• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Google Menetapkan Harga AI Berlangganan yang Lebih Terjangkau
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Google Menetapkan Harga AI Berlangganan yang Lebih Terjangkau

Redaktur III Rabu, 10 Juni 2026
Share
4 Min Read
Google AI/ Foto: technocrunch
Google AI/ Foto: technocrunch

Aktual.co.id – Google baru saja membuat paket berlangganan AI hemat jauh lebih terjangkau, membawa perang harga di pasar negara berkembang ke konsumen Amerika.

Perusahaan tersebut mengumumkan Senin (8/6) bahwa mereka menurunkan harga bulanan Google AI Plus dari $7,99 (Rp143 ribu) $4,99 (Rp89 ribu) sekaligus menggandakan penyimpanan yang disertakan pada tingkatan tersebut, dari 200 gigabyte menjadi 400 gigabyte.

Mengutip dari Technocrunch bahwa Vikas Kansal, pimpinan produk untuk langganan Gemini AI, mengatakan di X bahwa pembaruan penyimpanan akan diluncurkan kepada pengguna selama beberapa hari ke depan.

Google AI Plus diluncurkan pada bulan Januari sebagai langganan AI berbayar paling terjangkau di pasar AS, yang ditujukan untuk pengguna individu dan pelajar, bukan pelanggan perusahaan. Rupanya itu belum cukup murah.

Paket ini menyertakan serangkaian fitur  termasuk pembuatan video melalui Omni Flash; studio kreatif Google Flow; dan NotebookLM, asisten riset AI dari Google.

Baca Juga:  Harga Minyak Melampaui 100 Dollar Per Barel Dampak Perang AS dan Israel Terhadap Iran

Bagi pengguna yang lebih intensif, Google menawarkan AI Pro dan AI Ultra dengan harga dan batasan penggunaan yang lebih tinggi.

Penurunan harga ini patut diperhatikan karena alasan di luar peta jalan produk Google sendiri. Penetapan harga berlangganan ini belum menjadi medan utama di antara penyedia AI di AS.

Tetapi hal itu berubah secara nyata, menurut Chi-Hua Chien, salah satu pendiri dan mitra pengelola di perusahaan modal ventura yang berfokus pada konsumen, Goodwater Capital.

“Jika Anda melihat era web, perusahaan infrastruktur adalah Microsoft, Cisco, Oracle, Northern Telecom, Lucent, Akamai, Equinix,” katanya kepada TechCrunch.

Menurutnya,banyak perusahaan tersebut bertahan untuk jangka waktu tertentu tetapi nilainya tidak banyak.” Alasannya, katanya, setiap pergeseran teknologi para pemain infrastruktur mengalami komoditisasi secara agresif.

“Karena pelanggan tidak berpikir, ‘Oh, apakah data saya bergerak di peralatan jaringan Cisco?’ Mereka hanya berpikir, ‘Bagaimana cara memindahkan data saya semurah mungkin?,’” kata Chi Hua Chien.

Baca Juga:  Telegram dan Google Didenda Karena Gagal Menghapus Konten Terlarang di Rusia

Bukan hal baru bahwa ini akan terjadi di mana perusahaan-perusahaan model dasar selalu tahu kemampuan AI mentah akan menjadi komoditas, dan aplikasi dan distribusi menjadi pembeda antara pemenang dan yang kalah.

“Prediksi saya untuk perusahaan infrastruktur ini seperti OpenAI atau Anthropic, atau komponen backend, energi, chip, hosting akan ada periode ketika perusahaan-perusahaan ini bernilai tinggi,” katanya.

“Tetapi seiring waktu, Anda akan melihat mereka semakin menjadi komoditas.”

Ini tentu saja sesuatu yang akan segera dipikirkan oleh lebih banyak investor. Baik OpenAI maupun Anthropic telah mengajukan permohonan secara rahasia untuk go public, dan kemampuan mereka untuk mendapatkan valuasi premium mungkin akan segera diuji oleh persaingan harga seperti yang dijelaskan Chien.

Baca Juga:  Facebook Akan Mendeteksi Akun Palsu serta Konten Tidak Orisinal

Persaingan tersebut  berlangsung selama hampir setahun di pasar seperti India yang menjadi basis pengguna AI. OpenAI menjadi yang pertama di sana pada bulan Agustus tahun lalu, meluncurkan ChatGPT Go dengan harga sekitar $4,60 (Rp71 ribu) per bulan di mana sebagian kecil dari paket Plus standarnya yang seharga $20 (Rp359 ribu).

Google  dengan paket AI Plus di bawah $5 (Rp89 ribu) untuk pengguna di India. Pengumuman pada hari Senin menunjukkan langkah-langkah di pasar negara berkembang  menurunkan harga, menggabungkan layanan, dan merebut pengguna di pasar AS.

Anthropic, khususnya, belum mengikuti jejak tersebut. Tidak seperti OpenAI dan Google, mereka belum memperkenalkan harga lokal untuk India atau paket hemat di mana pun, sebuah langkah yang mungkin akan semakin sulit dihindari karena para pesaingnya terus memangkas harga. (ndi/technocrunch)

 

SHARE
Tag :AIGooge AIGoogle AI Plus
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi prosesor/ Foto: GSM Arena
Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 6 Kemungkinan Diproduksi oleh Samsung
Selasa, 15 September 2026
Sebuah kapal kontainer berbendera Liberia melintasi Terusan Panama/ Foto: The Guardian
Terusan Panama Berencana Mengurangi Lalu Lintas Martim Akibat El Nino
Selasa, 15 September 2026
Emas Antam/ Foto: ANTARA
Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.592 Juta Per Gram
Selasa, 15 September 2026
Yeji ITZY/ Foto: soompi
Yeji Absen Kegiatan ITZY di Amsterdam Karena Nenek Meninggal Dunia
Senin, 14 September 2026
Menkeu Suahasil Nazara/ Foto: setneg youtube
Menkeu Suahasil Mengatakan Akan Menjaga Defisit di Bawah 3 Persen
Senin, 14 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Data Sementara Enam Korban Meninggal dari 103 Orang Terevakuasi Kapal Virgo Transport 8

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max Sudah Bisa Dilakukan Pemesanan

Mengenal Prof. Dr. Suahasil Nazara yang Dilantik Menjadi Menkeu

Sebuah Kapal Dagang Iran Dilaporkan Diserang Menyebabkan 1 Orang Tewas

More News

Merchandise BTS/ Foto: allkpop

Penjualan Merchandise Meningkat Signifikan Jelang Comeback BTS

Rabu, 18 Februari 2026
Pesawat Garuda Indonesia / Foto : Ist

Konflik Mereda, Penerbangan Kembali Dibuka ke Timur Tengah

Sabtu, 28 Juni 2025
Poster KPop Demon Hunters / Foto : netflix

K Pop Demon Hunters Ditonton 39 Ribu Orang Selama 31 Oktober – 2 November 2025

Selasa, 4 November 2025

OJK Menghentikan Sementara Rekening Pasif untuk Lindungi Masyarakat

Senin, 2 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id