• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: PBB Mengutuk Pembunuhan Massal oleh RSF di Sudan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

PBB Mengutuk Pembunuhan Massal oleh RSF di Sudan

Redaktur III Jumat, 31 Oktober 2025
Share
2 Min Read
Pengungsi di Sudan / Foto: courtesy Al Jazeera
Pengungsi di Sudan / Foto: courtesy Al Jazeera

Aktual.co.id – Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk pembunuhan massal oleh Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter di el-Fasher, Sudan.

Dikutip dari Al Jazeera, PBB memperingatkan kepada Dewan Keamanan bahwa kota itu bagaikan neraka yang gelap.

RSF mengambil alih el-Fasher , ibu kota negara bagian Darfur Utara, pada hari Minggu setelah memaksa tentara Sudan mundur dari benteng terakhirnya di wilayah Darfur barat.

“Situasinya sungguh mengerikan,” ujar Martha Ama Akyaa Pobee, asisten sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Afrika, dalam sidang darurat Dewan Keamanan pada hari Kamis (30/10).

Dikatakan bahwa Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah menerima laporan yang dapat dipercaya mengenai pembunuhan massal, eksekusi, dan penggeledahan dari rumah ke rumah saat warga sipil berusaha melarikan diri.

Baca Juga:  Jepang Segera Menetapkan Perdana Menteri untuk Menggantikan Ishiba

“Situasinya kacau. Dalam konteks ini, sulit memperkirakan jumlah warga sipil yang tewas. Meskipun ada komitmen untuk melindungi warga sipil, kenyataannya tidak ada yang aman di el-Fasher,” ujarnya.

Dikatakan bahwa tidak ada jalur aman bagi warga sipil untuk meninggalkan kota. Kepala kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan penduduk kota itu menjadi sasaran kekejaman dari RSF.

Kota itu kata Tom Tom Fletcher kepada Dewan Keamanan PBB  sudah menjadi tempat penderitaan manusia yang sangat parah.

Fletcher mengatakan, ada laporan yang dapat dipercaya tentang eksekusi yang meluas setelah para pejuang Pasukan Dukungan Cepat memasuki kota tersebut.

Baca Juga:  Pidato Dipuji Trump, Prabowo: Kadang Gak Sadar Seperti Itu

“Kami tak bisa mendengar jeritan, kengerian terus berlanjut. Perempuan dan anak perempuan diperkosa, orang-orang dimutilasi dan dibunuh tanpa hukuman sama sekali,” katanya.

Jatuhnya el-Fasher ke tangan RSF dapat memicu perpecahan Sudan, lebih dari satu dekade setelah pembentukan Sudan Selatan.

Perang terbaru dimulai pada April 2023, ketika ketegangan antara militer dan RSF meletus menjadi pertempuran di ibu kota Khartoum. Konflik yang terjadi telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat lebih dari 12 juta orang mengungsi. (ndi/al Jazeera)

SHARE
Tag :Konflik Timur TengahPBBSudanTimur Tengah
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Awal Penanggalan Hari Kenaikan Yesus yang Beragam

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

More News

Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi / Foto : Capture Antara

‘Dimasak’ Jadi Viral Akibat Ucapan Hasan Nasbi Menanggapi Teror Kepala Babi

Sabtu, 22 Maret 2025
Kendaraan rantis dengan tulisan Kopasus terparkir depan Hotel Fairmont Jakarta./ Foto : X

Ekses #TolakRUUTNI Menguat, Viral Hotel Fairmont Dijaga Kopasus

Minggu, 16 Maret 2025
Asap membumbung di tengah kota Teheran/ Foto: Aljazeera

Rudal Israel Menghantam Depo Penyimpanan Minyak di Teheran

Minggu, 8 Maret 2026
Serangan AS yang memborbardir pangkalan milter di Venezuela/ Foto: capture Ap News

KBRI Pastikan Tidak Ada Korban dari WNI Terkait Serangan di Caracas. Venezuela

Sabtu, 3 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id