• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Individu Narsisistik Lebih Rentan Terhadap Lamunan Maladaptive
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Individu Narsisistik Lebih Rentan Terhadap Lamunan Maladaptive

Redaktur III Kamis, 17 Juli 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Penelitian terbaru menemukan bahwa individu dengan tingkat sifat narsistik yang lebih tinggi lebih rentan terhadap lamunan maladaptif.

Selain itu, individu yang rentan terhadap lamunan maladaptif cenderung kurang menggunakan pertahanan psikologis yang matang dan lebih menggunakan pertahanan psikologis yang neurotik dan imatur. Makalah ini diterbitkan dalam Psychiatric Research and Clinical Practice

Lamunan maladaptif adalah fenomena psikologis di mana seseorang terlibat dalam lamunan yang berlebihan, mendalam, dan nyata.

Tidak seperti lamunan normal, lamunan maladaptif ini intens dan menyita waktu. Lamunan maladaptif sering kali dipicu oleh peristiwa kehidupan nyata, musik, atau kebosanan.

Orang dengan lamunan maladaptif dapat menciptakan dunia, karakter, atau plot imajiner yang rumit, meski terkadang lebih menyukainya daripada interaksi di dunia nyata.

Perilaku ini dapat menyebabkan tekanan yang signifikan, masalah tidur, dan gangguan fungsi akademik, pekerjaan, atau sosial.

Baca Juga:  Berikut Cara Agar Keinginan Terwujud

Lamunan maladaptif sering dikaitkan dengan kondisi yang mendasarinya seperti kecemasan, depresi, gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas, atau trauma.

Meskipun lamunan maladaptif ini belum diakui sebagai gangguan mental formal, penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan gangguan yang substansial.

Penulis studi, Alessia Renzi dan Rachele Mariani, bertujuan mengeksplorasi hubungan antara lamunan maladaptif, ciri-ciri kepribadian narsistik, mekanisme pertahanan psikologis, usia, dan jenis kelamin.

Mereka juga meneliti apakah mekanisme pertahanan dapat memediasi hubungan antara lamunan maladaptif dan ciri-ciri narsistik.

Ciri-ciri kepribadian narsistik meliputi rasa penting diri yang berlebihan, kebutuhan yang kuat akan kekaguman, kurangnya empati, dan kecenderungan mengeksploitasi orang lain demi keuntungan pribadi.

Pada tingkat yang sangat tinggi, ciri-ciri ini dapat menjadi bagian dari kondisi kesehatan mental yang dikenal sebagai gangguan kepribadian narsistik.

Mekanisme pertahanan psikologis adalah strategi bawah sadar yang digunakan pikiran untuk melindungi diri dari kecemasan atau tekanan.

Baca Juga:  Tanda Tersembunyi Seseorang Berasal dari Latar Belakang Kaya, Meski Tidak Menunjukkan Kekayaannya

Mekanisme-mekanisme ini biasanya diklasifikasikan sebagai matang (misalnya, humor, sublimasi), neurotik (misalnya, represi, pemindahan), atau belum matang (misalnya, penyangkalan, proyeksi), tergantung pada tingkat adaptif atau fungsionalnya.

Studi ini melibatkan 562 partisipan yang direkrut melalui platform media sosial dan situs web populer di kalangan dewasa muda.

Usia rata-rata mereka adalah 27 tahun. Tiga puluh enam persen partisipan berasal dari Italia, 18% Yunani, dan 8% Turki, sementara sisanya berasal dari berbagai negara lain.

Peserta menyelesaikan survei daring yang mencakup penilaian lamunan maladaptif (Skala Lamunan Maladaptif yang terdiri dari 16 item), mekanisme pertahanan psikologis (Skala Penilaian Mekanisme Pertahanan Laporan Diri), dan ciri-ciri narsistik (Inventaris Narsisme Patologis).

Hasil penelitian menunjukkan individu yang memiliki skor lebih tinggi dalam lamunan maladaptif juga cenderung memiliki tingkat sifat kepribadian narsistik yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Perilaku Wanita yang Kesepian Namun Terlihat Seolah Baik-Baik Saja

Peserta cenderung tidak menggunakan pertahanan diri yang matang dan lebih cenderung mengandalkan pertahanan diri yang tidak matang dan neurotik.

Individu yang lebih muda lebih rentan terhadap lamunan maladaptif, tetapi tidak ada perbedaan gender yang signifikan.

Para peneliti menguji model statistik yang menunjukkan bahwa pertahanan psikologis mungkin memediasi hubungan antara narsisme dan lamunan maladaptif.

Analisis menunjukkan bahwa pertahanan imatur dan neurotik sebagian memediasi hubungan ini. Dengan kata lain, sifat narsistik dapat menyebabkan peningkatan penggunaan pertahanan imatur dan neurotik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kemungkinan lamunan maladaptif. Namun, mekanisme pertahanan ini tidak sepenuhnya menjelaskan hubungan tersebut.

Studi ini menyoroti hubungan antara narsisme dan lamunan maladaptif. Namun, perlu dicatat bahwa desain studi ini tidak memungkinkan penarikan kesimpulan kausal apa pun dari hasil penelitian. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Ganggua Narsisistikgangguan jiwagangguan kepribadianMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tampian BYD / Foto; Arena EV
BYD Menantang Merek Premium Eropa dengan Performa Lebih Tinggi
Rabu, 15 Juli 2026
Kepala Jaksa Agung Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M/ Foto: Kompas
Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung Guna Memperoleh Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Rabu, 15 Juli 2026
Bunga bangkai, Ordorysseus dan Odora, dipajang di Huntington di San Marino/ Foto: The Guardian
Bunga Bangkai Asal Sumatera Dipamerkan di Lembaga Penelitian California
Rabu, 15 Juli 2026
NCT127/ Foto: Soompi
NCT 127 Melanjutkan Kontrak Bersama SM Entertaintment
Rabu, 15 Juli 2026
Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya mengunjungi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung/ Foto: ANTARA
Tim Penyidik Polri Menyerahkan Administrasi Kasus Korupsi dan Pencucian Uang
Selasa, 14 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Aplikasi Waze Makin Pintar dengan Menggunakan Gemini

Tesla Siap Menghadirkan Kembali Model Y ke Pasar Tiongkok

Menkeu Purbaya Memastikan Pemerintah Tidak Akan Menaikkan Tarif Pajak

Nama Gus Miftah Disebut Dalam Persidangan Dugaan Korupsi Jalur KA Solo Semarang

Yeonjun dari TXT Akan Tampil di Z100 Summer Bash di New York

More News

Tidak ada komunikasi tanda perubahan emosi pada pasangan / Foto : freepik

Tanda Pengkhianatan Emosional dalam Hubungan yang Diabaikan Kebanyakan Orang

Jumat, 30 Mei 2025
Sifat asli seseorang terlihat ketika dalam tekanan / Foto : freepik

Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang Terungkap

Selasa, 20 Mei 2025
Suka mode senyap pada ponsel memiliki kepribadian yang unik/ Foto : Freepik

Suka Setting Ponsel Model Senyap? BIsa Jadi Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Jumat, 25 April 2025
Asam lambung bisa dipicu akibat depresi/ foto: freepik

Cara Tubuh Memperingatkan Seseorang Mengalami Stres

Sabtu, 15 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id