Aktual.co.id – Kartiki Chhath Puja adalah acara keagamaan yang dirayakan pada bulan Kartika di India, yang berlangsung pada bulan Oktober dan November.
Tahun ini, perayaan ini berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Oktober. Ini adalah festival Hindu kuno selama empat hari yang didedikasikan untuk Dewa Matahari, Dewa Surya.
Dikutip dari National Today, Kartiki Chhath sebenarnya adalah paruh kedua perayaan, karena paruh pertama, Chaiti Chhath, berlangsung pada awal bulan April dan Mei.
Kartiki Chhath Puja ditutup dengan Usha Arghya, hari di mana orang-orang berbuka puasa selama 36 jam, di mana mereka tidak mengonsumsi air atau makanan.
Sebagai penutup, mereka mempersembahkan ‘Bihaniya Arghya’ kepada matahari terbit. Festival ini dirayakan di negara bagian Bihar, Jharkhand, Uttar Pradesh Timur, dan Nepal.
Ritual keagamaan Chhath Puja diyakini telah ada sejak zaman kuno, karena jejaknya disebutkan dalam Weda. Rigveda, teks tertua himne Weda Sanskerta, menampilkan nyanyian-nyanyian yang memuja Dewa Surya dan adat istiadat serupa.
Perayaan ini juga disebutkan dalam Mahabharata, sebuah puisi epik berbahasa Sanskerta yang menggambarkan Drupadi menjalankan ritual tradisional yang sama.
Puisi tersebut menyatakan bahwa Drupadi dan Pandawa, penguasa Indraprastha, yang sekarang disebut Delhi, melaksanakan ritual Chhath Puja, sesuai dengan bimbingan resi agung Dhaumya.
Dengan memuja Dewa Surya, Drupadi keluar dari semua kesulitannya, dan juga membantu Pandawa merebut kembali kerajaan mereka yang hilang.
Sejarah ilmiah Chhath Puja juga berawal dari zaman Weda. Para ‘rishi’ kuno menggunakan metode ini untuk tetap hidup tanpa perlu makan, dengan memperoleh energi langsung dari sinar matahari. Semua ini, tentu saja, dilakukan melalui ritual Chhath Puja.
Kisah Dewa Rama adalah contoh lain yang menunjukkan pentingnya Chhath Puja. Dipercaya bahwa Dewa Rama dan Mata Sita berpuasa bersama, dan selama ‘Kartik’, serta mempersembahkan ‘puja’ kepada Dewa Surya, pada saat penobatan mereka di Shukla Paksha. Sejak saat itu, Chhath Puja telah menjadi festival penting dan tradisional dalam agama Hindu. (ndi/national today)
