Aktual.co.id – Dinas Sosial Kota Surabaya kembali memberikan permakanan untuk lansia pada tahun anggaran 2026. Hal ini terungkap pada saat rapat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 di Komisi D DPRD Kota Surabaya.
Disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Michael Leksodimulyo bahwa Dinas Sosial Kota Surabaya telah memasukkan anggaran untuk 500 lebih lansia untuk mendapatkan permakanan tahun 2026.
“Program ini sempat terhenti, namun untuk anggaran tahun 2026 akan kembali dituangkan agar lansia mendapatkan permakanan seperti sedia kala,” kata dr. Michael saat ditemui di Komisi D DPRD Kota Surabaya, Kamis (16/10).
Dalam rancangan tersebut, kata dr Michael, dianggarkan Rp15 ribu per porsi dan akan diantarkan ke lansia yang mendapatkan permakanan tersebut.
Untuk jasa antar ke tiap lansia tambah dr Michael akan diberikan biaya Rp2 ribu rupiah per porsi. “Ongkos jasa ini seperti tahun sebelumnya yang akan diantarkan setiap lansia yang mendapatan permakanan ini,” katanya.
Pada tahun 2025, dianggaran permakanan khusus untuk lansia yang ada di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Surabaya. “Nah pada tahun 2026 nanti Dinsos kembali memunculkan anggaran permakanan lansia kembali,” ujar dr Michael.
Dengan demikian, Dinas Sosial, kata dr Michael, kembali mengaktifkan kader lansia yang ada di lingkungan untuk kembali mendata lansia yang ada saat ini.
Dikatakan, jika Dinsos akan kembali mendata kembali jumlah lansia yang ada di Surabaya karena ada perubahan antara yang meninggal atau yang masih hidup.
“Pendataan nanti penting karena ada lansia yang sudah meninggal. Jangan sampai data tersebut membuat jatah permakanan tidak tepat sasaran,” katanya. Penganggaran ini bisa menjadi kabar kembira buat lansia untuk mendapatkan permakanan seperti sedia kala. (ndi)
