• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: DLH Surabaya Melaporkan Hasil Pemeriksaan Polusi PT SJL ke Pemprov Jawa Timur
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

DLH Surabaya Melaporkan Hasil Pemeriksaan Polusi PT SJL ke Pemprov Jawa Timur

Redaktur III Kamis, 25 September 2025
Share
2 Min Read
Dedik Irianto / Foto: Dok Aktual
Dedik Irianto / Foto: Dok Aktual

Aktual.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Dedik Irianto sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluhan bau akibat produksi PT Suka Jadi Logam di Benowo, Surabaya.

“Namun karena modal di atas Rp10 miliar, maka perijinan dan kewenangan ada ditingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Dedik ditemui di kantor DPRD Kota Surabaya.

Menurutnya, pemerintah Kota Surabaya memiliki fungsi pengawasan seperti melakukan pemeriksaan jika ada keluhan bau atau pencemaran di lingkungan warga.

Berdasarkan hasil pengecekan tim yang di lapangan, kata Dedik, pencemaran udara yang dihasilkan oleh PT Suka Jadi Logam masih di bawah ambang batas.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Berikan Pengurangan Bea BPHTB dan Pengampunan Pajak PBB

“Hasil dari pemeriksaan tersebut akan kami laporkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dijadikan pertimbangan memutuskan persoalan ini,” katanya.

Disampaikan jika Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya sudah  melakukan pemeriksaan bahkan sampai lubang udara yang ada di pabrik PT Suka Jadi Logam. “Dari hasil dari pemeriksaan tersebut adalah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ucap Dedik.

Warga RT4 / RW6 Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya mengeluh terkait bau menyengat yang dikeluarkan oleh salah satu industri emas di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Mardi selaku ketua RT4/RW6 Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya saat bertemu dengan Komisi C DPRD Surabaya untuk menggelar dengar pendapat terkait keluhan bau dari industri emas PT Suka Jadi Logam.

Baca Juga:  Donasi Bantuan Aceh Tembus Rp989.992.721 di Posko Peduli Bencana Pemkot Surabaya

“Awal mula terdeteksi bau tanggal 19 November 2024. Semua selama ini mengira bau tersebut dari pengolahan sampah di Benowo,” kata Mardi.

Sebab, katanya bau dari pabrik tersebut persis dengan sampah dari TPA Benowo sehingga warga menganggap bau tersebut adalah bau sampah di tempat tersebut.

Disampaikan jika bau tersebut sudah dilaporkan oleh warga ke pemerintah kota, namun hal tersebut larinya masalah keadministrasian.

Puncak kasus ini ketika siswa SDN Kandangan mengaku pusing mencium bau tersebut. “Bau sangat menyengat terutama di lantai dua SDN 3 Kandangan Surabaya. Banyak siswa mengaku sakit kepala, sehingga pihak sekolah melapor ke dinas pendidikan Surabaya, namun tidak ada tindakan,” kata Wawan Some dari Nol Sampah yang menjadi pendamping lingkungan di SDN 3 Kandangan. (ndi)

SHARE
Tag :Dinas Lingkungan HidupPemkot SurabayaPolusi UdaraPT Suka Jadi Logam
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026
Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik
Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn
Selasa, 28 April 2026
Kereta Api/ Foto: Ist
PT KAI Pastikan Refund Biaya Tiket 100 Persen Dampak Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

More News

Gus Elham saat mencium anak kecil yang tersebar di medsos/ Foto: Ist

Kemenag RI Menilai Gus Elha Cium Anak Kecil Tidak Pantas

Selasa, 11 November 2025
Presiden Prabowo dan Airbus A400M/MRTT / Foto: Setneg

Airbus A400M/MRTT Tambah Kekuatan TNI dalam Misi Pertahanan dan Kemanusiaan

Senin, 3 November 2025
Diagram potensi terpapar tsunami Jepang/ Foto: capture NHK

Pakar: Tsunami Sampai di Darat Butuh 90 Menit Pasca Gempa Bumi

Jumat, 12 Desember 2025
Presiden Prabowo saat menghadiri Apkasi Otonomi Expo 2025 / Foto : Courtesy ANTARA

Banyak Bupati Baru Nol Pengalaman yang Butuh Pengarahan Pusat

Kamis, 28 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id