Aktual.co.id – Grup perempuan global KATSEYE , proyek gabungan Korea-Amerika, telah mengungkapkan bahwa mereka telah menerima banyak ancaman pembunuhan sejak debutnya, mengungkap sisi gelap ketenaran.
Dalam wawancara yang diterbitkan oleh BBC pada tanggal 12 November 2025, para anggota menceritakan bahwa mereka telah menghadapi ribuan ancaman pembunuhan daring sejak tahun lalu.
“Aku berusaha meyakinkan diri untuk tidak peduli, tapi ketika 1.000 orang mengirimimu ancaman pembunuhan, mustahil untuk tidak terguncang. Bahkan jika tidak terjadi apa-apa, rasanya terlalu berat untuk dihadapi,” ungkap Lara
Kelompok ini juga menjadi sasaran pelecehan rasis. “Seseorang bahkan mengajukan laporan palsu kepada Imigrasi dan Bea Cukai AS ( ICE) , dengan tuduhan bahwa saya tinggal dan bekerja secara ilegal di negara ini,” katanya seperti dikutip Allkpop.
Pernyataan seksis juga menjadi sumber rasa sakit. “Orang-orang melihat kami sebagai perempuan yang harus dinilai. Mereka menilai penampilan, nyanyian, dan tarian kami, lalu menggabungkannya menjadi persentase. Ini dystopia,” ungkap Lara.
Akibat pelecehan yang terus berlanjut, Lara menghapus akun media sosialnya. Dirinya sadar tidak perlu hidup berdasarkan pendapat orang lain. Rekan anggotanya, Manon, menggambarkan pengalaman itu seperti serangan psikologis.
Sophia juga berbicara terus terang tentang dampak ketenaran. “Karier kami masih pendek, tetapi begitu banyak kata-kata kasar yang telah dilontarkan kepada kami dan keluarga kami. Kami tahu itu bagian dari menjadi pusat perhatian publik, tetapi kami tetaplah manusia,” ujarnya.
Terlepas dari tantangan-tantangan ini, KATSEYE baru-baru ini mencapai tonggak penting. Grup ini dinominasikan untuk dua kategori di ‘ Grammy Awards 2025’, termasuk Artis Pendatang Baru Terbaik dan Penampilan Duo/Grup Pop Terbaik.
Manon mengungkapkan kebanggaannya atas identitas multikultural kelompok tersebut. “Saya sangat bangga dengan keberagaman kami. Saya harap setiap perempuan, terlepas dari latar belakang atau penampilannya, dapat merasa bangga dengan asal-usulnya,” ujarnya.
Lara memberikan kata-kata penyemangat kepada para seniman yang bercita-cita tinggi dari beragam latar belakang. “Jangan ragu untuk berkarya. Kulit dan budaya kita adalah kekuatan kita. Terimalah dan jadikan itu milikmu,” katanya. (ndi/allkpop)
