Aktual.co.id – Beredar video karyawan PT Gudang Garam Tbk melakukan PHK karena perusahaan mengalami kerugian.
Ada video yang diunggah platform tiktok dari berbagai akun ini menggambarkan bagaimana karyawan saling bersalaman dan meminta maaf.
Kinerja Gudang Garam khususnya pada setahun terakhir mengalami tekanan. Pada akhir 2024, Gudang Garam yang dimiliki oleh keluarga Susilo Wonowidjojo ini meraup laba bersih Rp980,80 miliar, laba terendah jika ditarik mundur 10 tahun ke belakang. Laba Gudang Garam 2024 itu turun dari raihan Rp5,32 triliun pada akhir 2023. Hal itu tidak lepas dari lesunya penjualan Gudang Garam.

Tekanan pada emiten berkode GGRM ini masih berlanjut minimal hingga 6 bulan pertama 2025. Mengutip laporan keuangan, Gudang Garam membukukan pendapatan sebesar Rp44,36 triliun pada semester I/2025, turun 11,30% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan Rp50,01 triliun pada 6 bulan pertama 2024.
Penurunan laba tersebut disebabkan GGRM hanya meraup pendapatan Rp 44,36 triliun para paruh pertama 2025 ini. Angka itu turun 11,4 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 50,01 triliun.
Kemudian pendapatan lainnya turun jadi Rp 148,7 miliar dari sebelumnya Rp 171,76 miliar. Sementara itu, beban lainnya malah naik jadi Rp 2,3 miliar, dan perusahaan membukukan rugi kurs Rp 1,7 miliar dari sebelumnya mencatat laba Rp 39,3 miliar. Adapun laba kotor GGRM mencapi Rp 3,7 triliun hingga Juni 2025. Angka ini turun dari Juni 2024 yang Rp 5,06 triliun.
Laba usaha Gudang Garam hingga semester pertama juga turun cukup dalam menjadi Rp 513,7 miliar dari Juni 2024 yang sebesar Rp 1,613 triliun. (ndi/Kompas)
