• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Imam Syafii Apresiasi Tukang dari Warga Surabaya Asal Standarnya Disamakan dengan Kualitas Proyek
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Imam Syafii Apresiasi Tukang dari Warga Surabaya Asal Standarnya Disamakan dengan Kualitas Proyek

Redaktur III Selasa, 18 November 2025
Share
2 Min Read
Imam Syafii/ Foto: Dok Aktual
Imam Syafii/ Foto: Dok Aktual

Aktual.co.id – Anggota Komisi D DPRD Imam Syafii merespon positif program Walikota Surabaya Eri Cahyadi yang akan mendata tukang bangunan dari warga Surabaya yang akan dijadikan pekerja proyek yang ada di Kota Surabaya.

“Untuk mengurangi angka pengangguran harus diapresiasi tapi dengan catatan mereka memiliki kemampuan yang mumpuni,” katanya.

Apabila dalam pelaksanaanya ternyata tukang dari Surabaya kurang baik, menurut Imam Syafii jangan dipaksakan.

Untuk mencapai berdasarkan standar kata Imam Syafii perlu dilakukan pelatihan agar kemampuan tukang yang dipekerjakan dari warga Surabaya memiliki kemampuan yang maksimal.

“Jangan sampai dengan menggunakan APBD namun hasil yang dicapai lebih jelek atau tidak sesuai standar yang dicapai,” katanya.

Baca Juga:  Ada Penambahan Rute Angkutan Massal Waru Gunung ke TIJ di Surabaya

Selain kemampuan dalam pekerjaan Imam juga ingin memastikan tentang jumlah Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya.

Artinya jika jumlah SDM mencukupi maka dipersilakan Pemkot Surabaya menggunakan tenaga kerja dari warga Kota Surabaya, namun kata Imam jika jumlahnya kekurangan maka jangan dipaksa untuk mencukup pekerjaan tersebut.

“Memang etos kerja tukang asli Surabaya tidak kalah dengan tukang dari luar Kota Surabaya,” katanya. Tapi menurut Imam sering menemukan tukang dari daerah lebih rajin, nah ini menurutnya menjadi tantangan tukang Surabaya bersaing dengan dari daerah lain.

Oleh sebab itu pelatihan dan seleksi tukang harus dilaksanakan secara rinci agar mendapatkan tenaga tukang yang sesuai dengan standar proyek milik pemerintah.

Baca Juga:  Eri Iriawan: DLH Harus Rutin Melakukan Pemantauan Pencemaran Sungai

Sebelumnya Walikota Eri Cahyadi berencana mendata tukang dan pekerja warga Surabaya untuk menjadi pelaksana proyek di lingkungan Pemkot Surabaya.

Selama ini para pekerja dari pelaksana proyek lebih banyak diambil dari luar daerah sehingga serapan APBD terserap ke orang luar Surabaya. Dengan pola menggunakan tukang warga Surabaya harapannya anggaran tersebut bisa dinikmati masyarakat sendiri. (ndi)

SHARE
Tag :Eri CahyadiImam SyafiiPemkot Surabaya
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Awal Penanggalan Hari Kenaikan Yesus yang Beragam

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

More News

Menhan Sjafrie dan Menhan AS Pete Hegseth / Foto: ANTARA

Menhan AS Pete Hegseth Menyambut Baik Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia

Selasa, 14 April 2026
Direktur PT Suka Jadi Emas saat memberikan keterangan kepada media / Foto: dok Aktual

PT Suka Jadi Emas: Kami Patuh Prosedur dan Tidak Ingin Menyakiti Warga

Rabu, 17 September 2025
Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar ruang Humas Gedung ATR/BPN RI

Publik Mulai Spekulasi Sabotase dalam Kebakaran ATR/BPN RI

Minggu, 9 Februari 2025
KMP Tunu Pratama Jaya / Foto : capture JP

Gubernur Khofifah Memberikan Santunan Kepada Keluarga Korban KMP Tunu

Minggu, 13 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id