of Minnesota.

Baca Juga:  Kecelakaan Pesawat Airbus Milik Air India Akibat Pilot dalam Pengaruh Narkoba

Biasanya sangat sulit mempelajari bagaimana sebuah dialek bisa berubah. “Karena tidak realistis untuk mengikuti seseorang dengan mikrofon dan berharap pindah ke kota lain dan mengubah cara bicaranya,” katanya.

Namun, Taylor Swift memberi dirinya kesempatan dengan cara mengijinkan merekam suara berkali-kali selama bertahun-tahun dalam wawancara dan penampilan media.

Disampaikan jika Swift tinggal di wilayah geografis yang berbeda, dan memiliki berbagai macam pengaruh sosial dan aspirasi karier yang membentuknya.

Para peneliti menganalisis pidato Swift dari wawancara selama tiga periode kariernya.  Pada tahun 2008 ketika ia mempromosikan album country dan tinggal di Nashville. Pada tahun 2012 ketika beralih ke musik pop dan terhubung kembali dengan wilayah Philadelphia.

Pada tahun 2019 ketika tinggal di New York City dan berbicara di depan umum tentang isu keadilan sosial. Klip audio dipilih dengan cermat untuk menghindari noise dan suara yang tumpang tindih, dan hanya vokal alami tanpa tekanan yang dianalisis.

Baca Juga:  Aktor Lee Jae-wook Akan Memasuki Pelatihan Militer dalam Waktu Dekat

Peneliti berfokus pada vokal karena merupakan indikator yang andal untuk perbedaan aksen. Perhatian khusus diberikan pada vokal dalam kata-kata seperti “ride”, “code”, “thought”, dan “cot”, karena vokal-vokal ini bervariasi di berbagai dialek Amerika.

Selama periode Nashville, pelafalan Swift mencakup ciri-ciri yang berkaitan dengan Bahasa Inggris Putih Selatan. Yang paling mencolok adalah pemendekan vokal /aɪ/, yang muncul dalam kata-kata seperti “ride”.

Disampaikan jika Swift menghasilkan vokal /u/ yang lebih di depan. Pemendekan ini terjadi bahkan ketika bunyi-bunyi di sekitarnya. Menunjukkan bahwa hal itu bukan sekadar efek otomatis, tetapi dipengaruhi paparan dan tujuan sosial yang lebih luas.

Ketika kembali mempromosikan musik di luar genre country, kata peneliti, gaya bicaranya menunjukkan tanda-tanda kembali ke ciri-ciri yang konsisten dengan akarnya di wilayah Philadelphia.

“Vokal /aɪ/-nya kembali memiliki lintasan yang lebih panjang dan lebih jelas, terutama dalam konteks bersuara seperti “ride”, meskipun perbedaannya kurang terlihat dalam konteks tak bersuara seperti “right”,” kata peneliti.

Baca Juga:  Bulan Purnama 1 sd 2 April 2026 Memiliki Banyak Nama di Berbagai Negara

Vokal /u/-nya juga menjadi kurang di depan, demikian yang disampaikan oleh peneliti. Tahun 2019, gaya bicara Swift semakin bergeser.

“Saat tinggal di New York, ia menunjukkan pemisahan yang lebih jelas antara vokal dalam “cot” dan “caught”, sebuah perbedaan yang umum dalam dialek Utara tetapi tidak menonjol di Selatan,” ujar peneliti.

Disampaikan juga, jika vokal /aɪ/-nya menjadi lebih panjang dan lebih jelas dibandingkan versi Nashville-nya. “Perubahan ini menunjukkan adanya jarak yang disengaja atau tidak disadari dari aksen Selatannya sebelumnya,” kata Matthew Winn.

Seperti halnya semua penelitian, terdapat keterbatasan yang perlu dipertimbangkan. “Analisis ini didasarkan pada satu pembicara, yang berarti hasilnya belum tentu dapat digeneralisasikan ke orang lain,” kata Matthew.

Selain itu, wawancara dilakukan dalam suasana santai dan tidak terkendali, sehingga beberapa variasi gaya bicara dapat dipengaruhi oleh konteks, nada emosional, atau lawan bicara. (ndi/psypost)

 

SHARE
Tag :Dialek BicaraPsypostTylor Swift
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rekaman CCTV yang dirilis Kementerian Media Arab Saudi menunjukkan penumpang di Bandara King Khalid di Riyadh saat serangan terjadi/ Foto: Kementerian Media Saudi
Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.
Senin, 12 Oktober 2026
Asap dan kobaran api membubung dari Bandara King Khalid setelah pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan di bandara di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Oktober/ Foto: vietnam
Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi
Senin, 12 Oktober 2026
Para pejuang Houthi di Sanaa, Yaman/ Foto: AFP
Arab Saudi Menyatakan Tidak Menyetujui Gencatan Senjata dengan Pasukan Houthi
Jumat, 9 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: ANTARA
Gunung Anak Krakatau Erupsi Meluncurkan Abu Setinggi 250 Meter
Jumat, 9 Oktober 2026
Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.

More News

Tangkapan layar MBG Core yang viral di Tiktok/ Foto: Tiktok

MBG Core Menjadi Trend di Tiktok dengan Berbagai Konten Kreatif dari Siswa

Jumat, 10 Oktober 2025
Salah satu adegan The Ugly/ Foto: capture Variety

Film The Ugly Mengalahkan Demons Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle

Selasa, 23 September 2025
Jeong Dong Won/ Foto: Allkpop

Jeong Dong Won Mendaftar Korps Marinir untuk Wajib Militer

Selasa, 24 Februari 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf / Foto : Kemenag RI

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf : Paus Fransiskus Sosok Penebar Kasih Sayang

Senin, 21 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id