• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa UPN Ajak Santriwati Olah Sampah Jadi Eco Enzyme
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Uncategorized

Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa UPN Ajak Santriwati Olah Sampah Jadi Eco Enzyme

Redaktur Rabu, 9 Juli 2025
Share
4 Min Read
Santri dan mahasiswa UPN Veteran Jatim foto bersama dalam praktek pengolahan eco enzym/dok.aktual.co.id
Santri dan mahasiswa UPN Veteran Jatim foto bersama dalam praktek pengolahan eco enzym/dok.aktual.co.id

Aktual.co.id — Dalam rangka mendukung gerakan Eco Pesantren, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik-Inovasi Pesantren (KKNT-IP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menggelar sosialisasi pengolahan limbah organik menjadi Eco Enzyme, cairan fermentasi serbaguna yang ramah lingkungan. KKNT-IP yang berada di bawah LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur ini diadakan di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Tempurejo, Jember, dan diikuti dengan antusias oleh para santriwati serta pengurus pesantren.

Santriwati tidak hanya menjadi peserta sosialisasi, namun juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan Eco Enzyme. Melalui kegiatan ini, mereka dilatih untuk mampu secara mandiri mengolah limbah organik di lingkungan pesantren menjadi produk yang bermanfaat. Inisiatif ini bertujuan membangun kesadaran dan kemandirian dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan.

Persiapan kegiatan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pengurus pondok, mulai dari pengumpulan bahan seperti kulit buah, molase (tetes tebu), hingga pemilihan wadah fermentasi. Mahasiswa menyiapkan materi edukatif berupa banner, modul panduan, serta sesi praktik langsung yang dikemas interaktif melalui workshop dan tanya jawab.

Baca Juga:  Studi Menyebutkan, Seseorang yang Memiliki Emosional Negatif Memiliki Kecenderungan Depresi

Pemateri utama, Ghulyarma Aushafinaz, mahasiswa Ilmu Komunikasi dan penggiat Eco Enzyme menyampaikan materi sosialisasi sekaligus demonstrasi pembuatan. Modul praktis yang dibagikan kepada santriwati berisi formula dan langkah-langkah pengolahan. Kegiatan ini diikuti oleh lima pengurus santriwati dan 15 santriwati lainnya setelah selesai kegiatan belajar mengajar.

“Manfaat Eco Enzyme yang dijelaskan mencakup banyak aspek, yaitu sebagai penjernih air, pembersih alami kamar mandi dan dapur, disinfektan ringan, hingga pupuk organik dan pembasmi hama untuk lahan pertanian. Eco Enzyme juga berguna dalam menghilangkan bau apek dari ruangan maupun pakaian,” kata dia.

Menurutnya, pemateri menekankan pentingnya pemilihan bahan dan alat yang tepat. Wadah plastik bermulut lebar dianjurkan, sementara wadah logam atau kaca dihindari karena rentan korosi dan pecah. Sisa kulit buah sebaiknya terdiri dari minimal tiga jenis berbeda. Air yang digunakan harus bersih, dan gula sebagai bahan fermentasi harus murni tanpa pengawet, seperti molase atau gula merah.

Baca Juga:  Orang yang Tumbuh Dalam Kehati-hatian Memiliki Kerapuhan Terhadap Konflik

“Bahan kulit buah diperoleh dari sisa dapur asrama maupun dari para pedagang sekitar pondok pesantren, seperti kulit nanas, jeruk, dan pisang. Pengumpulan bahan ini menjadi langkah awal untuk mengurangi volume sampah organik sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan limbah rumah tangga,” ujarnya.

Mahasiswa UPN Veteran Jatim saat praktek pengolahan eco enzym/aktual.co.id
Mahasiswa UPN Veteran Jatim saat praktek pengolahan eco enzym/aktual.co.id

Demonstrasi dilakukan menggunakan formula 1:3:10, yakni 600 gram molase, 1800 gram kulit buah, dan 6 liter air dalam wadah 10 liter. Semua bahan dicampur dan disegel rapat, kemudian difermentasi selama tiga bulan. Eco Enzyme yang berhasil akan mengeluarkan aroma manis khas fermentasi, sedangkan bau tidak sedap menandakan kegagalan.

Para santriwati, termasuk Barata dari kelas 3 SMP, mengikuti praktik pembuatan dengan antusias. Sesi tanya jawab pun berlangsung aktif dengan pertanyaan seputar bahan terbaik, teknik fermentasi, dan penggunaan Eco Enzyme dalam pertanian dan kebersihan rumah tangga. Pemateri memberikan kiat penting seperti menjaga rasio bahan dan kondisi penyimpanan agar fermentasi berhasil.

Baca Juga:  UPN Veteran Jawa Timur Berdayakan UMKM Batik Wringin Lawang melalui Strategi Konten Digital

Kegiatan diakhiri dengan kuis interaktif untuk menguji pemahaman para peserta. Vivi, santriwati kelas 1 SMK, menyatakan rasa senangnya, “Saya jadi sadar bahwa limbah yang kita hasilkan setiap hari bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna,” katanya.

Pemateri berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai proyek sementara, melainkan menjadi langkah awal perubahan berkelanjutan di lingkungan pesantren. “Saya sangat senang bisa berbagi ilmu. Semoga Eco Enzyme bisa terus dibuat dan dimanfaatkan oleh para santriwati. Terima kasih kepada seluruh tim KKN yang telah membantu,” tuturnya.

Respon positif dari para peserta membuktikan bahwa kegiatan ini sukses membangun semangat kolaboratif antara kampus dan pesantren dalam menciptakan budaya pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. (Penulis: Ghulyarma Aushafinaz dan Regina Tifara Wicaksono)

SHARE
Tag :KKN Pondok PesantrenUPN Veteran Jawa Timur
Ad imageAd image

Berita Aktual

Menhut Raja Juli Antoni / Foto: ANTARA
Menhut Raja Juli Sebut Helikopter Water Bombing Dioptimalkan Padamkan Kebakaran di Bromo
Minggu, 9 Agustus 2026
Joe Biden/ Foto: capture ANTARA
Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang
Minggu, 9 Agustus 2026
Penampakan Topan Dolpin/ Foto: Earth.nullscul
Tiongkok Status Siaga Topan Dolphin Hampir 100 Ribu Warga Dievakuasi
Minggu, 9 Agustus 2026
Kantor Amazon di Seattle, Washington US/ Foto: wikipedia
Amazon Akan Buka Pusat Data yang Berpotensi Sumber Polusi Iklim di AS
Minggu, 9 Agustus 2026
Awan cendawan akibat bom atom di Nagasaki/ Foto: wikipedia
Hari Peringatan Nagasaki Mengenang Bahaya Dampak Bom Atom
Minggu, 9 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Sebanyak 56 Jenasah Membusuk Ditemukan di Sebuah Rumah Duka di Chicago

Thailand Akan Mengajukan RUU Kepemilikan Senjata Api Pasca Penembakan di Sekolah

Hari Frozen Custard yang Cocok Dikonsumsi pada Musim Panas

Inilah Fungsi Bintik-bintik pada Centong Nasi

Harga Emas Antam Meroket Rp40.000 Menjadi Rp2,690 Juta Per Gram

More News

Rektor UPN Veteran Jatim saat meresmikan Unit Layanan Disabilitas Bela Negara/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim Resmikan Unit Layanan Disabilitas Bela Negara

Kamis, 18 September 2025
Ilusttrasi kecemasan/ Foto: freepik

Tanda Kecemasan Status Berdasarkan Analisa Psikolog

Jumat, 23 Mei 2025
Bendera AS dan Iran/ Foto: anadolu

Nota Kesepahaman AS dan Iran Akan Ditandatangai di Bugenstock Swiss

Rabu, 17 Juni 2026
Seminar kiat berhenti merokok/ Foto : aktual.co.id

Seminar Kiat Berhenti Merokok di Klinik Widjaja Asthma Center Surabaya

Minggu, 17 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id