• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penyelidik Meyakini Kembang Api Penyebab Kebakaran Kafe di Crans-Montana
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Hukum Kriminal

Penyelidik Meyakini Kembang Api Penyebab Kebakaran Kafe di Crans-Montana

Redaktur III Sabtu, 3 Januari 2026
Share
3 Min Read
Percikan api yang diduga dari percikan api di kafe Le Constellation / Foto: the guardian
Percikan api yang diduga dari percikan api di kafe Le Constellation / Foto: the guardian

Aktual.co.id – Para penyelidik meyakini kembang api yang dipasang pada botol sampanye dan dipegang terlalu dekat dengan langit-langit memicu kebakaran di resor ski Crans-Montana yang menewaskan sekitar 40 orang dan melukai lebih dari 100 orang .

“Semuanya menunjukkan api bermula dari lilin atau ‘lampu Bengal’ yang diikatkan pada botol sampanye,” kata jaksa Béatrice Pilloud pada hari Jumat. Lilin-lilin itu diletakkan terlalu dekat dengan langit-langit.

Pilloud mengatakan dalam konferensi pers di kota Sion, sekitar 25 km dari resor pegunungan, rekaman telepon seluler dan pernyataan saksi menunjukkan bahwa kebakaran yang cepat, sangat cepat, dan meluas terjadi.

Baca Juga:  Dibalik Makna Istilah New Years Eve di Pergantian Tahun Baru

Kebakaran terjadi sekitar pukul 1.30 pagi pada hari Kamis dan melahap bar Le Constellation di Crans-Montana, yang dipenuhi anak muda yang merayakan tahun baru.

Pilloud mengatakan penyelidikan lebih difokuskan pada kepatuhan keselamatan ketika berada di bar. Dikatakan bahwa penyelidik fokus pada bahan-bahan yang digunakan dalam renovasi bar dan ruang bawah tanah.

Apakah tempat tersebut sudah memiliki izin, ketersediaan alat pemadam kebakaran dan pintu keluar darurat, serta jumlah orang yang berada di tempat ketika kebakaran dimulai.

Sebuah gambar yang beredar online pada hari Jumat menunjukkan langit-langit ruang bawah tanah tempat pesta tahun baru tampaknya dilapisi panel peredam suara busa, terbakar saat kembang api dinyalakan.

Baca Juga:  Kantor Pembela Umum Meminta Aparat Berwenang Mengusut Kematian Juliana Marins

Mathias Reynard, presiden pemerintah daerah Valais, mengatakan pihaknya tengah bekerja secepat mungkin untuk mengidentifikasi para korban, yang mengalami luka bakar parah, sebuah proses yang sebelumnya dikatakan oleh para pejabat dapat memakan waktu beberapa hari.

Reynard mengatakan ahli menggunakan catatan gigi, sampel DNA, dan deskripsi pakaian dalam tugas yang “mengerikan dan sensitif” untuk mengidentifikasi jenazah yang terbakar parah.

Emanuele Galeppini, seorang pegolf internasional berusia 16 tahun dari Italia yang tinggal di Dubai, diumumkan pada hari Jumat sebagai korban pertama dari beberapa kemungkinan korban Italia dalam bencana tersebut yang telah diidentifikasi.

Baca Juga:  Setya Novanto Masih Wajib Lapor dan Belum Memiliki Hak Politik

Kepala kepolisian Valais, Frédéric Gisler, mengatakan 119 orang terluka, 113 di antaranya telah diidentifikasi. Di antara yang terluka terdapat 71 warga Swiss, 14 warga Prancis, 11 warga Italia, empat warga Serbia, dan masing-masing satu orang dari Bosnia, Belgia, Luksemburg, Polandia, dan Portugal. (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :Crans-MontanakebakaranTahun Baru
Ad imageAd image

Berita Aktual

DK dan Vernon/ Foto: Soompi
DK dan Vernon SEVENTEEN Bersiap Masuk Dinas Militer Mulai September 2026
Senin, 27 Juli 2026
Ilustrasi penyalahgunaan narkoba/ Foto: national today
Kasat Narkoba Polres Tangsel Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
Senin, 27 Juli 2026
Truk membawa gulungan kertas kecelakaan di Pasuruan/ Foto: Kompas
Kecelakaan Truk Pasuruan Memakan Empat Korban Meninggal Dunia
Senin, 27 Juli 2026
Gedung Bank Indonesia./ foto : Ist
Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Dilakukan Secara Kolektif Kolegial
Senin, 27 Juli 2026
Masyarakat menyelematkan diri dari badai Noul/ Foto: reuters
Topan Noul Memaksa 700 Ribu Orang Mengungsi di Guangdong
Senin, 27 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Kasus Ebola Melampaui 3000 di Republik Demokratik Kongo

Febrie Adriansyah Ditahan Selama 20 Hari ke Depan di Rutan KPK

ChatGPT Mengalami Down Bagi Pengguna Sebagian Dunia

Penampilan Haerin Memicu Perbincangan Warganet di Media Sosial

More News

IU/ Foto: allkpop

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

Minggu, 31 Mei 2026
Tangkapan layar kendaraan taktis menabrak ojek online / Foto: net

Kompolnas Akan Mengawal Penabrakan Ojek Online oleh Rantis Sampai Tuntas

Jumat, 29 Agustus 2025
Kebakaran gedung di Hong Kong terlihat dari kejauhan/ Foto: capture The Guardian

Korban 44 Meninggal dan 279 Hilang Tragedi Gedung Terbakar di Hong Kong

Kamis, 27 November 2025
Tangkapan layar kendaraan taktis menabrak ojek online / Foto: net

Polri Memastikan Pengusutan Kasus Tabrak Ojol oleh Rantis Dilakukan Transparan

Jumat, 29 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id