Aktual.co.id – Toyota Motor Jepang tidak secara eksplisit menjanjikan investasi baru sebesar $10 miliar (Rp166 triliun) di Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan seorang eksekutif senior sehari setelah Presiden Donald Trump menyebutkan potensi investasi sebesar itu di Jepang, Rabu (29/10).
Berbicara selama kunjungannya ke Jepang pada Selasa malam, Trump mengatakan produsen mobil terbesar di dunia itu akan berupaya berinvestasi sekitar $10 miliar (Rp166 triliun) di Amerika Serikat.
Namun seperti dikutip Reuters, eksekutif Toyota Hiroyuki Ueda mengatakan kepada wartawan bahwa dalam pembicaraan dengan pemerintah Jepang dan kedutaan besar AS menjelang kunjungan Trump, tidak ada janji eksplisit yang dibuat tentang investasi sebesar itu.
Dan ditambahkan bahwa Toyota akan terus berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja di Amerika. “Selama pemerintahan Trump pertama, saya rasa angkanya sekitar $10 miliar (Rp166 triliun), jadi meskipun kami tidak menyebutkan skala yang sama, kami menjelaskan bahwa kami akan terus berinvestasi dan menyediakan lapangan kerja seperti sebelumnya. Jadi, mungkin karena konteks itulah, angka sekitar $10 miliar (Rp166 triliun) muncul,” ujar Ueda di sela-sela Japan Mobility Show di Tokyo.
Oleh karena itu pihaknya tidak secara spesifik mengatakan bahwa akan berinvestasi $10 miliar (Rp166 triliun) selama beberapa tahun ke depan. Ueda juga mengatakan topik investasi tidak muncul ketika Ketua Toyota Akio Toyoda berbicara singkat kepada Trump di acara Kedutaan Besar AS pada Selasa malam.
Trump bertemu dengan perdana menteri baru Jepang sekaligus perdana menteri perempuan pertama, Sanae Takaichi, pada hari Selasa. Ia menyambut baik janji Takaichi untuk mempercepat pengembangan militer, sekaligus menandatangani kesepakatan perdagangan dan logam tanah jarang. (ndi/Reuters)
