• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Unjuk Rasa Pro Palestina dan Penangkapan Global Sumud Flotilla Menguat di Italia
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Unjuk Rasa Pro Palestina dan Penangkapan Global Sumud Flotilla Menguat di Italia

Redaktur III Jumat, 3 Oktober 2025
Share
3 Min Read
Unjuk rasa kecam penangkapan Global Sumud Flotilla di Italia/ Foto: capture ANTARA
Unjuk rasa kecam penangkapan Global Sumud Flotilla di Italia/ Foto: capture ANTARA

Aktual.co.id – Gejolak unjuk rasa terus berlangsung di sebagian besar wilayah Italia pada Kamis untuk memprotes pasukan Zionis Israel yang mencegat kapal-kapal Global Sumud Flotilla dan menculik para aktivis yang ikut serta berlayar ke Jalur Gaza.

Mengutip berita ANTARA, sejumlah 10.000 orang berpartisipasi dalam unjuk rasa di Roma pada Rabu, di mana pengunjuk rasa menduduki jalur rel di stasiun kereta di Napoli dan Pisa.

Ketegangan juga dilaporkan terjadi dalam unjuk rasa di Milan, Piazza della Scala, dan Turin. Kemudian, para mahasiswa yang terlibat dalam demonstrasi menduduki kampus-kampus mereka, antara lain Universita Statale di Milan, Fakultas Sastra Universitas La Sapienza di Roma, dan Fakultas Humaniora Universitas Turin.

Terjadi pula bentrokan antara pihak kepolisian dan siswa sekolah menengah beserta mahasiswa di stasiun kereta Bologna di hari yang sama.

Baca Juga:  Israel Melakukan Pelanggaran Gencatan Senjata dan Membuat Bantuan Terhambat Masuk Gaza

Polisi menggunakan tongkatnya untuk menghalangi pengunjuk rasa yang berupaya menduduki stasiun. Mahasiswa juga memblokade akses ke gedung rektorat di Universitas Bologna.

Serikat buruh USB dan CGIL mengumumkan mogok kerja massal pada Jumat dan demonstrasi di seluruh Italia untuk mengecam serangan terhadap Global Sumud Flotilla.

“Global Sumud Flotilla telah diserang, mogok massal pada 3 Oktober, Israel menyerang hukum internasional, sekarang adalah waktunya memblokade semuanya,” kata USB.

Pekan lalu USB telah menyerukan mogok nasional untuk Gaza, dengan unjuk rasa yang berlangsung di 80 kota di seantero Italia melibatkan kurang lebih 500.000 orang .

Namun, kekerasan dalam bentrokan oleh 100 orang “ekstremis” di tengah-tengah aksi di Milan menyebabkan 60 petugas kepolisian terluka.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Berbeda Ras Agama dan Bangsa Tapi Harus Tetap Satu

Merespons seruan mogok tersebut, Menteri Perhubungan Matteo Salvini menyatakan bahwa ia siap melarang aksi yang rencananya dilakukan pada Jumat ini.

Perdana Menteri Giorgia Meloni juga mengecam rencana mogok massal itu, namun ia juga mengecam aksi Global Sumud Flotilla.

“Saya ulangi, flotilla tersebut tak membawa manfaat apa-apa bagi rakyat Palestina,” kata Meloni di sela-sela kegiatannya di Kopenhagen, Denmark.

Di sisi lain, ucapnya, hal tersebut justru membawa ketidaknyamanan bagi rakyat Italia. “Saya juga tidak menyangka serikat buruh akan menyerukan mogok massal pada Jumat, setidaknya terkait isu yang mereka anggap sangat penting seperti Gaza,” kata PM Italia.

Sementara itu, pemimpin oposisi dari Partai Demokrat (PD) Elly Schlein mengecam pernyataan PM Meloni tersebut.

Baca Juga:  Ramai di Media Sosial UNISBA dan UNPAS Pasca Diserang Gas Air Mata

“Perdana Menteri mengeluarkan tongkat pemukulnya untuk para aktivis flotilla, sementara ia membisu terkait isu Gaza supaya tidak timbul gesekan dengan Netanyahu,” kata Schlein di DPR Italia usai Menteri Luar Negeri Antonio Tajani melaporkan kondisi WN Italia yang ikut serta dalam flotilla.

Dirinya mendesak PM Meloni untuk meninggalkan tongkat pemukulnya dan menjadi pemimpin di masa secercah perdamaian tersingkap.

“Kita sama sekali belum mendengar ungkapan kecaman atau penolakan terhadap aksi pembajakan Netanyahu terhadap flotilla,” ucap pemimpin PD.

Schlein pun menyebut bahwa suara-suara rakyat Italia yang tak mau dianggap mendukung agresi Israel ke Jalur Gaza semakin terdengar.

“Tak bisa diterima sama sekali ketika pemerintah berusaha meredam seruan mereka. Setop kriminalisasi setiap protes,” kata dia. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :Free PalestinaGlobal Sumud FlotillaItaliaPalestina
Ad imageAd image

Berita Aktual

Febria Ardiansyah/ Foto: ANTARA
JPU Mendakwa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Melakukan Pemerasan
Rabu, 7 Oktober 2026
Jam Casio AQ-240EG-3A dan AQ-230GA-3AMQY / Foto: Gizmochina
Casio Meluncurkan Jam Tangan Vintage dengan Warna Hijau Tua
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapes Gibran Rakabumingraka/ Foto: capture Tiktok
Gibran Akan Merespon Terkait Ijazah yang Tidak Ditemukan oleh MK
Rabu, 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabumingraka / foto: capture TikTok
Gibran: Jika Tidak Lulus SMA Tidak Mungkin Melanjutkan Jenjang S1 di Singapura
Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat gempa bumi di NTB/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat
Rabu, 7 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Melanda Nusa Tenggara Barat

Gunung Semeru Mengalami Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

Aktor Song Ji Ho dan Aktris Kim So Ri Mengumumkan Akan Menikah

Polisi: Diduga Ledakan Akibat Kebocoran Gas di San Antonio, Pakuwon City

Kuliner Mie Dikenal di Semua Bangsa

More News

Syaifuddin Zuhri saat beramah tamah dengan undangan DPRD Kota Surabaya/ Foto: aktual

Pelantikan Syaifuddin Zuhri Sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya Menjawab Kekosongan Selama Ini

Rabu, 6 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto/istimewa

Survei Litbang Kompas: Kepuasan Publik kepada Gerindra Capai 83 Persen

Kamis, 30 Januari 2025
Presiden Donald J Trump/ Foto: anadolu

Donald Trump Ancam Iran Jika Perbincangan Tidak Mencapai Kesepakatan

Selasa, 28 Juli 2026
Foto yang dipasang Ganjar memunculkan banyak persepsi./ Foto : X

Ganjar Posting Foto Banteng Vs Beruang Membuat Multipersepsi di Medsos

Sabtu, 22 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id