• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: ISKI Jatim Gelar Communication Outlook 2026, Membaca Arah Komunikasi Publik di Era Digital
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

ISKI Jatim Gelar Communication Outlook 2026, Membaca Arah Komunikasi Publik di Era Digital

redaksi Minggu, 1 Februari 2026
Share
4 Min Read
Ketua ISKI Jawa Timur demesioner Prof. Rachmah Ida, Ph.D. saat menyampaikan sambutannya/dok.aktual.co.id
Ketua ISKI Jawa Timur demesioner Prof. Rachmah Ida, Ph.D. saat menyampaikan sambutannya/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id — Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) Jawa Timur menggelar Communication Outlook 2026 di Hotel Excotel Surabaya, Sabtu (31/1/2026). Forum strategis ini dirancang untuk membaca arah perubahan komunikasi publik dan korporasi di tahun 2026, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas komunikasi digital dan tuntutan transparansi publik.

Pada kesempatan itu, Ketua ISKI Jawa Timur demesioner Prof. Rachmah Ida, Ph.D. mengatakan bahwa komunikasi saat ini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat penyampaian informasi, melainkan telah menjadi faktor penentu kepercayaan publik, legitimasi kebijakan, dan keberlanjutan institusi. Menurutnya, kegagalan membaca arah komunikasi dapat berdampak serius pada hubungan antara institusi dan masyarakat.

“Komunikasi hari ini menentukan apakah publik percaya atau tidak. Kesalahan membaca arah komunikasi bisa memicu krisis kepercayaan dan melemahkan dukungan terhadap program pembangunan,” kata Rachmah Ida dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, istilah Communication Outlook dipilih karena mencerminkan kebutuhan untuk membaca persoalan komunikasi secara menyeluruh, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Menurutnya, perubahan lanskap digital bukanlah sesuatu yang hadir secara tiba-tiba, melainkan hasil dari perencanaan teknologi jangka panjang.

Baca Juga:  Demi Keamanan Sebagian Koleksi Museum Louvre Dipindahkan Bank Prancis

“Teknologi digital yang kita hadapi hari ini tidak datang kemarin sore. Banyak yang sudah dirancang puluhan tahun lalu oleh para pengembang dan investor teknologi global. Artinya, tantangan komunikasi yang kita hadapi sekarang adalah bagian dari desain besar perubahan dunia,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perubahan mendasar dalam konsep audiens akibat perkembangan teknologi digital. Audiens kini bersifat sangat dinamis, aktif, dan tidak lagi pasif menerima pesan. Kondisi tersebut menuntut institusi untuk memiliki strategi komunikasi yang adaptif agar tidak terjebak dalam krisis komunikasi di ruang publik.

Diskusi Communication Outlook 2026/dok.aktual.co.id
Diskusi Communication Outlook 2026/dok.aktual.co.id

Communication Outlook 2026 menghadirkan ruang dialog lintas sektor yang mempertemukan akademisi, praktisi komunikasi, jurnalis, serta humas institusi pemerintah dan korporasi. Forum ini mengidentifikasi risiko komunikasi strategis sekaligus merumuskan peluang penguatan komunikasi berbasis kepercayaan (trust-based communication) sebagai fondasi keberlanjutan kebijakan dan reputasi institusi.

Baca Juga:  Pembagian Wilayah Aceh dan Sumut Membuat Nama Mendagri Viral di Media Sosial

Selain akademisi, forum ini juga menghadirkan perspektif praktisi industri. Fauzi Priambodo, Founder Teamwork Communication Industry, menekankan bahwa komunikasi di era digital dapat menjadi berkah sekaligus musibah bagi organisasi dan pelaku usaha.

“Hari ini komunikasi bisa menjadi berkah, tapi juga bisa menjadi musibah. Dengan komunikasi yang tepat, kami bisa menyelesaikan beban bisnis yang sangat besar. Teknologi dan komunikasi justru membuka peluang baru,” kata Fauzi.

Ia menilai bahwa membangun perusahaan di era digital relatif lebih mudah karena dukungan teknologi dan ekosistem kolaborasi yang luas. Model kerja berbasis online office, kolaborasi dengan afiliator, dan konten kreator menjadi strategi yang semakin relevan.

Baca Juga:  Musim Kemarau, Hujan Mengguyur Selama Tiga Hari di Jawa Timur

“Ini era kolaborasi. Tanpa kolaborasi, pertumbuhan akan sangat lambat. Komunikasi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan dan mempercepat perkembangan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, ISKI menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) yang diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota ISKI Jatim. Muswil itu digelar untuk memilih nahkoda baru yang akan menjadi Ketua ISKI Jatim ke depannya. Ketika para pengurus dan anggota diminta untuk mengusulkan ketua, seluruh pengurus dan anggota ISKI Jatim sepakat untuk memilih Dr. Suko Widodo menjadi Ketua periode 2026-2028. Ia pun terpilih secara aklamasi.

“Terimakasih kepada teman-teman yang telah percaya kepada saya. Yang saya pikirkan dari tadi adalah bagaimana ISKI Jatim ke depannya bisa memberikan warna dan berkontribusi di berbagai bidang dan sektor,” pungkasnya.

SHARE
Tag :ISKI JatimSuko Widodo
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tangkapan layar dari postingan instagram Kemenhan RI/ Foto: instagram
Mantan Menhan Jendral TNI (purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia
Minggu, 31 Mei 2026
Ilustrasi candi Buddha/ Foto: freepik
Menag Mengajak Momentum Waisak 2026 untuk Menebarkan Kebaikan
Minggu, 31 Mei 2026
Penampakan satelit ledakan meteor di atas AS/ Foto: the guardian
Sebuah Meteor Meledak Setelah Menabrak Atmosfer Bumi di Amerika Serikat
Minggu, 31 Mei 2026
IU/ Foto: allkpop
Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU
Minggu, 31 Mei 2026
Foto diambil dari daerah Marjayoun di Lebanon selatan setelah serangan udara Israel di desa Kfar Tibnit/ Foto: capture Aljazeera
Tentara Israel Telah Memasuki Kota Nabatieh di Lebanon
Minggu, 31 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pasangan Lim Ji Yeon dan Lee Do Hyun Terlihat Berkencan Larut Malam di Jalanan.

Para Negoisator AS dan Iran Dikabarkan Menyepakati Perpanjangan Gencatan Senjata

Harga Emas Antam Naik Rp20 Ribu Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

Mitsubishi Berencana Menghidupkan Kembali SUV Pajero

Penghujung Bulan Mei Akan Disuguhkan Bulan Purnama Biru

More News

Walikota Surabaya Eri Cahyadi / Foto : Dok Aktual

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Eks Lokalisasi Moroseneng

Selasa, 14 Oktober 2025
Ilustrasi anak-anak menggunakan gawai/ Foto: freepik

Austria Berencana Memberlakukan Larangan Media Sosial untuk Anak

Senin, 30 Maret 2026
Ilustrasi penyebaran virus/ Foto: freepik

Seorang Wanita Prancis dan Dua Warga AS Dinyatakan Positif Hantavirus dari MV Hondius

Senin, 11 Mei 2026
Direktur PT Suka Jadi Emas saat memberikan keterangan kepada media / Foto: dok Aktual

PT Suka Jadi Emas: Kami Patuh Prosedur dan Tidak Ingin Menyakiti Warga

Rabu, 17 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id