• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Baku Tembak Kembali Terjadi Antara Iran dan AS di Selat Hormuz
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Baku Tembak Kembali Terjadi Antara Iran dan AS di Selat Hormuz

Redaktur III Jumat, 8 Mei 2026
Share
3 Min Read
Kapal Tanker di Selat Hormuz / Foto: The Guardian
Kapal Tanker di Selat Hormuz / Foto: The Guardian

Aktual.co.id – Amerika Serikat dan Iran saling baku tembak pada Kamis malam dalam ujian paling serius terhadap gencatan senjata yang telah berlangsung selama sebulan.

Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan menargetkan dua kapal di Selat Hormuz dan menyerang daerah sipil, sementara AS bersikeras serangan itu dilakukan sebagai balasan.

Militer AS mengatakan pihaknya menargetkan lokasi-lokasi yang bertanggung jawab atas serangan terhadap tiga kapal perang AS yang melintasi selat tersebut.

Press TV Iran melaporkan setelah beberapa jam baku tembak, situasi di pulau-pulau Iran dan kota-kota pesisir di Selat Hormuz kini kembali normal.

Bentrokan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang keberlangsungan gencatan senjata yang yang sebagian besar telah bertahan selama bulan sebelumnya.

Namun Donald Trump, presiden AS, bersikeras gencatan senjata tetap utuh meskipun terjadi serangan, seperti yang di gambarkan wawancara dengan ABC News sebagai sentuhan kasih sayang.

Baca Juga:  Trump Klaim di Media Sosial Telah Hancurkan Tiga Lokasi Nuklir di Iran

“Mereka mempermainkan kita hari ini,” kata Trump kepada wartawan, saat kunjungan malam hari ke Reflecting Pool di Washington DC.

Ditanya tentang harapan akan penyelesaian konflik melalui negosiasi, Trump mengatakan kesepakatan mungkin tidak akan terjadi, tetapi bisa terjadi kapan saja.

Komando Pusat AS (Centcom) mengkonfirmasi serangan tersebut bahwa Pasukan Iran meluncurkan beberapa rudal, drone, dan perahu kecil saat USS Truxtun (DDG 103), USS Rafael Peralta (DDG 115), dan USS Mason (DDG 87) melintasi jalur laut internasional.

Centcom mengatakan pasukannya telah melenyapkan ancaman yang masuk dan menargetkan fasilitas militer Iran yang bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan AS, termasuk lokasi peluncuran rudal dan drone, lokasi komando dan kendali, serta pusat intelijen, pengawasan, dan pengintaian.

Baca Juga:  Serangan Bombardir ke Iran, Gabungan Israel dan Amerika Serikat

“Centcom tidak mencari eskalasi tetapi tetap berada di posisi dan siap untuk melindungi pasukan Amerika,” tambahnya.

Militer Iran menuduh AS melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menargetkan sebuah kapal tanker minyak Iran dan kapal lain yang memasuki Selat Hormuz.

“Militer AS yang agresif, teroris, dan bajak laut telah melanggar gencatan senjata,” kata seorang juru bicara militer.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa AS melakukan serangan udara di wilayah sipil di sepanjang pantai Bandar Khamir, Sirik, dan pulau Qeshm, dan bahwa serangan tersebut dilancarkan dengan kerja sama beberapa negara regional.

Baca Juga:  Israel Desak AS Tutup Pintu Bagi Negara Palestina Sebelum Pemungutan Suara DK PBB

Mereka mengatakan angkatan bersenjata Iran merespons dengan menyerang kapal-kapal militer AS, yang dilaporkan menimbulkan kerusakan signifikan pada kapal-kapal tersebut.

AS telah menekan Iran membuka kembali selat tersebut, dengan memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dalam unggahan media sosial pada Kamis malam, Trump memuji awak kapal perusak karena berhasil keluar dari jalur perairan saat berada di bawah tembakan.

Kapal-kapal AS tidak mengalami kerusakan, katanya, sambil menggambarkan para penyerang Iran telah dihancurkan sepenuhnya bersama dengan sejumlah perahu kecil serta rudal dan drone.
Bulan lalu, AS dan Iran menyepakati gencatan senjata bersyarat selama dua minggu yang mencakup pembukaan kembali sementara Selat Hormuz setelah intervensi diplomatik yang dipimpin oleh Pakistan. (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :Amerika SerikatIranSelat Hormuz
Ad imageAd image

Berita Aktual

Hoshi SEVENTEEN / Foto: Soompi
Hoshi SEVENTEEN Mengalami Cedera ACL Saat Menjalani Wajib Militer
Sabtu, 12 September 2026
Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo/ Foto: ANTARA
Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Polres Probolinggo Terjunkan Personel Padamkan Karhutla
Sabtu, 12 September 2026
Ilustrasi fitur satelit pada Apple/ Foto: GSM Arena
Apple Memperpanjang Fitur Satelit Gratis untuk iPhone Model Lama
Sabtu, 12 September 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian / Foto: Ist
Presiden Iran Tidak Menyerah Atas Tekanan Ekonomi dari Amerika Serikat
Sabtu, 12 September 2026
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi saat memantau area Gunung Krakatau / Foto: ANTARA
Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak Diperluas Sekitar Area Gunung Krakatau
Sabtu, 12 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

AirPods 5 Mampu Menghadirkan Suara Jernih dan Meredam Kebisingan Maksimal

iPhone 18 Pro Max Hadir dengan Tampilan Sama dengan iPhone 17 Pro Max

Iran Memperluas Zona Ekslusif Maritimnya Hingga Teluk Oman dan Laut Arab

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Apple Akhirnya Merilis iPhone Duo yang Tersedia dengan Dua Warna

More News

Anggota Komisi X DPR RI Ahmad Dhani / foto : Ist

Ahmad Dhani Dicap Rasis Saat Dengar Pendapat dengan PSSI

Rabu, 5 Maret 2025
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) menyaksikan penandatanganan kesepakatan perdamaian Kamboja–Thailand antara Perdana Menteri Kamboja Hun Manet (dua kanan) dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul (dua kiri), bertepatan dengan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia/ Foto: capture ANTARA

Kamboja dan Thailand Sudah Melakukan Pembicaraan dengan Donald J Trump

Minggu, 16 November 2025
Sri Mulyani / Foto : Jawa Pos

Sri Mulyani Dicopot Sebagai Menteri Keuangan RI

Senin, 8 September 2025
Awan jamur ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki / Foto : Wikipedia

Mengenang Kejadian Bom Atom Hiroshima 6 Agustus 1945

Rabu, 6 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id