• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Dermatitis, Gatal Akibat Tekanan Depresi dan Kecemasan

Redaktur III Rabu, 20 Agustus 2025
Share
2 Min Read
Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan. Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan. Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi. Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma. Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala. Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan. Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering. Sementara untuk pencegahannya antara lain : -. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas -. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif -. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin -. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci -. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun -. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)
Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan. Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan. Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi. Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma. Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala. Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan. Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering. Sementara untuk pencegahannya antara lain : -. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas -. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif -. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin -. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci -. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun -. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)

Aktual.co.id – Gatal tidak melulu karena digigit serangga atau alergi, namun rasa gatal di kulit bisa diakibatkan stress, depresi dan kecemasan.

Gatal akibat depresi, stress dan kecemasan ini disebut Dermatitis, yakni peradangan atau iritasi di kulit yang umumnya ditandai dengan kulit gatal, kering, dan kemerahan.

Umumnya, menurut data yang dihimpun, gatal dermatitis ini dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan stress, cemas, dan depresi.

Menurut kutipan alodokter, dermatitis bisa karena alergi, faktor genetik, system kekebalan tubuh, kurang tidur, atau mengalami depresi, gangguan cemas, maupun asma.

Gejala pada umumnya adalah gatal, ruam dikulit, bersisik, ruam kemerahan, yang lokasinya bisa di berbagai titik di dalam tubuh, mulai kaki, tangan, ketiak bahkan sebagian kulit kepala.

Baca Juga:  Studi Menyebutkan, Seseorang yang Memiliki Emosional Negatif Memiliki Kecenderungan Depresi

Pengobatan dermatitis disesuaikan dengan gejala yang dialami pasien. Sebagai contoh, dermatitis kontak akibat alergi akan hilang dengan sendirinya jika paparan alergen atau iritan penyebabnya dihilangkan.

Oleh karena itu, pasien dianjurkan menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan. Selain menghindari kontak dengan alergen dan zat iritan, pasien bisa menggunakan krim atau salep pelembap yang mengandung emolien. Pelembap ini bisa digunakan setelah mencuci tangan, mandi, atau saat kulit kering.

Sementara untuk pencegahannya antara lain :

-. Tidak mandi menggunakan air yang terlalu panas

-. Menggunakan sabun dan sampo yang lembut atau khusus untuk kulit sensitif

Baca Juga:  Perilaku yang Bisa Memicu Stres Seiring Bertambahnya Usia

-. Mengoleskan pelembap dan tabir surya dengan rutin

-. Menggunakan sarung tangan ketika mencuci jika mengalami iritasi terhadap deterjen atau sabun cuci

-. Berolahraga rutin dan menerapkan pola makan sehat untuk memperbaiki sistem imun

-. Berobat dan kontrol secara rutin ke dokter jika menderita asma atau penyakit terkait alergi lainnya

Jika ada gejala yang semakin berat segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. (ndi)

SHARE
Tag :depresiDermatitisgangguan kecemasanPenyakit kulit
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17 / Foto: GSM Arena
Menurut Rumor Bobot iPhone 18 Pro Lebih Tebal 2 Milimeter
Jumat, 10 Juli 2026
Jet tempur F-16 / Foto: anadolu
Pesawat Jet Tempur F-16 Milik Angkatan Udara Yunani Mengalami Kebakaran Saat Terbang
Jumat, 10 Juli 2026
Joko Widodo/ Foto: ANTARA
Joko Widodo Bertakziah ke Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
Rahmat Gobel/ Foto: Kompas
Almarhum Rahmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta
Jumat, 10 Juli 2026
IU dan Lee Jong Suk/ Foto: soompi
IU dan Lee Jong Suk Dikabarkan Putus
Jumat, 10 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Menyita Batangan Emas, Mata Uang Asing dan Uang Tunai Rp479 Miliar dari Rumah Sentul

Nadiem Makarim Resmi Mendaftarkan Pengajuan Banding Kasus Chromebook ke PN Jakpus

Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran

Johnson Menghadiri Pemutaran Perdana Film Moana Bersama Keluarga

Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.643 Juta Per Gram

More News

Kepribadian narsistik mengakui dirinya paling keren / Foto : Freepik

Study : Narsisistik Sering Merasa Diperlakukan Tidak Adil Karena Mengaku Paling Keren

Minggu, 15 Juni 2025
Para peserta foto bersama dengan Firman Pratama / Foto: Firman Pratamana

Pelatihan AMC Metode Pengelolaan Pikiran Diserbu Peserta dari Berbagai Kota

Selasa, 2 Desember 2025
Orang cerdas akan berfikir sebelum berbicara / Foto : Freepik

Kebiasaan Orang Cerdas Dibandingkan Orang Tidak Tahu Sama Sekali

Selasa, 25 Maret 2025
Ilustrasi orang yang fokus bekerja/ Foto: freepik

Perbedaan Antara Motivasi dan Disiplin dalam Kehidupan

Jumat, 23 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id