• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kwetiau dari Makanan Buruh Pelabuhan Menjadi Menu Restoran Mewah
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Kwetiau dari Makanan Buruh Pelabuhan Menjadi Menu Restoran Mewah

Redaktur III Selasa, 7 April 2026
Share
2 Min Read
Proses penggorengan Kwetiau/ Foto: aktual
Proses penggorengan Kwetiau/ Foto: aktual

Aktual.co.id – Kwetiau bukan sekadar mi putih pipih yang mengenyangkan. Dia adalah simbol migrasi, adaptasi, dan perpaduan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Di Indonesia, kwetiau menempati posisi spesial bersanding dengan nasi goreng dan mi goreng sebagai “tiga besar” kuliner kaki lima.

Kwetiau berasal dari etnis Hokkien dan Tiochiu di Tiongkok Selatan. Secara etimologi, nama “Kwetiau” berasal dari dialek Hokkien guǒtiáo.

Di tempat asalnya, kwetiau dibuat dari tepung beras karena wilayah Tiongkok Selatan lebih subur untuk tanaman padi dibandingkan gandum yang populer di utara.

Masakan kwetiau yang siap dibungkus / Foto: aktual
Masakan kwetiau yang siap dibungkus / Foto: aktual

Awalnya, makanan ini adalah hidangan sederhana bagi para petani dan pekerja pelabuhan. Teksturnya yang kenyal dan sifatnya yang cepat mengenyangkan menjadikannya bekal energi yang praktis.

Baca Juga:  Mengenal Kue Coklat Jerman yang Menjadi Hidangan Penutup yang Lembut

Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, gelombang migrasi besar-besaran etnis Tionghoa menuju Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura turut membawa tradisi kuliner ini.

Di Indonesia, pengaruh terkuat kwetiau masuk melalui kota-kota pelabuhan. Medan dan Pontianak dan dinobatkan sebagai ibu kota kwetiau karena populasi etnis Tionghoa yang besar kemudian melahirkan varian lokal yang sangat khas.

Karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, terjadi adaptasi bahan. Di kedai-kedai umum, penggunaan daging babi sering kali diganti dengan daging sapi, ayam, atau seafood, serta penambahan kecap manis yang merupakan bumbu khas Nusantara.

Baca Juga:  Gado-Gado Masakan Nusantara yang Terpengaruh oleh Eropa

Kunci kelezatan kwetiau terletak pada teksturnya. Berbeda dengan mi gandum yang cenderung elastis, kwetiau memiliki kelembutan yang unik namun tetap memiliki “gigitan” (chewy).

Selain itu, permukaan kwetiau yang lebar membuatnya sangat efektif dalam menyerap bumbu dan saus, memberikan ledakan rasa di setiap suapan.

Dari hidangan buruh di pelabuhan Tiongkok hingga menjadi menu restoran bintang lima dan tenda kaki lima, kwetiau menempuh perjalanan ribuan kilometer.

Ia adalah bukti bagaimana resep sederhana dapat bertahan melewati zaman dengan cara beradaptasi dengan lidah lokal tanpa kehilangan jati dirinya. (ndi)

SHARE
Tag :Chines FoodkulinerKwetiau

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Para pengunjung saat menikmati wahana KBS/Dok.istimewa

Momentum Libur Panjang, 66.000 Wisatawan Kunjungi Kebun Binatang Surabaya

Kamis, 30 Januari 2025
Musholla Mall Panakkukang, Makassar / Foto : IG

Musholla Mewah Mall Panakkukang Viral di Medsos

Jumat, 14 Maret 2025
Gubernur Banten Andra Soni ketika mengikuti acara Seba 2025 dengan warga Badui / Foto : capture ANTARA

Gubernur Banten Rayakan Seba Badui 2025 Bersama Warga Badui di Gedung Negara Provinsi Banten

Minggu, 4 Mei 2025

Tim Peneliti China Rilis Data Aliran Sungai Tianshan

Selasa, 3 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id