Aktual.co.id – Hingga kini, sedikitnya 14 warga sipil dan seorang tentara tewas, sementara 46 lainnya terluka, akibat pertempuran Thailand dengan Kamboja.
Menurut Kementrian Keseharan Masyarakat Thailand, sebelumnya terdeteksi 11 warga sipil dan satu tantara dilaporkan tewas sementara 28 orang lainnya terkuka termasuk 24 warga sipil.
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat serangan roket Kamboja ke sebuah pom bensin di Provinsi Sisaket, Thailand, bertambah menjadi sembilan orang, menurut laporan The Reporters.
Jenazah para korban baru ditemukan pada Jumat pagi ketika tim militer dan penjinak bom kepolisian mulai membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.
Mereka juga mencari serpihan roket serta memeriksa kemungkinan adanya amunisi yang belum meledak di lokasi tersebut.
Ketegangan antara Thailand dan Kamboja meningkat tajam sejak Kamis, yang dipicu oleh sengketa perbatasan lama atas Candi Preah Vihear, situs warisan dunia UNESCO dari abad ke-11.
Setelah berminggu-minggu menghadapi ketegangan akibat insiden ranjau darat dan aksi saling usir diplomat, bentrokan bersenjata pecah di sekitar perbatasan, termasuk penggunaan artileri berat. (ndi/ANTARA)
