Aktual.co.id – Grup rap Irlandia, Kneecap yang sempat memicu kontroversi di festival Coachella pada bulan April dengan pernyataan keras menentang perang Israel ke Gaza, telah membatalkan jadwal tur AS bulan Oktober 2025.
Dalam sebuah pernyataan di media sosial, band tersebut mengatakan pembatalan tersebut disebabkan bentroknya jadwal dengan sidang pengadilan anggota band Liam Óg Ó hAnnaidh berikutnya di London.
Namun, dua pertunjukan Kanada dalam tur tersebut, di Vancouver dan Toronto, akan tetap berjalan sesuai jadwal.
Ó hAnnaidh, yang berperan sebagai Mo Chara, didakwa mengibarkan bendera organisasi politik Lebanon, Hizbullah, dalam sebuah konser di London pada bulan November.


Dirinya membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak mendukung Hamas maupun Hizbullah. Sidang kasus ini pun ditunda hingga 26 September 2025.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di media sosial, band tersebut mengatakan bahwa “karena dekatnya jadwal sidang pengadilan kami berikutnya di London dengan tanggal pertama tur”, mereka harus “membatalkan semua 15 jadwal tur pada bulan Oktober.”
Grup band ini mampu menghabiskan tiket terjual habis. Band ini berjanji akan membagikan sesuatu yang sangat istimewa untuk para penggemar di AS minggu depan agar masih bisa terhubung dengan semua penggemar di bulan Oktober.
“Sejak pernyataan kami di Coachella yang mengungkap genosida sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina, kami telah menghadapi kampanye fitnah yang terkoordinasi,” tulis grup tersebut dalam sebuah unggahan media sosial di X pada saat itu. (ndi/variety)
