• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sosiolog : Musik Horeg Terhenti Sendiri Ketika Ada Titik Jenuh
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Sosiolog : Musik Horeg Terhenti Sendiri Ketika Ada Titik Jenuh

Redaktur III Rabu, 16 Juli 2025
Share
1 Min Read
Sound Horeg / Foto : IG
Sound Horeg / Foto : IG

Aktual.co.id – Terkait fenomena sound horeg, pakar sosiologi Universitas Negeri Surabaya Dr. Fransiscus Xaverius Sri Sadewo, M.Si, memberikan gambaran bahwa musik horeg merupakan budaya populer dari masyarakat ketika haus akan pertunjukan yang tidak selalu ada.

“Sebenarnya kehadiran musik horeg ini bentuk rasa haus masyarakat terhadap pertunjukkan yang jarang ada. Tentu dengan keamanan yang ketat,” kata Sri Sadewo disampaikan kepada aktual.

Dr. Fransiscus Xaverius Sri Sadewo, M.Si. / Foto : UNESA
Dr. Fransiscus Xaverius Sri Sadewo, M.Si. / Foto : UNESA

Biasanya sebagai budaya populer seperti musik horeg akan berhenti sendiri ketika masyarakat mulai mengalami titik jenuh. “Apalagi kegiatan ini sering kali berbenturan dengan masyarakat. Sehingga akan ada titik jenuh ketika musik horeg ini pada titik tertentu,” tambahnya.

Baca Juga:  Edi Sound Horeg Dipuji Warganet Gayanya yang Soft Spoken Saat Dialog

Untuk mengatasi adanya keluhan dari masyakarat maka perlu ada aturan dalam memainkan musik horeg ini, salah satunya membatasi desible nya.

Dengan pengaturan pembatasan intensitasnya di bawah 100 desible maka diharapkan bisa memberikan kenyamana terhadap masyarakat yang terganggu selama ini.

“Perlu pendekatan yang bijak pemerintah dengan pemilik music horeg yang kini menjadi perbincangan,” ungkapnya. Diperlukan pendekatan persuasife pada penyewa terutama mendekati moment 17 Agustus sebelum penerapan pelarangan. (ndi)

SHARE
Tag :Fatwa HaramMUI Jawa TimurMusik HoregSound Horeg
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi mayat/ Foto: Ist
Satu Korban Meninggal Dunia Dampak Bentrokan di Menteng Jakarta Pusat
Minggu, 26 Juli 2026
Titik gempa di Kupang/ Foto: capture ANTARA
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5,5 Mengguncang Kab Kupang
Minggu, 26 Juli 2026
Pita merah kepedulian terhadap HIV/ Foto: freepik
Kemenkes: Peningkatan Kasus HIV Karena Keberhasilan Perluasan Deteksi Dini di Sidoarjo
Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang Pangarep/ Foto: IG
Kaesang Pangarep Maju Pemilihan Legislatif Dapil V Tahun 2029
Minggu, 26 Juli 2026
Haerin NewJeans/ Foto: korean Times
Penampilan Haerin Memicu Perbincangan Warganet di Media Sosial
Minggu, 26 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Badai Tropis Noul Makin Menguat Berpotensi Memasuki Daratan Cina Selatan

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.605 Juta Per Gram

Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea

Beredar Rumor iPhone Ultra Akan Ditunda Tanggal Perilisannya

More News

Presiden AS Donald J Trump / Foto : capture ANTARA

Trump Tidak Mengizinkan Israel Serbu Tepi Barat

Jumat, 26 September 2025
Penampakan pertambangan nikel di Raja Ampat yang beredar di media sosial / Foto : X

Bahlil Mengunjungi Pulau Gag untuk Melihat Operasional GAG Nikel

Sabtu, 7 Juni 2025
Tangkapan layar youtube Gibran Rakabuming Raka / Foto : youtube

Wapres Gibran : Penggunaan QRIS Bikin Pihak Lain Gerah

Minggu, 18 Mei 2025
Cabai rawit / Foto : Ist

Data PIHPS Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 100.000/kg

Jumat, 28 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id