Aktual.co.id – Secara tidak sengaja pria – pria ini menyembunyikan perasaannya yang sedang turun mentalnya. Ada perilaku khas yang tidak tampak bagi pria yang mengalami tekanan mental yang dianalisa psikolog James Carter yang dimuat oleh Hack Spirit.
Kritik Diri Terus Menerus
Pria-pria ini mengkritik diri mereka sendiri dengan keras. Kesalahan kecil atau ketidaksempurnaan kecil dapat memicu pembicaraan negatif terhadap diri sendiri.
Sayang, sikap ini tidak diketahui dari sisi fisiknya. Ini lebih dialog internal yang membanjiri benaknya seperti “Kamu harus sempurna.” Mengenali kritik diri ini langkah penting untuk meningkatkan kesehatan mental agar tidak mengganggu kehidupannya meski tidak sadar.
Meremehkan Prestasi
Orang seperti ini melihat keberhasilan bukan sebagai hasil kerja keras, melainkan sesuatu kebetulan dan keberuntungan belaka. Kecenderungan sikap ini bukan sekadar humor melainkan perjuangan internal dengan diri sendiri.
Perilaku khas yang ditunukkan adalah tidak menghargai prestasi sendiri atau orang lain. Setiap keunggulan dianggap hal biasa bahkan buka hal yang mendapat apresiasi diri.
Mengenali perilaku ini merupakan langkah penting dalam perjalanan menuju perbaikan diri dan menumbuhkan pola pikir yang lebih sehat tentang harga diri dan prestasi seseorang.
Kompensasi Berlebihan
Kompensasi berlebihan merupakan perilaku umum orang yang menghadapi harga diri rendah. Sikap ini yang dimaksud adalah suka berpetualang atau berdedikasi, namun dibalik kesan tersebut ada perasaan tidak mampu dan rapuh.
Mengenali perilaku ini dapat membuka jalan menuju pengembangan harga diri dan pendekatan yang lebih seimbang terhadap tantangan hidup.
Kesulitan Menerima Pujian
Ketika mendapat pujian namun orang tersebut menolak pujian dan meremehkan usaha. Yang lebih parah menerima pujian untuk orang lai. Ini perilaku umum orang yang berjuang melawan harga diri yang rendah.
Merasa sulit menerima pujian, sering kali menolak mentah-mentah atau menganggap keberhasilan sebagai keberuntungan semata. Pujian bukan dinilai pengakuan atas keterampilan, namun sorotan yang tidak nyaman atas kerapuhan dirinya.
Takut Gagal
Ketakutan akan kegagalan ini merupakan perilaku yang dalam tekanan mental dalam diri. Dalam dirinya khawatir membuat kesalahan sehingga menghindari mengambil risiko atau keluar dari zona nyaman.
Mengenali dan mengatasi ketakutan ini dapat membuka pintu menuju perbaikan diri dan kehidupan yang lebih memuaskan.
Isolasi Sosial
Isolasi sosial merupakan perilaku umum bagi orang yang berjuang dengan tekanan mental. Dalam diri ada perasaan tidak mampu menyamai lingkungan sosialnya.
Hal ini menyebabkan menghindari pertemuan sosial, menjaga jarak, atau menghabiskan waktu sendirian secara berlebihan. Akhirnya memilih keamanan dalam kesendirian daripada mengambil risiko dihakimi atau dikritik orang. Isolasi ini dapat memperparah perasaan rendah diri dan menghalangi kesempatan terhubung dan berkembang.
Bahasa Tubuh yang Negatif
Ini dapat ditandai mencakup bahu yang merosot, menghindari kontak mata, atau gelisah. Bahasa tubuh adalah komunikator yang kuat dari keadaan internal seseorang. Orang yang merasa tidak mampu atau tidak berharga secara tidak sadar mengekspresikan perasaan ini melalui sikap fisiknya.
Jika memperhatikan isyarat non-verbal ini maka kemungkinan berjuang dalam tekanan mental di dalam dirinya. (ndi)
