• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kembali Ditemukan Penderita Virus Nipah di Bengala Barat India
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Kembali Ditemukan Penderita Virus Nipah di Bengala Barat India

Redaktur III Senin, 2 Februari 2026
Share
3 Min Read
Ilustrasi penyebaran virus nipah/ Foto: BRIN

Aktual.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan terkait virus nipah di Bengala Barat, India melalui sebuah publikasi Disease Outbreak News (DONs).

“Pada 30 Januari 2026 kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India masuk dalam DONs WHO,” kata Adjunct Profesor Universitas Griffith Australia Prof. Tjandra Yoga Aditama seperti dikutip oleh ANTARA, Senin (2/2).

Disampaikan, ada tujuh hal yang dituliskan dalam laporan WHO tiga hari yang lalu yang menjelaskan kejadian yang terjadi, yang tentu perlu diketahui untuk penanggulangannya

“Dua kasus yang banyak diperbincangkan diketahui memiliki jenis kelamin satu pria dan satu wanita dengan rentang usia 20-30 tahun,” ungkap mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara ini

Baca Juga:  Laporan Kecelakaan Air India Pilot Kebingungan Pergerakan Sakelar Mesin

Keduanya bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit swasta yang terletak di Barasat. Pasien-pasien itu ternyata sudah menunjukkan gejala sakit berat pada akhir Desember 2025 dan dirawat di rumah sakit pada awal Januari 2026.

Setelah diketahui, pada 13 Januari 2026 keduanya terkonfirmasi terinfeksi virus nipah berdasarkan pemeriksaan di “India National Institute of Virology” kota Pune melalui pemeriksaan RT-PCR dan ELISA.

“Waktu saya masih menjadi Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, memang reputasi The India National Institute of Virology selalu terpuji baik, dan bagus kalau di Indonesia juga punya institusi serupa,” katanya.

Baca Juga:  Tiga Dekade Dilwale Dulhania Le Jayenge Film Teromantis di India

Prof. Tjandra mengatakan para perawat saat ini dirawat di rumah sakit sampai 21 Januari 2026. Pada kasus perawat wanita, kondisinya diketahui masih kritis di ruang ICU dengan menggunakan alat ventilator, atau ventilasi mekanik.

Sedangkan perawat pria mengalami gangguan neurologik yang berat akibat virus nipah. Kondisinya dilaporkan terus membaik.

Sampai laporan ini dikeluarkan, katanya, belum diketahui dari mana sumber penularan virus nipah yang mengenai ke dua perawat ini.

The Indian National Centre for Disease Control pada tanggal 27 Januari 2026 resmi mengumumkan bahwa sudah tidak ada lagi kasus terkonfirmasi lanjutan dari kejadian di Basarat-Bengala Barat, India.

Baca Juga:  Priya Patel Mengakui Keturunan India Membuat Warganet Heboh

Sedangkan WHO menyampaikan risiko kesehatan masyarakat akibat kejadian infeksi virus nipah yang terjadi saat ini, masuk dalam kategori moderat di sub nasional India.

“Tetapi WHO juga menyatakan bahwa risiko kesehatan masyarakatnya kini di regional adalah rendah dan di global juga rendah,” katanya.

Tjandra menyampaikan bahwa WHO sudah memasukkan virus ini sebagai patogen prioritas untuk mengakselerasi penemuan alat dan upaya penanganan (medical countermeasures/MCMs) sebagai kesiapan respon pada epidemi dan pandemi, yang merupakan bagian dari cetak biru penelitian dan pengembangan WHO untuk epidemi. (ANTARA/ndi)

SHARE
Tag :IndiaVirusVirus NipahWHO
Ad imageAd image

Berita Aktual

Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026
Jam Casio AQ-240EG-3A dan AQ-230GA-3AMQY / Foto: Gizmochina
Casio Meluncurkan Jam Tangan Vintage dengan Warna Hijau Tua
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapes Gibran Rakabumingraka/ Foto: capture Tiktok
Gibran Akan Merespon Terkait Ijazah yang Tidak Ditemukan oleh MK
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabumingraka / foto: capture TikTok
Gibran: Jika Tidak Lulus SMA Tidak Mungkin Melanjutkan Jenjang S1 di Singapura
Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat gempa bumi di NTB/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat

Gunung Semeru Mengalami Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

Aktor Song Ji Ho dan Aktris Kim So Ri Mengumumkan Akan Menikah

Polisi: Diduga Ledakan Akibat Kebocoran Gas di San Antonio, Pakuwon City

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SMA Sederajat

More News

Sound Horeg / Foto : Instagram

Sebelum 1 Agustus 2025 Ditargetkan Terbit Regulasi Sound Horeg di Jatim

Jumat, 25 Juli 2025
Wali Kota Eri Cahyadi dalam Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026/ Foto: Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Akan Sanksi Hukum Kepada Pembuang Sampah Sembarangan

Minggu, 15 Februari 2026
Ilustrasi kemakmuran/ Foto: gemini

BPS: Penduduk Miskin Turun 92,1 Ribu Jadi 3,71 Juta Orang di Jawa Timur

Rabu, 5 Agustus 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Putin / Foto: setneg

Presiden Rusia Putin Mengundang Kembali Presiden Prabowo Bulan Mei dan Juli

Rabu, 15 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id