Aktual.co.id – Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan berhasil mencegat delapan rudal Iran yang mengarah ke wilayah kerajaan pada Kamis dini hari. Militer negara itu memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan properti.
Mengutip pernyataan pejabat militer dari Komando Umum Angkatan Bersenjata Yordania yang disiarkan Roya News, operasi pencegatan dilakukan sebagai bagian dari langkah pertahanan untuk melindungi kedaulatan negara, mengamankan wilayah udara, serta menjamin keselamatan warga.
Militer menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan. Militer Yordania mengatakan tim dari Korps Zeni Kerajaan telah diterjunkan untuk mengumpulkan puing-puing rudal yang jatuh di sejumlah wilayah.
Area terdampak juga telah diamankan sesuai prosedur teknis dan keamanan yang berlaku. Pejabat militer tersebut menegaskan Angkatan Bersenjata Yordania tetap berada dalam kondisi siaga penuh dan terus memantau wilayah udara negara.
Ia memperingatkan bahwa setiap ancaman akan ditangani sesuai dengan aturan pelibatan militer yang berlaku.
Sebelumnya pada Kamis, militer Iran mengklaim menggunakan pesawat nirawak serang untuk menghantam sistem komunikasi, instalasi radar tetap, dan depot bahan bakar di Pangkalan Udara Al-Azraq milik Amerika Serikat di Yordania.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz, ketika kedua negara terus saling melancarkan serangan meskipun sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan sebagai bagian dari upaya mencapai penyelesaian damai yang bersifat permanen. (ndi/Anadolu)