Aktual.co.id – Lil Tay lahir dengan nama Claire Eileen Qi Hope pada 29 Juli 2007, dari pasangan Angela Tian dan Christopher Hope.
Dia lahir di Atlanta, tetapi pindah ke Vancouver, Kanada, dan kemudian ke Los Angeles, tempat ia mulai menari dan bernyanyi.
“Dia selalu punya gairah untuk musik,” ujar ibunya kepada The Daily Beast pada Desember 2018. Sebelumnya, Lil Tay dikenal selalu les menyanyi dan menari.
Menurut rilis dari PEOPLE, saat masih kecil, Tay dan saudara laki-lakinya, Jason, memiliki ide menciptakan persona Lil Tay. Pada tahun 2018, ia mulai mengunggah video YouTube dan Instagram yang menampilkan rap dan memuaskan kekayaannya.
Halaman-halamannya menjadi kontroversial ketika mencakup kata-kata makian dan hinaan rasial, tetapi ia tetap berkolaborasi dengan kreator dan produser musik seperti Diplo , Jake Paul, dan Rick Rubin .
Setelah dikenal di media sosial, Tay tiba-tiba berhenti mengunggah postingan di media sosial tahun 2018. Postingan terakhirnya di Instagram adalah penghormatan kepada rapper XXXTentacion setelah kematian pada Juni 2018.
Selama lima tahun berikutnya, ia menghilang dari media sosial. Kemudian Tay, menuduh orang tuanya terlibat perebutan hak asuh atas dirinya. Ayahnya telah melarangnya dari media sosial selama ini.
Setelah lima tahun absen dari media sosial, Tay mengejutkan penggemar ketika sebuah pernyataan yang diunggah di Instagram-nya yang mengklaim bahwa ia dan saudaranya Jason meninggal dunia pada bulan Agustus 2023.
“Dengan berat hati, kami menyampaikan kabar duka atas kepergian Claire tercinta yang tiba-tiba dan tragis,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
“Kami tak mampu mengungkapkan kehilangan yang tak terduga dan rasa sakit yang tak terlukiskan. Kejadian ini sungguh tak terduga, dan membuat kami semua terkejut,” tambahnya.
Meskipun tim manajemen Tay mengonfirmasi kematian tersebut kepada Variety saat itu, ayah dan pengacara ibunya tidak mengonfirmasi berita tersebut kepada ORANG. LAPD maupun Departemen Pemeriksa Medis-Koroner Wilayah Los Angeles juga tidak memiliki catatan kematian.
Situasi ini semakin membingungkan penggemar ketika pernyataan tersebut dihapus dari Instagram-nya. Mantan manajernya, Harry Tsang, juga memasukkan “legitimasi” pernyataan tersebut.
“Mengingat kompleksitas situasi saat ini, saya berada di titik di mana saya tidak dapat secara definitif menyetujui atau menolak keabsahan pernyataan yang dikeluarkan oleh keluarga,” katanya dalam pernyataan yang diperoleh PEOPLE.
Sehari setelah pernyataan itu diunggah, Tay mengatakan kepada TMZ bahwa dirinya dan Jason masih hidup dan menuduh pihak ketiga meretas laman Instagram-nya untuk menyebarkan pengumuman palsu tersebut.
“Saya ingin menegaskan bahwa saya dan saudara laki-laki saya selamat dan hidup, tetapi saya benar-benar patah hati, dan bahkan kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk diucapkan. 24 jam ini sungguh traumatis,” ujarnya kepada TMZ pada 10 Agustus 2023.
hari Sepanjang kemarin, dirinya dibombardir dengan panggilan telepon yang memilukan dan penuh air mata dari orang-orang terkasih, sambil berusaha menyelesaikan masalah ini.
Tay mengklaim bahwa akunnya telah dibobol oleh pihak ketiga yang menyebarkan misinformasi dan rumor yang mengagetkan.
Satu bulan setelah berita kematian palsu itu, Tay mengumumkan dia kembali ke media sosial dan merilis video musik untuk lagunya “Sucker 4 Green” pada bulan September.
Tahun berikutnya, Tay mengklaim ayahnya yang telah lama berpisah, Christopher Hope, telah mengunggah pernyataan tersebut di tengah perebutan hak asuh anak.
Akunnya di X menulis bahwa Hope adalah orang yang meretas akun Instagram-nya dan memalsukan kematian sebagai upaya terakhir untuk menghancurkan reputasinya setelah kalah dalam perebutan karir dan hak asuh anak di pengadilan. Namun Hope membantah tuduhan tersebut. (ndi/ORANG)
