Aktual.co.id – Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, istana meminta kepolisian segera mengusut kejadian kendaraan taktis (rantis) Barracuda yang diduga kuat milik Brimob melindas pengendara ojek online hingga dikabarkan korban meninggal dunia.
“Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar, dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian, termasuk meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut,” kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Disebutkan jika istana terus berkoordinasi dengan seluruh pihak, termasuk dengan kepolisian agar dapat menjaga situasi tetap kondusif.
“Sekecil apapun jika ada kejadian, tentunya kita semua pasti menyayangkan, dan tidak ingin hal itu terjadi,” sambung Pras. Prasetyo lanjut memohon maaf atas kejadian yang tidak diinginkan tersebut
Kejadian rantis Brimob melindas pengendara ojek online tersebar di berbagai akun media sosial. Kendaraan taktis tersebut, setelah melindas korban, memacu kecepatan dan meninggalkan lokasi kejadian.
Sejumlah warga dan pengendara yang geram pun mengejar kendaraan tersebut hingga ke Jalan Layang Non-Tol Casablanca. Korban, yang diketahui seorang laki-laki, dikabarkan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat di kawasan Jakarta Pusat. (ndi/ANTARA)
