Aktual.co.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menegaskan terkait jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kota Surabaya.
“Yang perlu diperhatikan dalam pergantian malam tahun baru adalah himbauan dari BMKG terkait cuaca buruk,” katanya saat ditemui di gedung DPRD Surabaya Selasa (16/12).
Dirinya menghimbau agar warga kota Surabaya tidak bepergian jika tidak terlalu penting di malam pergantian tahun baru
Sementara untuk Satpol PP agar melakukan pengawasan Rumah HIburan Umum (RHU) yang biasanya menjadi titik pergantian tahun.
“Fokus utamanya pada minuman beralkohol di RHU maupun pemukiman. Maka butuh pengawasan ekstra agar Satpol PP bisa mengendalikan mihol di masyarakat,” ungkapnya.
Jangan sampai moment pergantian tahun baru, katanya, menjadi ajang uforia yang berlebihan hingga menimbulkan korban, terutama berkaitan dengan anak muda yang berpesta miras.
“Satpol PP diharapkan memberikan pengawasan RHU di mana ada larangan untuk pengunjung yang masih di bawah umur,” ungkapnya.
Terkait hal ini dibutuhkan ketegasan Satpol PP agar memberikan himbuan dan teguran kepada pelaku RHU yang melakukan pelanggaran.
“Jika ada pelaku usaha melakukan pelanggaran maka diberikan peringatan keras sebelum even tersebut diselenggarakan. Diminta Satpol PP agar memberikan tindakan tegas agar bisa mengendalikan pengunjung RHU jangan sampai ada yang di bawah umur,” tegas Yona.
Yona juga meminta agar pelaku usaha memperhatikan jam operasional RHU jangan sampai melebihi jam operasional yang ditentukan. Misalkan sampai menjelang subuh, tentu tidak diijinkan.
“Yang perlu diperhatikan RHU adalah apakah memiliki ijin menjual minuman alkohol kategori B dan C. Jika belum mengantungi ijin maka Satpol PP tegas menghentikan sementara RHU tersebut,” tegasnya.
Banyak RHU yang belum mengantungi ijin untuk penjualan minuman alcohol maka perlu ada pengendalian serta cek terhadap RHU tersebut.
“Untuk kos-kosan yang perlu dipantau adalah okupasi jika ada penghuni yang bukan suami istri yang sah maka segera diambil tindakan. Jangan sampai menjadi prostitusi terselubung,” ungkap Yona. (ndi)
