• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jelang Musim Hujan Pemkot Surabaya Mulai Normalisasi Saluran
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Jelang Musim Hujan Pemkot Surabaya Mulai Normalisasi Saluran

Redaktur III Selasa, 21 Oktober 2025
Share
4 Min Read
Satgas melakukan pembersihan saluran di Kota Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Satgas melakukan pembersihan saluran di Kota Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya

Aktual.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan kota menghadapi musim hujan.

Keserasian ini diwujudkan melalui berbagai upaya komprehensif, mulai dari normalisasi saluran hingga pemeliharaan infrastruktur vital.

Dikutip dari laman Pemkot Surabaya, secara intensif Pemkot Surabaya menuntaskan program pemeliharaan dan normalisasi saluran utama di seluruh kota.

Program ini didukung dengan peningkatan kesiapan infrastruktur penanggulangan banjir untuk meminimalkan potensi banjir dan ekosistem.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan difokuskan pada upaya pencegahan sejak dini, khususnya selama musim kemarau lalu.

“Secara pengelolaan drainase, kami telah memaksimalkan upaya pemeliharaan. Kegiatan utama kami adalah normalisasi sedimen skala besar, termasuk penanganan eceng gondok dan pengendapan lumpur. Ini merupakan upaya kolaboratif lintas sektor yang kuat, melibatkan DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, karena banyak saluran utama yang saling terhubung,” jelas Windo, Senin (20/10/2025).

Baca Juga:  Kemendikbud Memiliki Data Pengawas TKA yang Melakukan Pelanggaran

Windo menegaskan, pengerjaan fisik, termasuk normalisasi saluran, dilakukan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan terfokus pada titik-titik yang membutuhkan penanganan pembekuan segera.

“Fokus utama kami adalah mengembalikan kapasitas daya tampung udara di saluran. Setelah proses normalisasi yang efektif membersihkan sedimen lumpur dan sampah, yang terjadi adalah pengembalian kapasitas saluran ke kondisi optimalnya, yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan saluran dalam menerima debit air hujan,” tegasnya.

Meskipun diakui tantangan terhadap kebutuhan alat cukup besar, DSDABM tetap memprioritaskan saluran dengan dampak strategis tinggi.

Sejumlah saluran primer dan sekunder yang menjadi fokus pengerjaan utama, antara saluran lain Avour Wonorejo, Kebon Agung, Pegirian, Kali Tebu, dan kawasan Semolowaru.

Kesiapan infrastruktur penunjang juga menjadi perhatian utama. Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) DSDABM telah menjalankan evaluasi dan identifikasi menyeluruh terhadap kinerja rumah pompa dan bozem.

Baca Juga:  Banjir di Indonesia, Sri Langka, Malaysia dan Thailand Jadi Isu Dunia

“Kami memastikan seluruh fungsi pompa banjir berjalan optimal. Pengecekan kondisi genset juga rutin dilakukan untuk operasional operasional pompa tidak terganggu saat terjadi pemadaman listrik. Kegiatan perbaikan dan pemeliharaan ini merupakan agenda rutin yang kami lakukan sebagai bagian integral dari kesiapan menghadapi curah hujan tinggi,” imbuhnya.

Windo menerangkan bahwa DSDABM telah mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan perhatian serius, di mana kerawanan terakumulasi masih terdistribusi merata di beberapa wilayah, termasuk kawasan utara seperti Simorejosari, Simohilir, Petemon, Krembangan, dan Kalianak, timur di Medokan Ayu dan Semolowaru, serta barat di Tengger.

Meskipun demikian, upaya penanggulangan terus diintensifkan, seiring dengan evaluasi mendalam terhadap efektivitas infrastruktur yang telah terbangun

“Meskipun pembangunan box culvert di Petemon dan Tengger serta normalisasi di Kalianak sudah rampung, peningkatan kapasitas rumah pompa yang kawasan tersebut masih menjadi kebutuhan mendesak. Khususnya, rumah pompa di Bukit Barisan yang kawasan Petemon Sidomulyo hingga Petemon Kali. Hal ini catatan penting, sejalan dengan rencana pembangunan rumah pompa baru di Pacuan Kuda dan Simo Kwagean yang belum terealisasi,” terangnya.

Baca Juga:  Seorang Polisi Gugur Saat Mengamankan Pesta Rakyat di Garut

Selain itu, DSDABM juga terus memaksimalkan seluruh rencana strategi dan pemeliharaan rutin yang telah terjadwal.

“Namun, kami juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah, aktif melakukan kerja bakti, dan yang terpenting, saling menginformasikan titik pengumpulan agar tim kami dapat bertindak cepat,” pesannya.

Untuk memastikan penanganan kejadian yang responsif, DSDABM telah menyiagakan Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (URC) di setiap wilayah, yang siap bergerak 24 jam untuk perbaikan dan penanggulangan penyelamatan.

“Upaya ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Surabaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warganya dalam menghadapi tantangan musim hujan,” tutupnya. (Pemkot Surabaya)

SHARE
Tag :BanjirPemkot SurabayaSaluran
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ju Haknyeon / Foto: allkpop
Seorang Jurnalis Didakwa Bersalah Karena Pencemaran Nama Baik Ju Haknyeon
Selasa, 2 Juni 2026
Dadan Hindayana / Foto: Ist
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Selasa, 2 Juni 2026
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu
Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 2 Juni 2026
Athropic AI/ Foto: engagatged
Claude AI Down: Anthropic Konfirmasi Gangguan Layanan
Selasa, 2 Juni 2026
Nadhiem Makarim / Foto : courtesy iNews
Nadiem Mengaku Sedih Dianggap Koruptor Padahal Tidak Ada Buktinya
Selasa, 2 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

BTS Rilis Jadwal FIESTA 2026 di Media Sosial Resminya

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Nadiem Makarim Akan Membacakan Pledoi Pembelaan Atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Sebuah Meteor Meledak Setelah Menabrak Atmosfer Bumi di Amerika Serikat

More News

KMP Tunu Pratama Jaya / Foto : capture JP

Polisi Minta Nelayan Bantu Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Wilayahnya

Sabtu, 5 Juli 2025
MUI deklarasi pembebasan Palestina/ Foto: ANTARA

MUI Tolak Kedatangan Tim Senam Artistik dari Israel

Selasa, 7 Oktober 2025
Tangkapan layar peresmian SMA Taruna Nusantara Malang/ Foto: youtube

Presiden Membuka SMA Taruna Nusantara di Malang

Selasa, 13 Januari 2026
Ilustrasi anak menggunakan media sosial/ Foto: freepik

Pemerintah Australia Melarang Anak Usia di Bawah Usia 16 Tahun Memiliki Akun Media Sosial

Kamis, 4 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id