Aktual.co.id – Bulan purnama akan memasuki bayangan tergelap Bumi selama gerhana bulan total dan menciptakan ‘bulan darah’ yang menakjubkan.
Peristiwa ini akan terjadi pada dini hari tanggal 3 Maret 2026 bagi pengamat langit di AS, jadi pastikan memasang alarm.
Gerhana bulan aman untuk disaksikan dengan mata telanjang; tidak diperlukan filter atau kacamata khusus tidak seperti gerhana matahari.
Yang perlu dilakukan hanyalah memastikan menemukan bulan pada waktu yang tepat, duduk santai, dan menikmati pertunjukan yang luar biasa
Gerhana bulan total malam ini akan terlihat para pengamat seluruh Amerika Utara, Australia, Selandia Baru, dan Asia Timur, jika cuaca memungkinkan.
Lebih dari 40% populasi dunia akan dapat melihat setidaknya sebagian dari fase bulan darah, menurut Time and Date .
Pemandangan gerhana bulan terbaik akan terlihat dari bagian barat Amerika Utara, Australia, dan Pasifik. Pengamat langit AS di zona waktu timur akan dapat menyaksikan bulan merah darah sesaat sebelum terbenam di bawah cakrawala barat, tetapi tidak akan dapat menyaksikan keseluruhan fase totalitas.
Ada baiknya bersantai dan menyaksikan seluruh gerhana, setidaknya dari fase gerhana parsial yang dimulai sekitar pukul 4:50 pagi EST (0950 GMT), ketika melihat bayangan Bumi secara bertahap menutupi bulan semakin besar.
Rasanya seperti menyaksikan fase bulanan bulan yang dipercepat menjadi hanya beberapa jam. Kemudian, pada pukul 6:04 pagi EST (1104 GMT). Bulan akan berubah menjadi merah darah saat memasuki fase totalitas, yang akan berlangsung selama 58 menit menurut Time and Date. (ndi/space)
