• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sikap Orang yang Berjuang dengan Tekanan Mental Berat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Sikap Orang yang Berjuang dengan Tekanan Mental Berat

Redaktur III Minggu, 13 April 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik

Aktual.co.id – Secara tidak sengaja pria – pria ini menyembunyikan perasaannya yang sedang turun mentalnya. Ada perilaku khas yang tidak tampak bagi pria yang mengalami tekanan mental yang dianalisa psikolog James Carter yang dimuat oleh Hack Spirit.

Kritik Diri Terus Menerus

Pria-pria ini mengkritik diri mereka sendiri dengan keras. Kesalahan kecil atau ketidaksempurnaan kecil dapat memicu pembicaraan negatif terhadap diri sendiri.

Sayang, sikap ini tidak diketahui dari sisi fisiknya. Ini lebih dialog internal yang membanjiri benaknya seperti “Kamu harus sempurna.” Mengenali kritik diri ini langkah penting untuk meningkatkan kesehatan mental agar tidak mengganggu kehidupannya meski tidak sadar.

Meremehkan Prestasi

Orang seperti ini melihat keberhasilan bukan sebagai hasil kerja keras, melainkan sesuatu kebetulan dan keberuntungan belaka.  Kecenderungan sikap ini bukan sekadar humor melainkan perjuangan internal dengan diri sendiri.

Baca Juga:  Teori Konspirasi yang Bisa Menghancurkan Organisasi Karena Ilusi Pribadi

Perilaku khas yang ditunukkan adalah tidak menghargai prestasi sendiri atau orang lain. Setiap keunggulan dianggap hal biasa bahkan buka hal yang mendapat apresiasi diri.

Mengenali perilaku ini merupakan langkah penting dalam perjalanan menuju perbaikan diri dan menumbuhkan pola pikir yang lebih sehat tentang harga diri dan prestasi seseorang.

Kompensasi Berlebihan

Kompensasi berlebihan merupakan perilaku umum orang yang menghadapi harga diri rendah. Sikap ini yang dimaksud adalah suka berpetualang atau berdedikasi, namun dibalik kesan tersebut ada perasaan tidak mampu dan rapuh.

Mengenali perilaku ini dapat membuka jalan menuju pengembangan harga diri dan pendekatan yang lebih seimbang terhadap tantangan hidup.

Baca Juga:  Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun

Kesulitan Menerima Pujian

Ketika mendapat pujian namun orang tersebut menolak pujian dan meremehkan usaha. Yang lebih parah menerima pujian untuk orang lai. Ini perilaku umum orang yang berjuang melawan harga diri yang rendah.

Merasa sulit menerima pujian, sering kali menolak mentah-mentah atau menganggap keberhasilan sebagai keberuntungan semata. Pujian bukan dinilai pengakuan atas keterampilan, namun sorotan yang tidak nyaman atas kerapuhan dirinya.

Takut Gagal

Ketakutan akan kegagalan ini merupakan perilaku yang dalam tekanan mental dalam diri. Dalam dirinya khawatir membuat kesalahan sehingga menghindari mengambil risiko atau keluar dari zona nyaman.

Mengenali dan mengatasi ketakutan ini dapat membuka pintu menuju perbaikan diri dan kehidupan yang lebih memuaskan.

Isolasi Sosial

Isolasi sosial merupakan perilaku umum bagi orang yang berjuang dengan tekanan mental. Dalam diri ada perasaan tidak mampu menyamai lingkungan sosialnya.

Baca Juga:  Cara Mengenali dan Meredam Mengeluh pada Diri Sendiri

Hal ini menyebabkan menghindari pertemuan sosial, menjaga jarak, atau menghabiskan waktu sendirian secara berlebihan. Akhirnya memilih keamanan dalam kesendirian daripada mengambil risiko dihakimi atau dikritik orang. Isolasi ini dapat memperparah perasaan rendah diri dan menghalangi kesempatan terhubung dan berkembang.

Bahasa Tubuh yang Negatif

Ini dapat ditandai mencakup bahu yang merosot, menghindari kontak mata, atau gelisah. Bahasa tubuh adalah komunikator yang kuat dari keadaan internal seseorang. Orang yang merasa tidak mampu atau tidak berharga secara tidak sadar mengekspresikan perasaan ini melalui sikap fisiknya.

Jika memperhatikan isyarat non-verbal ini maka kemungkinan berjuang dalam tekanan mental di dalam dirinya. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi penerima KIP jalur SNBT/ Foto: gemini
Sebanyak 39 Ribu Pendaftar KIP Jalur SNBT Layak Terima Bantuan
Senin, 25 Mei 2026
Huawei nova 16 Ultra/ Foto: GSM Arena
Huawei Seri Nova 16 Segera Diluncurkan dengan Kemampuan Baterai 7.000 mAh
Senin, 25 Mei 2026
Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri

Roadshow Enlit 2026, Ajak Anak Muda Kampanyekan Kota Berkelanjutan melalui Poster Ilmiah

Cina Meluncurkan 3 Astronot ke Luar Angkasa Bentuk Ambisi Kirim Manusia ke Bulan

Harga Minyak Anjlok di Tengah Harapan Kesepakatan AS dan Iran

More News

Sering mencek cuaca bagian dari kesehatan mental/ Foto : Ist

Orang-orang Bepergian dengan Memeriksa Cuaca Memiliki Kepribadian Ini

Selasa, 8 April 2025
Latihan kognitif bisa mengurangi gangguan depresi / Foto : freepik

Pelatihan Kognitif dapat Mengurangi Persepsi Negatif pada Orang Depresi dan PTSD

Sabtu, 24 Mei 2025
Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Cara Melatih Ketenangan untuk Mengendalikan Kecemasan

Senin, 19 Januari 2026
Orang yang memiliki sensitifitas identik dengan kecemasan / Foto : freepik

Ciri Orang yang Sensitif Terhadap Lingkungan Sosial

Sabtu, 3 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id