• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sejumlah Siswa SMA Gagal SNBP Karena Kelalaian Guru
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Sejumlah Siswa SMA Gagal SNBP Karena Kelalaian Guru

Redaktur III Selasa, 4 Februari 2025
Share
4 Min Read

Aktual – #SNBP tengah viral di media sosial buntut dari terencamnya siswa SMKN 2 Solo, Jawa Tengah yang terancam tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP) untuk mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akibat dugaan kelalaian sekolah dalam finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan siswa dan orang tua. Sebelumnya, ratusan siswa bersama orang tua menggelar aksi demonstrasi di halaman sekolah pada Senin, 3 Februari 2025, untuk memprotes kelalaian pihak sekolah yang menyebabkan hilangnya kesempatan mereka mengikuti SNBP.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurgiyanto, menyatakan bahwa Kepala SMKN 2 Solo, Sugiyarso bersama perwakilan siswa, wali murid dan tim PDSS ke Jakarta untuk mengajukan permohonan keringanan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Sementara kejadian serupa terjadi di SMA Negeri 1 Mempawah, Kalimantan Barat. Diduga karena kelalaian pihak guru, sejumlah siswa terancam tidak bisa mengikuti SNBP di PTN. Sebuah video yang tersebar di media sosial seorang siswa menangis sambil ditenangkan oleh gurunya karena terancam batal mengikuti SNBP PTN.

Baca Juga:  Warga Rencana Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan PBB P2 Naik 250 Persen di Pati

Pihak sekolah pun melakukan klarifikasi ke siswa yang diunggah di sebuah media sosial yang menjelaskan : Secara pribadi saya meminta maaf kepada para siswa dan cyber saya atas kelalaia saya, dan setelah berdiskusi bahwa sekolah akan membiayai siswa eligible mengikuti binbel selama 3 bulan. Kemudian membiayai seleksi pertama untuk siswa eligble. Kemudian kami dari tim akan melakukan kunjungan ke pusat untuk bertemu admin pusat. Secara pribadi saya meminta maaf kepada semua.

Hal yang sama sebanyak 111 siswa yang masuk eligible di MAN 2 Palembang terancam gagal ikut SNBP 2025. Hal ini dikarenakan data para siswa eligible tersebut belum masuk pangkalan data sekoah dan siswa (PDSS). Padahal batas pendaftaran telah berakhir pada Jumat 31 Januari 2025.

Baca Juga:  Bulan Muharram Maksimalkan Menjalankan Ibadah dan Bersedekah

Wakil Kepala MAN 2 Palembang Bidang Kurikulum Bunyamin, M.Pd mengatakan, untuk pengisian PPDS ini ada empat tahapan yaitu registrasi sekolah, kedua isi data siswa, ketiga  kurikulum dan terakhir upload nilai siswa. Bunyamin menjelaskan, saat pengisian data PPDS memang mengalami sejumlah kendala seperti data siswa yang tidak sinkron denga sistem, sehingga harus diperbaiki.

Setelah diperbaiki, kemudian untuk validasi ini masih harus menunggu dalam jangka waktu satu minggu. Pada saat masa menunggu itu  belum bisa lanjut ke langkah berikutnya.  Setelah data sudah sinkron, masuk ke data siswa ada terkendala lagi karena masih ada siswa yang telat buat akun. Jadi menunggu siswa lengkap buat akun, kemudian setelah semua lengkap ketika mau upload nilai gagal terus karena traffic tinggi.

Baca Juga:  Kecelakaan Ciawi Tranding di Medsos

Di Lamogan siswa terancam gagal masuk SNBP ada di MAN 1 Lamongan. Kepala MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah kepada media menjelaskan.

Permasalahan ini bermula dari sistem pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara eligible. Namun, dalam prosesnya, ditemukan 22 (dua puluh dua) siswa yang nilainya tidak terbaca di sistem, sehingga pihak sekolah perlu melakukan klarifikasi dan mencari solusi terbaik.

“Kami memahami kekecewaan anak-anak yang merasa sudah memenuhi syarat eligible. Namun, perlu dipahami bahwa masih banyak jalur lain untuk masuk perguruan tinggi negeri, seperti SNBP, SPAN PTKIN, dan jalur mandiri,” katanya. (ndi / berbagai sumber)

 

SHARE
Tag :MANSISWASMASNBP
Ad imageAd image

Berita Aktual

Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026
Jam Casio AQ-240EG-3A dan AQ-230GA-3AMQY / Foto: Gizmochina
Casio Meluncurkan Jam Tangan Vintage dengan Warna Hijau Tua
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapes Gibran Rakabumingraka/ Foto: capture Tiktok
Gibran Akan Merespon Terkait Ijazah yang Tidak Ditemukan oleh MK
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabumingraka / foto: capture TikTok
Gibran: Jika Tidak Lulus SMA Tidak Mungkin Melanjutkan Jenjang S1 di Singapura
Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat gempa bumi di NTB/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat

Gunung Semeru Mengalami Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

Aktor Song Ji Ho dan Aktris Kim So Ri Mengumumkan Akan Menikah

Polisi: Diduga Ledakan Akibat Kebocoran Gas di San Antonio, Pakuwon City

Kuliner Mie Dikenal di Semua Bangsa

More News

Simplicity carried to an extreme becomes elegance.

Sabtu, 7 Mei 2022
Unjuk rasa siswa menolak program Makan Bergizi Gratis di Papua

Papua Menguat di Media Sosial Tentang Unjuk Rasa Siswa Menolak Makan Bergizi Gratis

Senin, 17 Februari 2025
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melarang kepala daerah dan wakil kepala daerah ikut retret ke Magelang

Megawati Keluarkan Surat Larangan Kepala Daerah dari PDIP Ikut Retret ke Magelang, Warganet Riuh dengan Opini

Jumat, 21 Februari 2025
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi / Foto : Capture Antara

‘Dimasak’ Jadi Viral Akibat Ucapan Hasan Nasbi Menanggapi Teror Kepala Babi

Sabtu, 22 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id