Aktual.co.id – Pasca penetapan Presiden ke-2 Soeharto sebagai pahlawan, publik ramai ramai memberikan komentar dan penilaian terhadap keputusan tersebut.
Di platform X viral dengan kata Orba maupun Orde Baru sebagai bentuk protes terhadap keputusan pemerintah yang menjadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.
“Pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional mengkhianati jutaan masyarakat Indonesia yang dibunuh pemerintahan Orba, dari 1965-1968, Timor Timur, Papua Barat, Aceh, dan korban ratusan konflik berdarah lainnya.,” ketik log***
“Kalau disebut pahlawan.. janggal rasanya karna kita tahu banyak aksi – aksi beliau dimasa lalu yang menyimpang dari ham dan hukum. Apalagi beliau dulu adalah seorang presiden. Jadi wajar rasanya kalau masyarakat masih tidak terima akan menyebutan “pahlawan” kepada beliau,” ketik @muzzik***
“Suka-suka Presiden dan pemerintah sekarang dong. Prabowo ex menantu Soeharto. Fadli Zon orangnya Prabowo dulu penggerak demo membela pemerintah waktu 98. Mau apa lu semua? Itu yang demo pas 98 juga sudah dapat posisi semua. Hidup enak. Budiman, Nezar, Dita, Faisol, Fahri dkk,” ungkap @Ans™™™
Pr siden Prabowo akhirnya memberikan anugerah gelar Pahlawan Nasional pada Presiden ke-2 Soeharto melalui Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ditetapkan di Jakarta 6 November 2025.
Ada 10 tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional salah satunya Presiden ke-2 Soeharto, Marsinah, Presiden ke 4:KH Abdurrahman Wahid. Acara yang digelar di Istana Negara ini dihadiri oleh keluarga serta ahli waris dari penerima gelar Pahlawan Nasional. (ndi)
