Aktual.co.id – Hari Media Sosial Sedunia diluncurkan oleh Mashable pada 30 Juni 2010. Peluncuran tersebut sebagai cara untuk mengakui dampak media sosial pada komunikasi global.
Semua orang menggunakan media sosial setiap hari, itulah cara terhubung dengan orang-orang di seluruh dunia. Mashable dikenal menggunakan media sosial untuk menghubungkan berbagai budaya, gerakan, dan komunitas penggema.
Platform media sosial pertama yang diluncurkan adalah Sixdegrees pada tahun 1997. Didirikan oleh Andrew Weinreich, di mana situs web ini para mengguna membuat daftar teman dan anggota keluarga serta memiliki fitur-fitur seperti profil, papan buletin, dan afiliasi sekolah. Pada puncaknya, Sixdegrees memiliki lebih dari satu juta pengguna tetapi akhirnya ditutup pada tahun 2001.
Platform media sosial modern pertama adalah Friendster pada tahun 2002. Situs web ini memungkinkan orang berteman dengan aman dan memiliki lebih dari seratus juta pengguna, sebagian besar berada di Asia.
LinkedIn, platform media sosial pertama yang berfokus pada bisnis, diluncurkan pada tahun 2003. MySpace diluncurkan pada tahun 2004, tahun yang sama dengan Facebook, tetapi awalnya, platform ini jauh lebih sukses daripada ciptaan Mark Zuckerberg.
Tahun 2006, MySpace menjadi platform media sosial terbesar di dunia, dengan pengguna menyukai profil yang dapat disesuaikan untuk memposting musik mereka.
YouTube meluncurkan situs web khusus video pada tahun 2005 dan Twitter menyusul platform karakter terbatasnya pada tahun 2006.
Seiring meningkatnya popularitasnya, Facebook pun ikut berkembang, dan platform media sosial paling populer untuk lima tahun berikutnya pun terbentuk.
Instagram diluncurkan pada tahun 2010 dan mengalami pertumbuhan pesat, memperoleh lebih dari satu juta pengguna dalam beberapa bulan pertama.
Karena Instagram menantang dominasi mereka, Facebook membeli platform tersebut seharga $1 miliar pada tahun 2012.
Facebook juga membeli platform pesan terenkripsi WhatsApp seharga $16 miliar pada tahun 2014. Salah satu platform yang gagal dibeli Facebook adalah Snapchat.
Snapchat, yang menjadi populer karena fitur cerita yang menghilang, diluncurkan pada tahun 2011 dan dilaporkan menolak tawaran $3 miliar dari Facebook pada tahun 2013.
Tambahan terbaru dalam daftar raksasa media sosial adalah TikTok. Aplikasi ini diluncurkan pada tahun 2016 dan menjadi sangat populer karena fitur pengeditan musik dan video yang ekstensif.
Seiring perkembangan meningkatnya popularitas media sosial, pengawasan terhadap platform-platform tersebut pun semakin ketat. Dengan kontroversi seputar penggunaan data, ujaran kebencian, dampaknya terhadap kesehatan mental, hasil pemilu, dan berita palsu, platform-platform tersebut berada di bawah tekanan untuk bersikap transparan tentang apa yang terjadi di balik layar.
Media sosial menjadi cara terhubung secara instan dengan teman dan keluarga, tetapi juga dengan orang asing.
Media sosial menjadi sumber berita, belanja, pencarian influencer untuk bisnis, dan hiburan umum yang sangat besar. Hari Media Sosial saatnya menikmati hal-hal positif yang telah dibawa platform ini ke dalam hidup dan menyukai atau membagikan satu atau dua foto. (ndi/national today)
