• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Purbaya Memprediksi Terjadi Perlambatan Ekonomi Akibat Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Purbaya Memprediksi Terjadi Perlambatan Ekonomi Akibat Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Redaktur III Kamis, 4 Desember 2025
Share
2 Min Read
Bencana banjir yang menggenani Kota Padang/ Foto: Pemkot Padang
Bencana banjir yang menggenani Kota Padang/ Foto: Pemkot Padang

Aktual.co.id – Ekonomi diprediksi mengalami perlambatan akibat bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pertumbuhan ekonomi kuarta IV tahun 2025.

Sebelum terjadi bencana, menkeu mematok pertumbuhan 5,6 persen hingga 5,7 persen pada kuarta ke IV, dengan menilai pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik.

“Kemungkinan selalu ada dampak bencana ke pertumbuhan ekonom). Cuma berapa persen? Saya pikir masih akan di atas 5,5 persen,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12) seperti yang dikutip oleh ANTARA.

Baca Juga:  Warganet Singgung ‘Bangsa Besar’ Ketika Menkeu Menilai RI Memiliki Size Kecil Pengaruhi Dunia

Upaya mitigasi yang dilakukan Purbaya adalah memantau kondisi keuangan di sistem finansial sambil bersiap kembali menyuntikkan injeksi dana ke perbankan agar perekonomian kembali terdongkrak.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa/ Foto: Dok LPS
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa/ Foto: Dok LPS

“Kalau masih dianggap kurang, saya akan gelontorkan lagi uang saya ke perbankan,” ujarnya. Pihaknya juga akan menambah anggaran ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyelesaikan persoalan kebencanaan yang terjadi  saat ini.

Sebelumnya, Purbaya menjelaskan bahwa BNPB masih memegang dana siap pakai (DSP) dalam jumlah yang cukup aman untuk operasional tanggap darurat.

“Di BNPB masih ada sekitar Rp500 miliar lebih (dana) di BNPB yang siap (untuk dipakai),” ujar Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui awak media di Jakarta, Senin malam (1/12).

Baca Juga:  Xiaomi Membangun Kerjasama Erat dengan Leica Jelang Rilis 17 Ultra

Meskipun demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk memberikan penambahan anggaran operasional, mengingat dampak bencana yang terjadi berskala luas hingga mencapai tiga provinsi.

Mekanisme penambahan anggaran menurut Purbaya melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) siap diaktifkan kapan saja sesuai kebutuhan di lapangan.

Dirinya meminta BNPB untuk tidak ragu mengajukan permintaan jika dana yang tersedia mulai menipis dan memastikan pihaknya akan segera memproses pencairan dana ABT tersebut saat diminta.

Alokasi dana akan diambil dari pos darutay bencana yang memang telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga:  Menkeu: Danantara Seharusnya Bisa Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Kemampuan fiskal saat masih mampu untuk menanggung penanganan bencana, termasuk pengajuan kebutuhan rehabilitasi perlindungan sosial bagi korban. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :MenkeuPurbayaPurbaya Yudhi Sadewa
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rekaman CCTV yang dirilis Kementerian Media Arab Saudi menunjukkan penumpang di Bandara King Khalid di Riyadh saat serangan terjadi/ Foto: Kementerian Media Saudi
Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.
Senin, 12 Oktober 2026
Asap dan kobaran api membubung dari Bandara King Khalid setelah pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan di bandara di Riyadh, Arab Saudi, pada 8 Oktober/ Foto: vietnam
Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi
Senin, 12 Oktober 2026
Para pejuang Houthi di Sanaa, Yaman/ Foto: AFP
Arab Saudi Menyatakan Tidak Menyetujui Gencatan Senjata dengan Pasukan Houthi
Jumat, 9 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: ANTARA
Gunung Anak Krakatau Erupsi Meluncurkan Abu Setinggi 250 Meter
Jumat, 9 Oktober 2026
Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.

More News

Xiaomi 18 / Foto: Gizmochina

Xiaomi 18 Pro Max Telah Muncul Spesifikasinya Berikut Ini

Kamis, 10 September 2026
Ilustrasi musik / Foto: freepik

Menkum Akan Audit LMK dan LMKN Terkait Transparansi Royalti Musik

Selasa, 19 Agustus 2025
Emas Antam/ Foto: pajak

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Menjadi Rp2.623 Juta Per Gram

Jumat, 31 Juli 2026

KAI Diskon Tiket 30 Persen KA Ekonomi Non-Subsidi

Rabu, 4 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id