• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: UMKM Perempuan Gunung Anyar Didorong Naik Kelas, Pengelolaan Keuangan Jadi Kunci
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

UMKM Perempuan Gunung Anyar Didorong Naik Kelas, Pengelolaan Keuangan Jadi Kunci

redaksi Jumat, 16 Oktober 2026
Share
4 Min Read
Foto bersama usai pelatihan/dok.Aktual.co.id
Foto bersama usai pelatihan/dok.Aktual.co.id

Aktual.co.id – Memiliki produk berkualitas dan penjualan yang terus meningkat belum tentu menjamin sebuah usaha mampu bertahan. Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berisiko kesulitan mengembangkan bisnisnya, bahkan ketika produk yang dijual cukup diminati pasar.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan penguatan kapasitas UMKM perempuan di Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha didorong untuk lebih disiplin mencatat transaksi, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta merencanakan penggunaan modal agar bisnis yang dirintis dapat berkembang secara berkelanjutan.

Penguatan literasi keuangan ini dinilai penting mengingat banyak UMKM perempuan memulai usahanya dari rumah dengan modal terbatas. Jenis usahanya pun beragam, mulai dari kuliner, produk olahan makanan, fesyen, hingga kerajinan dan produk kreatif lainnya.

Dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur sekaligus fasilitator UMKM, Dhelittya Finaliyani Putri, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil adalah belum optimalnya pencatatan keuangan. Akibatnya, pelaku usaha kerap kesulitan mengetahui secara pasti keuntungan yang diperoleh dari aktivitas bisnisnya.

Baca Juga:  Tembus Brunei Darussalam, UPN Veteran Jatim Bongkar Jurus Baru Pariwisata Berbasis Komunitas

“Usaha yang dimulai dari rumah tetap membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Pelaku UMKM harus mengetahui berapa pemasukan, pengeluaran, modal yang berputar, dan keuntungan yang sebenarnya diperoleh. Dengan pencatatan sederhana, perkembangan usaha bisa dipantau secara lebih jelas,” ujar Dhelittya.

Menurutnya, kebiasaan mencampurkan uang hasil penjualan dengan kebutuhan rumah tangga juga perlu mulai diubah. Sebab, tanpa pemisahan yang jelas, pelaku usaha akan kesulitan membedakan keuntungan bisnis dengan uang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, Dhelittya mendorong peserta membangun kebiasaan mencatat setiap transaksi, sekecil apa pun nilainya. Langkah sederhana tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi kondisi usaha sekaligus menentukan strategi pengembangan bisnis.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Tontonan, UPN Veteran Jatim Ajak Siswa SMAN 6 Surabaya Melek Film

Ia menjelaskan, pencatatan keuangan tidak hanya berfungsi untuk mengetahui untung dan rugi. Informasi tersebut juga dapat digunakan untuk menghitung harga pokok produksi, menentukan harga jual, mengendalikan biaya operasional, hingga merencanakan tambahan modal.

“Literasi keuangan untuk UMKM tidak perlu dibuat rumit. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan mencatat dan memahami kondisi keuangan usaha. Dari langkah sederhana itu, pelaku UMKM bisa mulai menyusun perencanaan bisnis yang lebih baik,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga didorong untuk mengubah pola pikir dalam menjalankan usaha. Bisnis rumahan tidak cukup hanya berorientasi pada penjualan harian, tetapi perlu memiliki perencanaan agar keuntungan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memperbesar kapasitas usaha.

Bagi pelaku UMKM perempuan, kemampuan mengelola keuangan secara mandiri juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Dengan memahami kondisi keuangan bisnisnya, mereka diharapkan lebih percaya diri dalam menentukan keputusan usaha, termasuk ketika menghadapi perubahan harga bahan baku maupun persaingan pasar.

Baca Juga:  Gim Roblox Dilarang Pemerintah untuk Melindungi Mental Anak

Dhelittya menilai, pendampingan UMKM perlu dilakukan secara praktis dan menyesuaikan kondisi pelaku usaha. Karena itu, pemahaman mengenai keuangan sebaiknya tidak berhenti pada penyampaian teori, melainkan diarahkan pada penerapan kebiasaan pencatatan dan evaluasi usaha secara konsisten.

“Melalui penguatan kapasitas ini, UMKM perempuan di Gunung Anyar diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih sehat. Dengan pengelolaan keuangan yang tertib, usaha yang semula dirintis dari rumah memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, naik kelas, dan bertahan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

(Penulis: Dhelittya Finaliyani Putri, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur)

SHARE
Tag :Dosen ilmu komunikasiPelatihan UMKMPengabdian masyarakat

Berita Aktual

Polisi Prancis berjaga di ibu kota, Paris/ Foto: VNA
Pemerintah Prancis Mempertahankan Jam Malam di Area Penting
Selasa, 20 Oktober 2026
TEMPEST/ Foto: soompi
TEMPEST Mengumumkan Mengakhiri Aktivitas Sebagai Boyband
Selasa, 20 Oktober 2026
Kim Jong Un dan putrinya mengunjungi pameran mode di Korea Utara/ Foto: Yonhap
Kim Jong Un Meresmikan Pameran di Tengah Rumor Meninggal Dunia
Selasa, 20 Oktober 2026
Diperkirakan 2.000 toko dijarah dalam kerusuhan di Prancis / Foto: The Guardian
Jam Malam Diberlakukan untuk Meredam Kerusuhan di Paris
Selasa, 20 Oktober 2026
Siswa menerima makan bergizi gratis /Dok.istimewa
Badan Gizi Nasional Uji Coba MBG dengan Cara Prasmanan
Senin, 19 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pasal Selundupan PKPU dan Ujian Pengawasan DPR

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Austrian Airlines Menerima Ancaman Bom Usai Lepas Landas dari Tel Aviv Israel

Film Dokumenter “You Can See Everything” Mencuri Perhatian di Awal Penayangannya

Pengacara Kamaruddin Simanjutak Meninggal Dunia

More News

Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik

BMKG Juanda Warning Cuaca Ekstrim Hingga Tanggal 20 Maret 2026 di Jawa Timur

Selasa, 17 Maret 2026
Rumah yang terdampak banjir bandang melanda Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam / Foto: courtesy ANTARA

Sebanyak 40 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Agam

Kamis, 1 Januari 2026
Tampilan bibit siklon tropis di samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat/ Foto: BMKG

Bibit Siklon Terbentuk Menyebabkan Hujan di Beberapa Wilayah Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025
Ilustrasi siswa ujian/ Foto: wikipedia

Begini Cara Menghitung Tes Kemampuan Akademik untuk Siswa

Jumat, 10 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id