• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Para Pemimpin Eropa Mengutuk Invasi Militer Israel ke Lebanon.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Para Pemimpin Eropa Mengutuk Invasi Militer Israel ke Lebanon.

Redaktur III Senin, 1 Juni 2026
Share
4 Min Read
Gambar yang dirilis oleh IDF menunjukkan pasukan Israel di Kastil Beaufort di Lebanon selatan/ Foto: APNews
Gambar yang dirilis oleh IDF menunjukkan pasukan Israel di Kastil Beaufort di Lebanon selatan/ Foto: APNews

Aktual.co.id – Para pemimpin Eropa mengutuk perluasan invasi Israel ke Lebanon Kutukan ini setelah militer Israel merebut kastil Beaufort yang bersejarah dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bersumpah terus maju lebih dalam ke negara tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan penghentian pertempuran. “Tidak ada yang membenarkan eskalasi besar-besaran yang sedang berlangsung di Lebanon selatan,” katanya.

Menteri Luar Negeri negara itu, Jean-Noel Barrot, meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Senin. Menteri Luar Negeri Inggris dan Jerman bergabung dengan Prancis dalam mengutuk operasi baru tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menyerukan agar gencatan senjata yang telah berlaku antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran sejak April dihormati.

Gencatan senjata yang ditengahi AS untuk menghentikan pertempuran antara kedua belah pihak jarang dipatuhi. Israel mengatakan pihaknya menargetkan Hizbullah, yang memiliki pengaruh politik yang kuat di Lebanon selatan dan telah meluncurkan ribuan rudal dan drone ke Israel utara.

Baca Juga:  Munas dan Konbes NU Disepakati Sekitar Bulan April 2026

Kampanye Israel telah memaksa lebih dari satu juta orang meninggalkan rumah mereka , sementara 3.300 orang, termasuk puluhan anak-anak, telah tewas.

Konflik dimulai pada bulan Maret, setelah Hizbullah menembakkan roket ke arah Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran oleh AS-Israel.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, pada hari Sabtu menuduh Israel menerapkan kebijakan penghancuran total kota-kota dan permukiman.

Netanyahu menyebut perebutan Kastil Beaufort pada hari Minggu sebagai pergeseran dramatis dalam kampanye melawan Hizbullah.

Pasukan Israel menggunakan Kastil Beaufort, yang dikenal sebagai Qalaat al-Shaqif, sebagai pangkalan selama pendudukan selama dua dekade sebelumnya di Lebanon selatan yang berakhir pada tahun 2000.

Kastil ini menawarkan pemandangan ke seluruh Lebanon dan ke Israel utara. Kastil ini dibangun sebagai benteng tentara salib sekitar abad ke-12 dan diduduki oleh pasukan Yerusalem pimpinan Saladin, Ottoman, Prancis, dan Organisasi Pembebasan Palestina.

Baca Juga:  Tentara Israel Telah Menyerang Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Jalur Gaza

Dalam pernyataan video yang dirilis setelah militer merebut Beaufort, Netanyahu mengatakan, “Kita telah kembali bersatu, bertekad, dan lebih kuat dari sebelumnya.”

“Sekarang arahan saya adalah untuk memperdalam dan memperluas cengkeraman kita di tempat-tempat yang berada di bawah kendali Hizbullah,” kata Netanyahu

Netanyahu mencatat historis kastil tersebut, yang pertama kali direbut militer pada tahun 1982, menyebutnya sebagai simbol pertempuran heroik bagi para pejuang.

Namun, beberapa ahli mempertanyakan signifikansi strategis dari penangkapan tersebut, dan mengatakan bahwa penangkapan itu hanyalah sebuah keberhasilan dalam hal hubungan masyarakat.

“Kehadiran militer di sana tidak akan menyelesaikan masalah dengan Hizbullah,” kata Orna Mizrahi, mantan wakil direktur di dewan keamanan nasional Israel, kepada Associated Press.

Baca Juga:  Israel Gempur Lebanon Selatan Menyebaban 1 Orang Tewas

Pembicaraan antara pejabat senior dari Israel dan Lebanon dimulai pada bulan April di Washington, yang merupakan pembicaraan pertama dalam tiga dekade antara kedua negara, yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Diskusi tersebut dijadwalkan berlanjut minggu ini, tetapi Hizbullah tidak ikut serta dan menyatakan tidak akan menerima hasil apa pun.

Kemajuan terbaru Israel dan kekerasan yang terus berlanjut di Lebanon juga menghadirkan tantangan dalam upaya mengamankan perjanjian perdamaian abadi antara AS dan Iran.

Teheran terus bersikeras setiap perjanjian memperpanjang gencatan senjata dengan Washington dan mengembalikan pelayaran ke Selat Hormuz harus mencakup penghentian pertempuran di Lebanon juga.

Para pengamat menduga para pejabat dan komandan militer Israel ingin menimbulkan kerusakan sebanyak mungkin pada Hizbullah sebelum kesepakatan potensial memberlakukan batasan baru atau menghentikan serangan saat ini. (ndi/APNews)

SHARE
Tag :EropaIsraelLebanon
Ad imageAd image

Berita Aktual

Purbaya Budi Sadewa/ Foto: Ist
Purbaya Menyerahkan ke Suahasil dengan Keahliannya Pimpin Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026
Aktivitas SPBU di Makassar/ Foto: ANTARA
Pertamina Yakinkan Akan Memulihkan Layanan BBM di Kota Makassar
Selasa, 15 September 2026
Prediksi tampilan Galaxy S27/ Foto: gizmochina
Dirumorkan Samsung Galaxy S27 Menggunakan OLED M16 Terbaru
Selasa, 15 September 2026
Foto Pre Wedding Won Hyun Jun dan Lee Su Jin / Foto: Soompi
Won Hyun Jun dan Lee Su Jin Umumkan Jadwal Pernikahan Mereka
Selasa, 15 September 2026
Peta wilayah yang dikuasai pasukan Houthi/ Foto: vn
Pasukan Houthi Mengumumkan Telah Menguasai 2 Pulau di Laut Merah
Selasa, 15 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Data Sementara Enam Korban Meninggal dari 103 Orang Terevakuasi Kapal Virgo Transport 8

Mengenal Prof. Dr. Suahasil Nazara yang Dilantik Menjadi Menkeu

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Sudah Bisa Dilakukan Pemesanan

Suahasil Nazara Dilantik Menjadi Menkeu Menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa

More News

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo / Foto : Ist

Rahayu Saraswati Mengundurkan Diri dari DPR RI

Kamis, 11 September 2025
Kapal yang berlabuh di Selat Hormuz/ Foto: vn

Sebuah Kapal Dagang Iran Dilaporkan Diserang Menyebabkan 1 Orang Tewas

Minggu, 13 September 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia / Foto : Wikipedia

Bahlil Minta Maaf Terkait Kericuhan Elpiji 3 Kg

Selasa, 4 Februari 2025
Menlu Iran Abbas Araghchi / Foto: Ist

Menlu Iran Abbas Araghchi Siap Menyambut Serangan Militer AS

Kamis, 29 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id