Aktual.co.id – Konsorsium investasi yang dipimpin Arab Saudi resmi merampungkan akuisisi senilai 55 miliar dolar AS terhadap perusahaan penerbit game asal Amerika Serikat, Electronic Arts (EA).
Dikutip dari ANADOLU, transaksi tersebut menjadi leveraged buyout terbesar dalam sejarah korporasi dan salah satu akuisisi di industri game.
Berdasarkan pernyataan resmi dan laporan industri yang dirilis pada Rabu, akuisisi itu membuat penerbit gim populer seperti EA Sports FC, The Sims, dan Mass Effect berstatus sebagai perusahaan tertutup.
Nilai transaksi tersebut menjadi akuisisi terbesar kedua dalam sejarah industri gim setelah pembelian Activision Blizzard oleh Microsoft senilai 69 miliar dolar AS.
Sesuai ketentuan transaksi, konsorsium yang dipimpin Dana Investasi Publik Arab Saudi (Public Investment Fund/PIF) bersama Affinity Partners menyediakan modal senilai 36 miliar dolar AS serta memperoleh pembiayaan utang sebesar 20 miliar dolar AS dari JPMorgan untuk menyelesaikan akuisisi tersebut.
Kelompok investor yang mencakup Affinity Partners, perusahaan ekuitas swasta yang didirikan menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, akan menjadikan EA sebagai perusahaan tertutup dengan mengakuisisi seluruh saham yang masih diperdagangkan di bursa sehingga mengakhiri pencatatan saham perusahaan tersebut di pasar modal.
Chief Executive Officer (CEO) EA Andrew Wilson, yang akan tetap menjabat setelah proses privatisasi, mengatakan, perusahaan berencana menciptakan pengalaman transformatif untuk menginspirasi generasi mendatang” di bawah struktur kepemilikan yang baru.
Transaksi tersebut memicu perhatian para analis industri dan kelompok advokasi terkait potensi dampak beban utang yang besar terhadap strategi operasional EA.
Mereka juga menyoroti kekhawatiran mengenai kebebasan berkreasi dan moderasi konten pada berbagai waralaba gim utama milik perusahaan.
PIF yang dikendalikan pemerintah Arab Saudi dan mengelola aset senilai 514 miliar dolar AS dalam beberapa tahun terakhir terus memperluas investasinya di sektor olahraga dan hiburan, termasuk melalui akuisisi klub Liga Inggris Newcastle United serta penyelenggaraan berbagai kompetisi esports internasional.
Arab Saudi juga secara bertahap meningkatkan investasinya di industri gim global sebagai bagian dari strategi Vision 2030 untuk mendiversifikasi perekonomian di luar sektor minyak.
Saat ini PIF memiliki kepemilikan saham di sejumlah perusahaan gim besar, termasuk Nintendo dan Capcom, serta berinvestasi di sektor esports, penerbitan gim, dan berbagai ajang gim internasional guna memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat industri gim dunia. Pendapatan bersih Electronic Arts pada tahun lalu tercatat mencapai 7,46 miliar dolar AS. (ndi/Anadolu)