Aktual.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Rabu, prakirawan BMKG, Alya Sausan menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Pasifik Utara Papua, perairan barat Lampung, dari Bengkulu hingga perairan barat Bengkulu, dan Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Jambi, Tanjung Selor dan Merauke.
Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Denpasar, Mataram, Mamuju, Palu, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Banda Aceh, Yogyakarta, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate
Sebelumnya pada Selasa (23/6), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar tetap waspada potensi terjadinya hujan yang dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor di sebagian wilayah Sumatera Utara pada Rabu (24/6).
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah lereng barat dan lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana, seperti banjir dan longsor,” kata Prakirawan Balai BMKG Wilayah I Endah Paramitha di Medan, Selasa.
BMKG menyebutkan kondisi labilitas atmosfer di wilayah Sumatera Utara terpantau cukup labil, sehingga mendukung proses konvektif dan pembentukan awan hujan yang umumnya bersifat lokal. (ANTARA)
