• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Terapi Platform Virtual Diyakini Membantu Kecemasan Berbicara di Depan Umum
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Terapi Platform Virtual Diyakini Membantu Kecemasan Berbicara di Depan Umum

Redaktur III Senin, 17 Maret 2025
Share
4 Min Read
Terapi virtual diyakini mengurangi kecemasan berbicara di publik/ Foto : psynews
Terapi virtual diyakini mengurangi kecemasan berbicara di publik/ Foto : psynews

Aktual.co.id – Sebuah studi yang diterbitkan Frontiers in Virtual Reality menunjukkan bahwa platform pelatihan realitas virtual yang inovatif dapat membantu mengatasi rasa takut berbicara di depan umum.

Platform tersebut dirancang oleh Chris Macdonald, seorang Fellow di Lucy Cavendish College, Universitas Cambridge, dengan menggunakan pendekatan terapi paparan berlebih.

Terapi ini dianggap efektif karena orang yang berjuang dengan kecemasan berbicara di depan umum dapat berlatih sebelum bertemu dengan audience yang sesungguhnya.

Platform yang dirancang Chris Macdonald ini membawa terapi paparan realitas virtual selangkah lebih maju dengan membuatnya lebih mudah diakses. Platform ini gratis digunakan dan kompatibel dengan berbagai perangkat, termasuk ponsel pintar. Hal ini memungkinkan siapa pun yang memiliki akses internet untuk mendapatkan manfaat dari program ini.

“Saya ingin membangun sesuatu yang tidak hanya sangat efektif tetapi juga dapat digunakan oleh mereka yang paling membutuhkannya,” kata Macdonald.

Baca Juga:  Alasan Seorang Wanita Meninggalkan Pria yang Perlu Diungkapkan

Untuk menguji efektivitas platform ini para peneliti melakukan eksperimen terhadap 29 remaja berusia 13 hingga 15 tahun. Para peserta, semuanya dari Tiongkok yang menghadiri program musim panas di Cambridge, Inggris Raya.

Tujuan penelitian ini untuk menilai apakah penggunaan platform dalam jangka waktu pendek dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan dalam berbicara dalam bahasa Inggris.

Sebelum sesi, para siswa diminta perkenalan diri selama satu menit dalam bahasa Inggris. Kemudian melakukan teknik relaksasi metode pernapasan 4–7–8 : menghirup napas empat detik, menahan napas tujuh detik, dan mengembuskan napas delapan detik.

Sesi pelatihan utama berlangsung selama 30 menit dan memperkenalkan peserta pada audiens virtua. Pelatihan virtual dimulai dari ruang kelas kosong dan bertahap hingga berbicara di stadion dipenuhi ribuan penonton animasi.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Sering Lupa Menaruh Remote Kontrol saat Menonton TV

Audiens virtual ini bereaksi secara langsung, dengan fitur-fitur seperti menggaruk kepala, menguap, dan gangguan spontan seperti keterlambatan dan kamera yang menyala, sehingga menciptakan lingkungan yang sangat imersif.

Di akhir sesi, setiap siswa memberikan presentasi di depan audiens nyata yang terdiri dari teman sekelas dan anggota staf mereka. Para peneliti mengumpulkan data survei sebelum dan sesudah sesi untuk mengukur perubahan dalam kecemasan, kepercayaan diri, dan kenikmatan berbicara di depan umum.

Hasilnya menunjukkan peningkatan yang mencolok pada ketiga ukuran tersebut. Sebelum sesi pelatihan, 65% peserta menggambarkan diri sebagai pembicara publik yang cemas.

Angka tersebut turun menjadi hanya 20% dengan tingkat kepercayaan diri mengalami peningkatan yang signifikan.Persentase siswa yang mengidentifikasi diri sebagai pembicara publik yang percaya diri meningkat dari 31% menjadi 79%.

Baca Juga:  Perilaku Pria yang Menderita tapi Bertingkah Seolah Baik-Baik Saja

Kenikmatan berbicara di depan umum juga meningkat, dengan jumlah siswa yang mengatakan bahwa mereka senang berbicara di depan orang lain melonjak dari 34% menjadi 86%.

Salah satu temuan yang paling menarik adalah menempatkan peserta dalam lingkungan virtual yang ekstrem—seperti stadion dengan 10.000 penonton—di mana individu berlatih dalam situasi bertekanan tinggi sehingga tantangan terasa tidak menakutkan.

Penelitian ini akan dilanjutkan untuk untuk kelompok usia yang berbeda, pembicara profesional, dan individu berbagai tingkat kecemasan sosial.

Macdonald berharap platform ini tersedia secara bebas dan kompatibel dengan perangkat yang digunakan secara luas. Sehingga bisa menjangkau khalayak luas membantu individu untuk meredam kecemasan di depan umum. (ndi)

SHARE
Tag :anxietykecemasanMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Suasana mencekam saat penembakan di makan malam Presiden Donald J Trump/ Foto: AP News
Pelaku Penembakan Jamuan Makan Malam Presiden Donald J Trump Diperiksa Pihak Keamanan
Minggu, 26 April 2026
Suasana jamuan makan malam sebelum penembakan/ Foto: capture Kompas
Jamuan Makan Malam Donald Trump Diwarnai Teror Penembakan
Minggu, 26 April 2026
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik
Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak
Minggu, 26 April 2026
Rektor dan Senat berfoto bersama dengan 5 profesor yang baru dikukuhkan/dok.aktual.co.id
Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Prof Dedin Kembangkan Inovasi Pangan Fungsional Berbasis Potensi Pesisir
Sabtu, 25 April 2026
Praka Rico Pramudia / Foto: capture ANTARA
Perwakilan Indonesia Sedang Mengurus Proses Pemulangan Jenazah Praka Rico
Sabtu, 25 April 2026

Mental Health

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Ilustrasi banyak drama di kantor/ Foto: freepik

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

Ilustrasi panik/Foto: freepik

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Kendalikan Diri Ketika Menghadapi Situasi Penuh Emosi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gerhana Matahari Total Terjadi 12 Agustus 2026 Dapat Dilihat di Belahan Eropa

RM BTS Tertangkap Kamera Saat Merokok di Zona Larangan Rokok

Desas Desus iPhone 18 Menggunakan Material OLED M12+ Milik Samsung

Drama Korea ‘Perfect Crown’ Menduduki Rating Tertinggi Paling Banyak Ditonton

Donald Trump Perintahkan Pasukan AS Menembak Kapal Pemasang Ranjau di Selat Hormuz

More News

Tetap bahagia meski sedang terluka/ foto : freepik

Berikut Cara Mengobati Luka Akibat Ditinggal Pasangan

Sabtu, 1 Maret 2025
Ilustrasi sedih / foto : freepik

Penelitian : Ghosting Cara Paling Menyakitkan Mengakhiri Hubungan

Jumat, 1 Agustus 2025
Memonopoli percakapan menjadi tanda orang ingin diakui / Foto : Freepik

Orang Memonopoli Pembicaraan Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Minggu, 20 April 2025
Ilustrasi sikap positif dalam kelompok / Foto : freepik

Tindakan Seseorang yang Memiliki Kualitas Tinggi Menurut Psikolog

Jumat, 4 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id