Aktual.co.id – Militer AS pada hari Kamis mengecam Iran karena melanggar gencatan senjata setelah Kuwait melaporkan diserang dalam peningkatan ketegangan terbaru yang mengancam negosiasi untuk mengakhiri perang.
Komando Pusat AS mengatakan Kuwait telah mencegat rudal yang diluncurkan oleh Iran pada Rabu malam, dan menyebut serangan Iran terhadap salah satu sekutu utama Amerika di Teluk Persia sebagai pelanggaran gencatan senjata yang mengerikan.
Kuwait mengumumkan serangan terhadap wilayahnya, dan Iran mengatakan membalas serangan sebelumnya pada pekan itu dengan menembaki pangkalan AS di sebuah negara Teluk yang tidak disebutkan namanya.
Kementerian Luar Negeri Kuwait pada hari Kamis mengutuk Iran atas apa yang disebutnya sebagai agresi terang-terangan.
AS dan Iran telah saling melancarkan serangan sepanjang pekan ini, meski Presiden Donald Trump mengatakan yakin pemerintahannya membuat kemajuan dalam negosiasi dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Pada hari Senin, AS mengatakan melakukan serangan defensif terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran selatan.
Para pejabat AS mengatakan bahwa pasukan melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran, menembak jatuh empat drone serang satu arah yang menimbulkan ancaman di sekitar selat dan menghantam stasiun kendali darat Iran di Bandar Abbas yang hendak meluncurkan drone kelima. (ndi/APNews)
