Aktual.co.id – Akhir pekan lalu, Pentagon merilis 41 dokumen, gambar, dan video tentang Anomali Tak Dikenal (UAP) atau istilah resmi yang digunakan oleh pemerintah AS sebagai Benda Terbang Tak Dikenal (UFO).
Catatan ini mendokumentasikan peristiwa dari tahun 1950 hingga saat ini dan dikumpulkan oleh Departemen Pertahanan AS , Biro Investigasi Federal (FBI), Badan Intelijen Pusat (CIA), Departemen Luar Negeri, dan Kantor Presiden.
Laporan ini berfokus pada keterangan dari mantan pilot militer tentang benda segitiga besar yang mampu menutupi sebagian besar langit, yang muncul beberapa kali di atas Afghanistan dan Amerika Serikat.
Transkrip FBI dari pernyataan saksi seorang pilot Amerika menunjukkan objek tersebut terlihat di Pangkalan Angkatan Udara Bagram di Afghanistan sekitar pukul 4:30 pagi pada suatu pagi di bulan Juni 2002.
Para saksi melihat bintang-bintang tampak tertutupi, tetapi menyadari penyebabnya adalah sebuah objek segitiga sama sisi yang sangat besar yang terbang dari barat ke timur dan berputar di atas dasar.
Objek tersebut tidak memancarkan suara maupun cahaya dan mempertahankan kecepatan serta ketinggian konstan, kemungkinan melebihi 277 km/jam. Pilot memperkirakan ukuran objek tersebut lebih dari 150 meter, tetapi tidak dapat memastikan bentuk pastinya.
Pilot yang mendampinginya juga melihat objek tersebut. Saat objek itu terbang lewat, pilot bertanya, “Apakah Anda melihat itu?”
Penampakan serupa dilaporkan di Afghanistan pada tahun 2011 dan diamati dua tentara Amerika. Dalam laporan lain, seorang mantan karyawan Pentagon menggambarkan benda gelap berbentuk segitiga yang terasa transparan yang muncul di dekat Colorado Springs, Colorado, pada tahun 2023.
Dalam ketiga kasus tersebut, FBI merekonstruksi ilustrasi berdasarkan deskripsi saksi tentang sebuah segitiga hitam besar yang menutupi sebagian langit dan di ketiga sudutnya terkadang terdapat bintik-bintik terang.
Astrofisikawan Avi Loeb dari Universitas Harvard, seorang spesialis dalam fenomena UAP, menganggap laporan personel militer tersebut sangat penting karena secara akurat menggambarkan ukuran objek aneh itu.
“Jika memang berdiameter 150 meter, itu akan lebih besar daripada pesawat terbang mana pun yang pernah dibuat,” kata Loeb.
Mantan analis pertahanan Marik von Rennenkampff menjelaskan objek segitiga tersebut adalah salah satu dari dua jenis fenomena udara tak dikenal yang telah membingungkan Pentagon selama bertahun-tahun. Jenis lainnya terdiri dari bola bercahaya atau objek yang sering digambarkan memiliki sifat seperti plasma.
Ia mencatat banyak saksi dalam laporan tersebut adalah pilot atau personel militer dengan pengalaman puluhan tahun yang meskipun demikian tidak dapat menjelaskan apa yang telah mereka lihat. “Catatan baru ini terus mendokumentasikan banyak kejadian aneh dan sangat sulit dijelaskan di langit,” kata Rennenkampff.
Kumpulan dokumen ini mencakup banyak video tentang pertemuan yang direkam oleh sensor, kamera militer , atau telepon seluler. Setidaknya enam video mendokumentasikan pertemuan yang sama dengan objek tak dikenal di Teluk Oman pada September 2021, ketika pasukan khusus AS melakukan latihan tembak langsung dengan jet tempur AC-130J.
“Personel militer di dalam pesawat AC-130J mencatat 25 kejadian UAP – objek bulat terbang rendah dengan kecepatan 400 hingga 2000 km/jam, muncul dalam formasi dan sangat lincah. Objek-objek ini tampak bereaksi ketika pesawat serang menembakkan meriam utamanya,” demikian pernyataan laporan Pentagon.
Seorang yang mengaku sebagai agen khusus pemerintah AS merekam UFO di wilayah barat Amerika Serikat awal tahun ini. Saksi tersebut awalnya mendeteksi frekuensi radio yang tidak biasa dan mengarahkan sensor inframerah portabel ke sumber sinyal tersebut.
“Saksi melihat sebuah objek hitam yang bergerak perlahan di langit. Ia mengambil foto dengan alat optik. Selama pengamatan, saksi kemudian melihat objek kedua di sebelah kanan objek pertama dan juga mengambil foto serta video objek tersebut. Kedua objek tersebut bergerak dengan kecepatan yang sama,” demikian pernyataan dalam laporan FBI.
Agen tersebut menyatakan kedua objek tampak hitam dalam gambar inframerah dan menghilang dari pandangan setelah dijauhkan. Total waktu pengamatan sekitar 5–10 menit.
Berkas yang baru dirilis berisi dokumen dari tahun 1950-an. Sebuah memorandum dari Pusat Analisis Citra Angkatan Laut AS dari tahun 1953 diakhiri dengan menyebutkan dua video, satu direkam di Montana pada tahun 1950 dan yang lainnya di Utah pada tahun 1952.
Dokumen tersebut menjelaskan objek-objek yang tampak lebih besar dengan meningkatnya kecerahan dan menyimpulkan bahwa gambar-gambar ini menunjukkan objek-objek dengan sifat-sifat yang tidak konsisten dengan fenomena alam.
Ini adalah rilis dokumen kelima sejak Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada bulan Januari untuk merilis file UFO, yang mewajibkan militer dan lembaga pemerintah AS untuk bersikap transparan tentang fenomena ini.
Minat publik terhadap kehidupan ekstraterestrial dan UFO telah meningkat di AS dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, Kongres AS mengadakan sidang UFO pertama dalam 50 tahun, sementara militer berjanji untuk lebih transparan dalam masalah ini. (ndi/Vietnam)
