• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: TNBTS Batasi Kuota Pendaki Gunung Semeru Maksimal 200 Orang Perhari
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

TNBTS Batasi Kuota Pendaki Gunung Semeru Maksimal 200 Orang Perhari

Redaktur III Sabtu, 17 Mei 2025
Share
2 Min Read
Pendakian Gunung Semeru dibatasi 200 orang per hari / Foto : Capture ANTARA
Pendakian Gunung Semeru dibatasi 200 orang per hari / Foto : Capture ANTARA

Aktual.co.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membatasi kuota yang melakukan pendakian ke Gunung Semeru sebanyak 200 orang setiap hari. Seiring dibuka nya jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mulai 18 Mei 2025.

“Setiap pendaki kini wajib mendaftar secara daring melalui laman resmi https://bromotenggersemeru.id paling lambat dua hari sebelum pendakian,” kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya dari Lumajang, Sabtu (17/5/2025) seperti dikutip ANTARA.

Melalui surat pengumuman Nomor: PG.9/T.8/BIDTEK/KSA.5.1/B/05/2025, Balai Besar TNBTS menyatakan bahwa jalur pendakian Gunung Semeru resmi dibuka kembali mulai 18 Mei 2025 dengan batas akhir pendakian hingga Ranu Kumbolo.

Baca Juga:  Wisatawan Dihimbau Tidak Memakai Motor Matic di Bromo

Pembukaan itu merupakan hasil pertimbangan matang dari pihak berwenang setelah status aktivitas Gunung Semeru ditetapkan pada Level II (Waspada) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Momen itu bukan hanya sekadar pembukaan akses wisata, melainkan momentum menumbuhkan kesadaran baru dalam berwisata alam yang bertanggung jawab dan mencintai lingkungan.

Dengan kuota 200 orang per hari dan durasi pendakian 2 hari 1 malam, maka seluruh pendaki juga diwajibkan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian demi menjamin keselamatan dan kelestarian alam.

langkah itu sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor 2 Tahun 2024, yang menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan konservasi berbasis keadilan tarif dan perlindungan ekosistem.

Baca Juga:  Media Massa di Era Network Society: Antara Simbolisme, Disorientasi, dan Peluang Komunikasi Big Data

Pendakian Gunung Semeru kini dikategorikan sebagai kunjungan taman nasional kelas II, sebuah pengingat bahwa petualangan alam tidak lepas dari tanggung jawab pelestarian.

pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru adalah panggilan untuk mendidik diri menjadi wisatawan bijak, memberdayakan komunitas lokal, mencerahkan cara pandang terhadap pentingnya konservasi, dan memupuk nasionalisme melalui kecintaan pada warisan alam negeri ini. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :Gunung SemeruRanu KumboloTaman Nasional Bromo Tengger Semeru

Berita Aktual

Peserta aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: Xinhua
Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Berbagai Kota di Prancis
Minggu, 25 Oktober 2026
Gempa bumi/ foto: Anadolu
Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang
Minggu, 25 Oktober 2026
Aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: the guardian
Massa Unjuk Rasa Mulai Memadati Kota Besar di Prancis
Sabtu, 24 Oktober 2026
Ombak terdampak Badai Champi/ Foto: CNA
Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan
Sabtu, 24 Oktober 2026
Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

More News

Tradisi malam 1 suro yang dilaksanakan di Kraton Surakarta / Foto : X

Malam 1 Suro Memiliki Banyak Makna Bagi Budaya Jawa – Islam

Kamis, 26 Juni 2025
Walikota Madiun Maidi/ Foto: Instagram

KPK Melakukan OTT Terhadap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia

Asesor UNESCO Kembali Meninjau Danau Toba untuk Penilaian Ulang

Senin, 14 Juli 2025
Sugiri Sancoko/ Foto: ANTARA

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sudah Berada di Gedung KPK

Sabtu, 8 November 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id